alexametrics

Bertemu Pekerja Seni, Moeldoko: Kalau Berbicara Kebudayaan,Tak Pernah Muncul Optimisme

Chandra Iswinarno | Ummi Hadyah Saleh
Bertemu Pekerja Seni, Moeldoko: Kalau Berbicara Kebudayaan,Tak Pernah Muncul Optimisme
Kepala KSP Moeldoko menemui sejumlah perwakilan pekerja seni di Gedung Bina Graha Jakarta pada Selasa (5/10/2021). [KSP]

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengakui kehadiran seni dan budaya asing di Indonesia tidak bisa lagi dihindari.

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengakui kehadiran seni dan budaya asing di Indonesia tidak bisa lagi dihindari. 

Karena itu, pemerintah sudah merumuskan berbagai program agar seni dan budaya Indonesia tidak tenggelam, bahkan bisa eksis di kancah internasional. 

Pernyataan tersebut disampaikan Moeldoko saat menerima audensi sejumlah pekerja seni yang tergabung dalam Genta Lestari Budaya (GLB) di Gedung Bina Graha Jakarta pada Selasa (5/10/2021).

"Manajemen Talenta Nasional disiapkan oleh Pemerintah untuk mewadahi seniman dan seniwati berpotensi. Melalui program itu, diharapkan ada rekognisi karya di tingkat internasional serta terciptanya ekosistem industri seni dan budaya," ujarnya.

Baca Juga: Anak Buah AHY: Moeldoko dan Yusril Ambisius Egomania!

Dia mengemukakan, seni dan budaya merupakah salah satu ruang lingkup dalam manajemen talenta nasional. Tujuannya menggali talenta seni dan budaya, mulai dari seni rupa dan kriya, seni pertunjukkan dan teater, musik, film, bahasa dan sastra, hingga fesyen. 

Mantan Panglima TNI itu juga mengatakan, orientasi Kebudayaan Indonesia sudah saatnya melihat kebutuhan pasar. Apalagi sumber daya di bidang seni dan budaya sangat besar. 

"Kalau kita berbicara kebudayaan, yang muncul selalu keprihatinan. Tidak pernah muncul optimisme, ini yang sedih. Padahal kita punya resource yang luar biasa. Pertanyaannya, orientasi kebudayaan kita itu kemana? Ke market atau ke permunian? Mungkin ini perlu didalami lagi," lanjutnya. 

Tak hanya itu, Moeldoko juga mengingatkan, seni dan budaya merupakan center of gravity pembentukan karakter.

Maka dari itu, keterlibatan anak muda kata Moeldoko harus diperkuat dalam setiap kegiatan kesenian dan kebudayaan. 

Baca Juga: Demokrat: Moeldoko Berambisi Jadi Presiden Sejak 2014, Beberapa Kali Datang ke Cikeas

Ketua Umum Gentra Lestari Budaya (GLB) Ratu Ratna Dewi Kartika mengatakan, sejauh ini kegiatan seni dan budaya masih jauh dari harapan, terutama pada masa pandemi Covid-19. Lantaran itu, dibutuhkan sinergi dengan pemerintah agar even kesenian dan kebudayaan bisa kembali bangkit. 

Komentar