Minta KPK Bergerak soal Kaesang Borong Saham Puluhan M, Novel Bamukmin Seret Nama Luhut

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Senin, 20 Desember 2021 | 13:22 WIB
Minta KPK Bergerak soal Kaesang Borong Saham Puluhan M, Novel Bamukmin Seret Nama Luhut
Kaesang [instagram]

Suara.com - Sosok putra bungsu Presiden Joko Widodo Kaesang Pangarep belakangan ini menyedot perhatian publik dan pengamat. Pasalnya, ia melakukan aksi borong saham frozen food hingga puluhan miliar dan berbuntut panjang.

Lantaran penasran dengan sumber dana puluhan miliar tersebut, sejumlah pihak pun mendesak KPK turun tangan memeriksa kekayaan Presiden Jokowi dan keluarganya.

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, salah satu pihak yang menyuarakan hal tersebut ialah pentolan PA 212 Novel Bamukmin yang turut mencurigai harta kekayaan yang dimiliki Kaesang.

"KPK harus berani mengaudit harta Jokowi dan keluarga Jokowi karena justru di pandemi ini 70,3 persen para pejabat harta kekayaanya meningkat," ujar Novel di Jakarta, Minggu (19/12).

Novel menyebut, audit perlu dilakukan untuk membuktikan kecurigaan publik benar atau tidak soal aliran hasil bisnis PCR yang saat ini masih menjadi pembahasan publik.

Ia pun menyeret nama Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar pandjaitan serta Menteri BUMN Erick Thohir.

"Apakah Kaesang dan Jokowi ikut menikmati hasil bisnis PCR di mana LBP (Luhut Binsar Pandjaitan) dan Erick Tohir dapat keuntungan kurang lebih Rp 23 T (triliun)?" kata Novel.

Hal itu menjadi kecurigaan Novel lantaran partai politik tempat bernaung Jokowi yakni PDIP banyak kadernya yang terjerat kasus tindak pidana korupsi.

"KPK harus bentuk tim independen untuk mengusut sampai manakah aliran dana yang dikorupsi oleh para oknum kader dan petinggi PDIP," pungkasnya.

Jubir Alumni 212, Habib Novel Bamukmin (Suara.com/Chyntia)
Jubir Alumni 212, Habib Novel Bamukmin (Suara.com/Chyntia)

Sebelumnya, pakar hukum tata negara Refly Harun menyoroti aksi Kaesang yang memborong saham puluhan miliar.

Refly Harun mengatakan ada kelemahan peraturan perundang-undangan di Indonesia, yakni pemerintah tidak mengatur mengenai keluarga presiden.

"Misalnya hal seperti ini, jadi walaupun anak presiden bukan pejabat publik, tetapi tetap saja dia tidak boleh menggunakan pengaruh orang tuanya untuk berbisnis," jelasnya.

Sementara itu, ekonom senior Rizal Ramli juga menyoroti Kaesang Pangarep yang membeli saham puluhan miliar tersebut. 

Diketahui, Putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep diam-diam membeli saham emiten pengolahan beku berbasis udang, PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) melalui PT Harapan Bangsa Kita (HEBAT).

PT Harapan Bangsa Kita (HEBAT) sendiri merupakan perusahaan yang dimiliki oleh Kaesang Pangarep. Informasi ini disampaikan secara resmi melalui Bursa Efek Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perintahkan BUMN dan Swasta Libatkan BUM Desa, Jokowi: Desa Jangan Cuma jadi Penonton

Perintahkan BUMN dan Swasta Libatkan BUM Desa, Jokowi: Desa Jangan Cuma jadi Penonton

News | Senin, 20 Desember 2021 | 12:37 WIB

Jumlah Badan Usaha Milik Desa Meningkat, Jokowi: Harus Berikan Manfaat Ekonomi ke Rakyat

Jumlah Badan Usaha Milik Desa Meningkat, Jokowi: Harus Berikan Manfaat Ekonomi ke Rakyat

News | Senin, 20 Desember 2021 | 11:18 WIB

Desakan Tangkap Habib Bahar Smith Bergema, Ini Tanggapan Guru Besar Hukum

Desakan Tangkap Habib Bahar Smith Bergema, Ini Tanggapan Guru Besar Hukum

Sumsel | Senin, 20 Desember 2021 | 10:39 WIB

Klaim Total Penyaluran Dana Desa Capai Rp 400,1 Triliun, Jokowi: Kok Diem? Kaget?

