Pola Makan Nabati Mengurangi Risiko Covid-19 yang Kronis Serta Kematian

Iwan Supriyatna

Rabu, 23 Februari 2022 | 10:53 WIB
Pola Makan Nabati Mengurangi Risiko Covid-19 yang Kronis Serta Kematian
Makanan berbasis nabati yang diklaim lebih ramah lingkungan (Dok. )

Suara.com - Mengikuti pola makan dan gaya hidup berbasis nabati yang sehat adalah sarana ampuh yang dapat menunda proses penuaan, mengurangi komorbiditas karena usia, dan mengurangi risiko penyakit Covid-19 yang kronis serta kematian seperti yang diungkapkan dalam tanggapan yang diterbitkan dalam European Journal of Clinical Nutrition.

Penulis dari tanggapan tersebut, adalah Hana Kahleova dan Neal D. Barnard, Direktur Clinical Research dan Presiden dari Physicians Committee for Responsible Medicine, yang menganalisis studi terbaru tentang bagaimana kebiasaan makan orang berkaitan dengan infeksi Covid.

Mereka menyimpulkan bahwa pola makan berbasis nabati memperlihatkan pendekatan yang paling hemat biaya dan perlu untuk dipromosikan serta dimasukkan dalam praktik sehari-hari untuk mengurangi Covid-19.

“Selama beberapa tahun terakhir, kami telah menyoroti bagaimana pola makan nabati yang sehat dapat membantu orang mencegah dan bahkan mengobati penyakit, seperti penyakit jantung koroner, diabetes tipe 2, atau kanker kolorektal,” ungkap Angelina Pane, Manajer Tantangan 21 Hari Vegan Sinergia Animal, sebuah NGO internasional yang mendorong dan mendukung orang untuk mengadopsi pola makan berbasis nabati.

“Apa yang kami temukan sekarang adalah cara yang ampuh untuk memerangi penyakit kronis, juga pandemi Covid-19, yang merupakan dua tantangan kesehatan publik terbesar yang saat ini kita hadapi secara global”, lanjutnya.

Penemuan ilmiah terbaru

Salah satu studi paling ekstensif yang dilakukan hingga saat ini oleh para peneliti dari Harvard dan King's College London menunjukkan bahwa pola makan berbasis nabati yang sehat dikaitkan dengan 9% infeksi Covid-19 yang lebih rendah dan juga risiko penyakit kronis Covid-19 sebesar 41% lebih rendah. Hampir 600 ribu data dari orang-orang dianalisis untuk penelitian ini.

Penelitian lain yang dilakukan oleh para ilmuwan di John Hopkins University, salah satu universitas dalam bidang kesehatan masyarakat yang paling bergengsi di dunia, meneliti para tenaga kesehatan dari enam negara yang memiliki paparan lebih rentan terhadap pasien Covid-19. Temuan dari studi tersebut menunjukkan risiko lebih rendah sebesar 73% untuk terkena Covid-19 tingkat sedang hingga berat pada kelompok yang melaporkan konsumsi dengan lebih sedikit daging dan susu serta lebih banyak buah dan sayuran.

Artikel tersebut juga menyoroti adanya kondisi kronis, seperti obesitas, penyakit jantung, hipertensi, dan diabetes, yang dikaitkan dengan risiko kematian Covid-19 yang lebih tinggi.

baca juga

“Kondisi ini sangat terkait dengan pola makan seseorang, dan penelitian tersebut telah menunjukkan bahwa pola makan nabati sangat efektif dalam memerangi setiap masalah tersebut,” jelas Angelina.

Beberapa bukti yang paling mencolok menunjukkan bahwa pola makan nabati dapat mengurangi risiko kejadian penyakit jantung koroner sekitar 40% dan risiko kejadian penyakit pembuluh darah otak sebesar 29%”. Penelitian yang sama juga menunjukkan bahwa risiko berkembangnya sindrom metabolik dan diabetes tipe 2 berkurang sekitar setengah.

Sinergia Animal menawarkan program gratis untuk membantu orang mengadopsi pola makan berbasis nabati

“Sejak awal pandemi, kami telah melihat tren di mana orang mencoba kebiasaan yang lebih sehat, termasuk apa yang mereka makan,” komentar Angelina.

Hanya di Indonesia saja, 25.554 orang telah terdaftar di Tantangan 21 Hari Vegan sejak pandemi dimulai.

Para peserta tantangan ini menerima email setiap harinya dengan berbagai tips, resep, dan informasi yang perlu mereka ketahui untuk mencoba pola makan berbasis nabati.

“Kami juga memiliki ahli gizi khusus yang akan menjawab pertanyaan, dan mendorong orang untuk bergabung dengan sukarelawan dan teman yang membantu para pemula menavigasi gaya hidup baru ini dengan cara yang ramah dan bersahabat,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Ungkap 7 Jenis Penyakit Komorbid yang Berbahaya Bila Penderitanya Terserang Covid-19

Dokter Ungkap 7 Jenis Penyakit Komorbid yang Berbahaya Bila Penderitanya Terserang Covid-19

Bali | Rabu, 23 Februari 2022 | 10:35 WIB

Tak Hanya Komorbid, COVID-19 Berbaya untuk Siapa? Ini Penjelasan Ahli

Tak Hanya Komorbid, COVID-19 Berbaya untuk Siapa? Ini Penjelasan Ahli

Jawa Tengah | Rabu, 23 Februari 2022 | 10:29 WIB

12 Gejala Long Covid pada Anak dan Cara Mengatasinya yang Wajib Diperhatikan Orang Tua, Jangan Anggap Remeh!

12 Gejala Long Covid pada Anak dan Cara Mengatasinya yang Wajib Diperhatikan Orang Tua, Jangan Anggap Remeh!

Health | Rabu, 23 Februari 2022 | 10:15 WIB

Terkini

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:07 WIB

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Surakarta | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Sport | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:37 WIB

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×