Suami Bangun Rumah Replika Taj Mahal untuk Istri Tercinta

Siswanto, BBC

Kamis, 02 Desember 2021 | 12:42 WIB
Suami Bangun Rumah Replika Taj Mahal untuk Istri Tercinta
BBC

Suara.com - Seorang pengusaha berusia 52 tahun di India membangun sebuah rumah berbentuk replika kecil Taj Mahal yang ikonik untuk istrinya.

Anand Prakash Chouksey telah membangun "monumen cinta" - sebuah rumah dengan empat kamar tidur yang menyerupai keajaiban arsitektur marmer putih - di kota Burhanpur, negara bagian Madhya Pradesh, India tengah.

"Itu adalah hadiah untuk istri saya, tetapi juga untuk kota dan penduduknya," kata Chouksey kepada BBC.

Taj Mahal adalah sebuah makam yang dibangun pada abad ke-17 dengan kisah cinta di baliknya - kaisar dari kerajaan Mughal Islam yang berduka, Shah Jahan, membangun monumen itu untuk mengenang ratunya, Mumtaz yang meninggal saat kelahiran anak ke-14 mereka.

Sejak tahun 1983, Taj Mahal dinyatakan sebagai warisan dunia Unesco.

Terletak jauh di dalam properti Chouksey yang luas - sekitar 40-50 hektare tanah, termasuk sebuah rumah sakit - rumah itu telah menarik banyak pengunjung.

Monumen marmer yang menghabiskan biaya sekitar Rp3,7 miliar itu menjadi salah satu tempat wisata terbesar di India.

Baca juga:

Sebelum pandemi, sekitar 70 ribu orang datang setiap hari, dari masyarakat umum, selebriti hingga pejabat.

baca juga

Orang-orang berjalan di halaman rumput dan mengambil gambar, katanya. "Banyak orang juga mulai melakukan pemotretan pre-wedding mereka di sini," tambah Chouksey.

"Saya tidak menghentikan mereka karena di kota kami, kami adalah komunitas yang erat di mana semua saling mengenal. Jadi, rumah saya terbuka untuk semua orang."

Chouksey mengatakan, tidak semua pengunjung diizinkan masuk ke dalam rumah karena "bagaimanapun, itu adalah rumah kami dan kami tinggal di sana".

Namun terkadang, keluarga itu membuka pintu bagi tamu yang datang dan mengagumi interior rumah - motif bunga berliku yang menghiasi dinding dan lantai marmer, dan jendela lattice (susunan potongan kecil kaca seperti berlian) yang menyeluruh.

Rumah ini memiliki dua kamar tidur utama yang terletak di dua lantai terpisah.

Tidak lupa, terdapat juga perpustakaan dan ruang meditasi. Kemudian, ruang tamu memamerkan kolom marmer, tangga melengkung, dan langit-langit berlapis emas.

Meskipun Taj Mahal adalah inspirasi utama, Chouksey mengatakan desain interiornya tidak sepenuhnya Islami, tetapi juga dipengaruhi gaya kontemporer, yang terbukti dari pilihan sofa dan gorden.

Membangun replika monumen yang terkenal itu memakan waktu tiga tahun.

Chouksey dan istrinya juga melakukan banyak kunjungan ke kota Agra, di mana Taj berada, untuk mempelajari detail aspek dari mausoleum itu.

"Kami juga menggunakan banyak gambar 3D Taj Mahal di internet untuk membuatnya sendiri," tambah Chouksey.

Idenya adalah untuk membangun sesuatu yang serupa, namun dengan ukuran sepertiga lebih kecil dari monumen yang sebenarnya.

Chouksey bukanlah orang pertama yang terinspirasi oleh keindahan Taj Mahal.

Selama bertahun-tahun, orang-orang telah tertarik pada makam abad ke-17 yang tak lekang oleh waktu itu.

Pada 2013, seorang pensiunan pejabat pemerintah di negara bagian Uttar Pradesh, India utara, juga membangun replika Taj Mahal untuk mengenang istrinya.

Tapi, Chouksey mengatakan rumahnya tidak didedikasikan untuk istrinya saja.

"Saat ini, ada banyak kebencian di negara kita. Orang-orang dipecah belah atas nama agama dan kasta," katanya.

Pemerintahan nasionalis Hindu dari Partai Bharatiya Janata (BJP) di bawah Perdana Menteri Narendra Modi telah secara luas dituduh mempolarisasi India di sepanjang garis isu agama, dan mendorong intoleransi.

Bahkan Taj Mahal telah terjebak di pusat bidik tembak- pada tahun 2017, seorang anggota parlemen BJP menyebut monumen itu sebagai "noda pada budaya India" yang dibangun oleh "pengkhianat".

Chouksey mengatakan dia ingin "menyebarkan cinta" di saat-saat yang menyedihkan seperti itu.

"Dan rumah ini bagi saya adalah simbol cinta itu - yang melampaui perbedaan sosial dan kebisingan politik kita."



Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bareskrim Ungkap Modus Pengolahan Emas Ilegal di Apartemen Sunter

Bareskrim Ungkap Modus Pengolahan Emas Ilegal di Apartemen Sunter

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:05 WIB

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Bola | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Negara Ranking 181 Ini Diminta Gantikan India Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Negara Ranking 181 Ini Diminta Gantikan India Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Hidup Gen Z Makin Susah, Cuma Pakai 5 Persen Gaji Buat Healing Bulanan

Hidup Gen Z Makin Susah, Cuma Pakai 5 Persen Gaji Buat Healing Bulanan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:25 WIB

India Mundur, Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

India Mundur, Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:18 WIB

Alasan India Lebih Pilih Brasil Dibanding Timnas Indonesia, Rela Batal Ikut FIFA ASEAN Cup 2026

Alasan India Lebih Pilih Brasil Dibanding Timnas Indonesia, Rela Batal Ikut FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Gen Z Putus Asa dan Stres Susah Cari Kerja, 40 Persen Sarjana Jadi Pengangguran di India

Gen Z Putus Asa dan Stres Susah Cari Kerja, 40 Persen Sarjana Jadi Pengangguran di India

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:39 WIB

Ketum PSSI-nya India: Lawan Brasil Lebih Bergengsi Dibanding Hadapi Timnas Indonesia

Ketum PSSI-nya India: Lawan Brasil Lebih Bergengsi Dibanding Hadapi Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:36 WIB

Kami Cari Lawan yang Lebih Kuat! India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026

Kami Cari Lawan yang Lebih Kuat! India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:26 WIB

Timnas Indonesia Bisa Diuntungkan? Erick Thohir Buka Suara Soal India di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Bisa Diuntungkan? Erick Thohir Buka Suara Soal India di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53 WIB

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Jogja | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:44 WIB

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?

Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:37 WIB

Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul

Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul

Bogor | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:36 WIB

BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa

BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×