PR Besar Puan Maharani Jelang Pilpres, Belum Jadi Pilihan Utama Pemilih PDIP

Iwan Supriyatna | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Sabtu, 19 Februari 2022 | 11:14 WIB
PR Besar Puan Maharani Jelang Pilpres, Belum Jadi Pilihan Utama Pemilih PDIP
Ketua DPR, Puan Maharani. (Dok: DPR)

Suara.com - Analis Politik Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes, menilai bahwa Ketua DPR RI Puan Maharani belum jadi pilihan utama pemilih PDIP untuk Pilpres 2024. Menurutnya, hal itu merupakan pekerjaan rumah yang harus dibenahi oleh Puan.

Arya menjelaskan, dirinya mengacu pada hasil survei milik SMRC pada Desember 2021 lalu. Dimana Puan hanya dipilih 10 persen oleh pemilih PDIP.

"Dari 25 persen pemilih PDIP itu yang memilih Puan Maharani itu hanya 10 persen dari total pemilih PDIP, bahkan untuk Anies Baswedan lebih tinggi pemilih PDIP, dibandingkan Puan, lari ke Prabowo juga lebih besar 19 persen, lari ke pak Ganjar lebih besar lagi 46 persen," kata Arya dalam siara Youtube Indonesia Point seperti dilihat Suara.com, Sabtu (19/2/2022).

"Jadi poinnya adalah sebagai elite utama dan trah pdi perjuangan mbak Puan belum berhasil mendapatkan dukungan dari pemilih PDI Perjuangan yang besar itu," sambungnya.

Arya menilai pemilih PDIP kekinian hanya solid terhadap partainya. Sementara itu para pemilih yang solid tersebut ternyata bingung dan tak menjadikan Puan sebagai pilihan utama untuk Pilpres.

Untuk itu, kata Arya, Puan harus menemukan solusinya jika ingin maju di Pilpres 2024.

"Meskipun di basis-basis dukungan PDI Perjuangan, misalnya Jawa Tengah, entah secara nasional pun pilihan preferensi pemilih PDIP itu sekarang ini belum ke mbak Puan, ini PR besar dicarikan solusinya oleh beliau," tuturnya.

Lebih lanjut, Arya mengatakan, Puan harus memaparkan hasil kinerjanya sebagai pejabat legislatif. Selain itu dibutuhkan personalitas yang kuat.

"Itu lah menurut saya penting diselesaikan ini, beliau sebagai pejabat legislatif harus menjelaskan bagaimana kinerjanya, pencapaiannya apa, inovasi kebijakannya apa, personalitasnya yang kuat apa atau narasinya atau isunya nanti apa, kalau tidak, saya kira akan susah," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muncul Dugaan Ada 'Gesekan' dengan Puan Maharani, Pengamat: Ganjar Tampaknya Makin Dijauhi PDIP

Muncul Dugaan Ada 'Gesekan' dengan Puan Maharani, Pengamat: Ganjar Tampaknya Makin Dijauhi PDIP

News | Sabtu, 19 Februari 2022 | 10:39 WIB

Tak Sekadar 'Ikut Meramaikan', Erick Thohir Berpotensi Jadi Kuda Hitam saat Pilpres 2024

Tak Sekadar 'Ikut Meramaikan', Erick Thohir Berpotensi Jadi Kuda Hitam saat Pilpres 2024

News | Sabtu, 19 Februari 2022 | 10:26 WIB

Puan Maharani: Sidang IPU Jadi Momentum Parlemen Bangun Komitmen Global

Puan Maharani: Sidang IPU Jadi Momentum Parlemen Bangun Komitmen Global

DPR | Sabtu, 19 Februari 2022 | 09:11 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB