Murid yang Baru Lulus Didorong Memetik Buah Selama Jeda Tahun Ajaran

Siswanto, ABC

Sabtu, 13 November 2021 | 05:28 WIB
Murid yang Baru Lulus Didorong Memetik Buah Selama Jeda Tahun Ajaran
Ilustrasi buah Cempedak (pixabay)

Suara.com - Dampak COVID-19 masih memengaruhi perbatasan internasional sehingga para lulusan sekolah didorong untuk memikirkan kembali apa yang akan mereka lakukan pada jeda tahun ajaran, dan mempertimbangkan untuk memetik buah sebagai gantinya.

Sebuah inisiatif yang diluncurkan oleh Thankful4Farmers menjembatani kaum muda dengan penempatan kerja sekaligus menawarkan pelatihan, yang sebagian ditujukan untuk mengatasi tenaga kerja yang kurang di sektor pertanian.

Sejauh ini ada satu ladang pertanian di Victoria di dalam daftar yang berpartisipasi, namanya Koala Ceri yang berbasis di Yarck.

Mahasiswa ilmu lingkungan Daphne Tripodi telah berkutat dengan anggrek selama dua musim dan memutuskan untuk pindah ke Eildon dari Melbourne.

Dia mengatakan dia telah menemukan banyak orang di kebun yang tidak dapat bepergian ke luar negeri selama tahun jeda mereka.

"Mereka telah berkeliling Australia memetik buah-buahan yang berbeda," kata Daphne.

Menurutnya, itu adalah pekerjaan yang menawarkan banyak kesempatan belajar meskipun menuntut kekuatan fisik.

"Ini adalah iinisatif yang keren sekali dan saya mendorong semua orang untuk mencobanya," kata Daphne.

"Suatu hari saya akan menggunakan sekop dan gerobak dorong, dan hari berikutnya saya akan membersihkan saluran atau menggunakan mesin cuci bertekanan tinggi.

baca juga

Bukan solusi jangka panjang

Direktur Barham Avocados yang berbasis di Riverina, Katrina Myers, mengatakan para lulusan sekolah berpotensi memberikan dukungan selama musim panen, tetapi bukan solusi jangka panjang untuk kekurangan pekerja.

"Apa pun itu, saya kira membantu, tetapi saya pikir itu tidak akan menyelesaikan masalah," katanya.

"Ada banyak orang yang membutuhkan staf dalam jumlah besar sekaligus ... itu mungkin tidak akan menyelesaikan semua masalah mereka, tetapi untuk kami, itu pasti bisa mengisi sedikit kekurangan."

Kebun Barham Avocados seluas 40 hektar masih berkembang, dan biasanya menghasilkan sekitar 300 tong alpukat per tahun, yang setara dengan beberapa ratus ton.

Biasanya sekitar lima pekerja tambahan dipekerjakan untuk membantu selama musim panen, tetapi tahun ini ada 11 orang yang dipekerjakan.

"Kami sedikit khawatir bahwa kami tidak akan bisa mendapatkan pekerja, tetapi kami benar-benar beruntung.

"Kami mungkin masih bisa melakukannya dengan satu atau dua pekerja lagi, tapi sejauh ini kami berhasil melewatinya."

Katrina mengatakan dia belum mendaftarkan kebunnya ke program tersebut karena musim memetik alpukat akan segera berakhir, tetapi dia akan mempertimbangkannya.

"Kami sangat bersemangat untuk mencoba mendorong orang-orang masuk ke sektor pertanian - ini adalah industri yang hebat," katanya.

"Saya pikir [program] itu bisa menjadi cara yang baik untuk mendukung dan mewujudkannya."

Artikel ini diproduksi oleh Hellena Souisa dari ABC News.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Tangis di Balik Pintu Kelas

Tangis di Balik Pintu Kelas

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:55 WIB

Baru Beroperasi 11 Hari, Tambang Batu Bara Ilegal di Lebak Dibongkar

Baru Beroperasi 11 Hari, Tambang Batu Bara Ilegal di Lebak Dibongkar

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Tiba di Istana, Sekjen Golkar Sarmuji Ngaku Diminta Prabowo Urus Sektor Industri

Tiba di Istana, Sekjen Golkar Sarmuji Ngaku Diminta Prabowo Urus Sektor Industri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Warga Temukan Mortir saat Cari Tiram di Sungai Krueng Aceh

Warga Temukan Mortir saat Cari Tiram di Sungai Krueng Aceh

Sumut | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Modal Restu Dukun Jarah 36 Lokasi di Surabaya, Maling Motor Keok Didor di Makam Rangkah

Modal Restu Dukun Jarah 36 Lokasi di Surabaya, Maling Motor Keok Didor di Makam Rangkah

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Thom Haye Out, Inikah Susunan Pemain Timnas Indonesia Paling Ideal Hadapi Bangladesh?

Thom Haye Out, Inikah Susunan Pemain Timnas Indonesia Paling Ideal Hadapi Bangladesh?

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:51 WIB

5 Film dan Serial Netflix yang Layak Masuk Daftar Tontonan Oktober 2026

5 Film dan Serial Netflix yang Layak Masuk Daftar Tontonan Oktober 2026

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Kapolri Baru Suyudi Dinilai Rawan Terseret Kepentingan Politik Presiden

Kapolri Baru Suyudi Dinilai Rawan Terseret Kepentingan Politik Presiden

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:48 WIB

AiMOGA Perusahaan Robotik Chery Group Kembangkan Kursi Roda dengan Fitur Navigasi Otomatis

AiMOGA Perusahaan Robotik Chery Group Kembangkan Kursi Roda dengan Fitur Navigasi Otomatis

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:47 WIB

Merapat ke Istana Pakai Jas Lengkap, Menlu Sugiono Buka Suara Soal Isu Geser Jadi Menko PMK

Merapat ke Istana Pakai Jas Lengkap, Menlu Sugiono Buka Suara Soal Isu Geser Jadi Menko PMK

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:47 WIB

×