Gubernur Ansar Klaim Kepri Selamat dari Varian Delta Berkat Vaksin AstraZeneca

Dwi Bowo Raharjo | Stephanus Aranditio | Suara.com

Senin, 25 Oktober 2021 | 14:37 WIB
Gubernur Ansar Klaim Kepri Selamat dari Varian Delta Berkat Vaksin AstraZeneca
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad

Suara.com - Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyebut wilayahnya berhasil menekan lonjakan kedua pandemi Covid-19 akibat serangan varian delta. Ini berkat vaksinasi dengan menggunakan vaksin AstraZeneca.

Ansar mengatakan ia merasa beruntung wilayahnya mendapat supply vaksin AstraZeneca yang cukup banyak sebelum Juli 2021, sehingga warganya tidak terlalu banyak yang terinfeksi covid varian delta.

"Waktu itu Pak Menko Perekonomian telpon saya mau kirim 50 ribu vaksin AstraZeneca, alhamdulillah kita lakukan itu, sehingga ternyata kata Pak Menkes AstraZeneca itu punya kekuatan untuk membatasi atau menolak varian delta seperti di Inggris dan India," kata Ansar dalam diskusi FMB9-KPCPEN, Senin (25/10/2021).

Hasilnya, setelah dilakukan penelusuran varian baru oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan, dari 500 sampel yang diperiksa hanya ditemukan kurang dari 10 varian delta.

"Hasilnya ditemukan ada 5 varian alpha yang dari afrika selatan, dan di Batam ditemukan 3 varian delta B1617 dan 7 varian alpha B117, ini varian of concern di indonesia," ungkapnya.

Vaksin AstraZeneca. [ANTARA]
Vaksin AstraZeneca. [ANTARA]

Ansar menambahkan, kondisi pandemi Covid-19 di Kepri kini juga sudah semakin terkendali, kasus aktif atau pasien Covid-19 yang masih dalam perawatan tinggal 50 orang atau 0,09 persen.

Secara kumulatif, tingkat kesembuhan di Kepri juga terus meningkat hingga 52.023 orang atau 96 persen, meninggal dunia 1.754 atau 3,26 persen, angka keterpakaian tempat tidur juga menurun hingga 2,82 persen, serta positivity rate menurun hingga 0,15 persen.

"Pada bulan Juli 2021 lalu kasus aktif kita cukup mengkawatirkan menembus angka 7 ribu kasus, dimana kondisi hari ini alhamdulillah telah berkurang, saat ini tinggal 50 orang kasus aktif yang kita tangani, konfirmasi positif dalam satu hari di masa PPKM diperketat sejak 8 Juli lalu itu pernah mencapai per hariannya 900 kasus, satu minggu terakhir hanya ditemukan beberapa kasus saja," tutur Ansar.

Dia berharap masyarakat Kepri tetap mematuhi protokol kesehatan dan segera mendapat vaksinasi Covid-19 agar lonjakan atau gelombang ketiga pandemi seperti yang diprediksi banyak ahli tidak terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Menyebar ke 11 Provinsi, Gelombang Baru Covid-19 Varian Delta Meluas di China

Sudah Menyebar ke 11 Provinsi, Gelombang Baru Covid-19 Varian Delta Meluas di China

Bekaci | Senin, 25 Oktober 2021 | 11:52 WIB

Pandemi COVID-19 Dorong Ulama Telaah Ulang Pandangannya terhadap Ajaran Islam

Pandemi COVID-19 Dorong Ulama Telaah Ulang Pandangannya terhadap Ajaran Islam

Jabar | Senin, 25 Oktober 2021 | 11:45 WIB

Cara Cek BSU BPJS Ketenagakerjaan untuk Bantuan Pandemi COVID-19

Cara Cek BSU BPJS Ketenagakerjaan untuk Bantuan Pandemi COVID-19

Jabar | Senin, 25 Oktober 2021 | 07:23 WIB

Motif Tambal Batik Corona Magelang, Wujud Harapan di Akhir Pandemi

Motif Tambal Batik Corona Magelang, Wujud Harapan di Akhir Pandemi

Jawa Tengah | Sabtu, 23 Oktober 2021 | 19:23 WIB

Terkini

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar

Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:00 WIB

Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital

Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:27 WIB

Viral! Modus Uang Lewat' di Tanah Abang, Pelaku Palak Pemotor hingga Rp300 Ribu

Viral! Modus Uang Lewat' di Tanah Abang, Pelaku Palak Pemotor hingga Rp300 Ribu

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:14 WIB