Klaim Total Penyaluran Dana Desa Capai Rp 400,1 Triliun, Jokowi: Kok Diem? Kaget?

News | Senin, 20 Desember 2021 | 10:34 WIB

Warning Pengelolaan Dana Desa Rp 400,1 Triliun, Jokowi: Hati-hati, Jangan Salah Sasaran

Warning Pengelolaan Dana Desa Rp 400,1 Triliun, Jokowi: Hati-hati, Jangan Salah Sasaran

Sumbar | Senin, 20 Desember 2021 | 11:15 WIB

Menteri AH Minta Maaf Sambil Menangis

Menteri AH Minta Maaf Sambil Menangis

Banten | Senin, 20 Desember 2021 | 11:55 WIB

Terkini

Awas Ancaman Hantavirus! Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus, Ini Tips Amannya

Awas Ancaman Hantavirus! Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus, Ini Tips Amannya

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:10 WIB

Operasi Pencarian Kapal Migran WNI yang Tenggelam di Malaysia Resmi Dihentikan

Operasi Pencarian Kapal Migran WNI yang Tenggelam di Malaysia Resmi Dihentikan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:00 WIB

Saling Terhubung via HT, 21 'Sniper' Pasang Badan Jaga Kampung Narkoba di Samarinda Selama 4 Tahun!

Saling Terhubung via HT, 21 'Sniper' Pasang Badan Jaga Kampung Narkoba di Samarinda Selama 4 Tahun!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:51 WIB

Dibanding Era Habibie, Tekanan Rupiah Kini Dinilai Lebih Berat karena Utang Luar Negeri Membengkak

Dibanding Era Habibie, Tekanan Rupiah Kini Dinilai Lebih Berat karena Utang Luar Negeri Membengkak

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:50 WIB

Perang AS - Iran Makin Parah, Donald Trump Lakukan Hal Tak Terduga Ini

Perang AS - Iran Makin Parah, Donald Trump Lakukan Hal Tak Terduga Ini

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:47 WIB

Mendagri Apresiasi Inflasi 2,42 Persen, Minta Pemda Waspadai Dampak Geopolitik Global

Mendagri Apresiasi Inflasi 2,42 Persen, Minta Pemda Waspadai Dampak Geopolitik Global

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:42 WIB

Nama Hakim dan Dosen UGM Diduga Dicatut di Struktur Yayasan Daycare Little Aresha

Nama Hakim dan Dosen UGM Diduga Dicatut di Struktur Yayasan Daycare Little Aresha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:39 WIB

Anggota DPR Sentil Prabowo: Orang Desa Bukan Hidup di Zaman Batu, Pasti Terasa Kalau Dolar Naik

Anggota DPR Sentil Prabowo: Orang Desa Bukan Hidup di Zaman Batu, Pasti Terasa Kalau Dolar Naik

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:37 WIB

KPK Akan Periksa Muhadjir Effendy soal Mekanisme Pembagian Kuota Haji 2023-2024

KPK Akan Periksa Muhadjir Effendy soal Mekanisme Pembagian Kuota Haji 2023-2024

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:34 WIB

Babak Baru Kasus Jeffrey Epstein: 10 Korban Baru di Prancis dan Keterlibatan Agensi Model

Babak Baru Kasus Jeffrey Epstein: 10 Korban Baru di Prancis dan Keterlibatan Agensi Model

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:31 WIB