Kritik IDI, Siti Fadilah Tanya Nasib Terawan: Apa Nanti Namanya Dukun Kan Enggak Lucu

Ruth Meliana Dwi Indriani

Selasa, 29 Maret 2022 | 19:56 WIB
Kritik IDI, Siti Fadilah Tanya Nasib Terawan: Apa Nanti Namanya Dukun Kan Enggak Lucu
Siti Fadilah Supari. [Tangkapan layar Youtube]

Suara.com - Mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah menyoroti kasus Terawan Agus Putranto yang diberhentikan oleh IDI melalui keputusan Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK). Ia blak-blakan mengkritik IDI dan membahas nasib Terawan.

Melansir Hops.id -- jaringan Suara.com, Siti Fadilah khawatir pemecatan Terawan oleh IDI dilatarbelakangi oleh masalah di luar etika profesi, yakni bisnis. Salah satunya mengenai vaksin Nusantara yang dikembangkan Terawan.

Saya takutnya persoalan profesi ditumpangi dengan kepentingan bisnis kelompok tertentu. Nah ini kita mesti hati-hati jangan dihambat lah vaksin Nusantara gitu,” kata Siti Fadilah dalam kanal Youtube tvOneNews, Selasa (29/3/2022).

Menurutnya, kepentingan bisnis yang bisa terganggu oleh vaksin Nusantara ciptaan Terawan adalah pedagang vaksin konvensional. Ia menilai jika vaksin Nusantara berbeda dengan vaksin lain, dan bahkan dianggap lebih baik. 

Saya khawatir kalau ada background-background atau hal-hal yang berkaitan dengan bisnis gitu karena munculnya vaksin Nusantara pasti akan menggangu pedagang pedagang vaksin konvensional,” ujar Siti.

Itu sudah jelas karena vaksin Nusantara sangat berbeda dengan vaksin konvensional, dan itu sangat banyak dimaui oleh orang-orang yang mengerti ilmunya,” lanjutnya.

Dalam kesempatan ini, Siti Fadilah juga mengkritik tajam IDI. Ia heran IDI yang berfungsi sebagai pembina dokter justru memecat Terawan. Padahal, IDI seharusnya menjadi pemeluk dokter.

"Sebetulanya IDI itu kan pembina dokter bukan pembinasa dokter, memeluk kalau dokter yang salah diajarin. Kalau dokternya ada kesulitan ditolongin seharusnya IDI itu begitu," kritiknya.

Lebih lanjut, ia menilai tidak masuk akal jika dokter yang selama ini membayar iuran setiap bulan harus dipecat IDI. Apalagi, pemecatan ini bisa sampai seumur hidup. Ia pun menanyakan nasib Terawan yang sudah memiliki banyak pasien jika dipecat seumur hidup oleh IDI.

baca juga

"Kita bayar lho tiap bulan gitu, tetapi bukan untuk memecat seumur hidup. Bagaimana memecat seumur hidup itu wong sekolahnya aja lama, pasiennya saja juga banyak, apa nanti namanya dukun Terawan kan enggak lucu," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Ikan di Aceh Timur Terjun Bebas, dari Rp 25 Ribu Jadi Rp 10 Ribu per Kg, Ini Penyebabnya

Harga Ikan di Aceh Timur Terjun Bebas, dari Rp 25 Ribu Jadi Rp 10 Ribu per Kg, Ini Penyebabnya

Sumut | Selasa, 29 Maret 2022 | 18:40 WIB

MKEK Pecat Terawan Dari Ikatan Dokter Indonesia, Arief Poyuono Gerindra: IDI Dibubarkan Saja

MKEK Pecat Terawan Dari Ikatan Dokter Indonesia, Arief Poyuono Gerindra: IDI Dibubarkan Saja

News | Selasa, 29 Maret 2022 | 17:43 WIB

Komisi IX DPR Pamer Terawan Gercep Kirimkan Dokter untuk Pejabat saat Covid-19, Publik: Aib Nepotisme Kebongkar

Komisi IX DPR Pamer Terawan Gercep Kirimkan Dokter untuk Pejabat saat Covid-19, Publik: Aib Nepotisme Kebongkar

Hits | Selasa, 29 Maret 2022 | 18:18 WIB

Gagal Tanya soal Pemecatan Terawan Hari Ini, Komisi IX Kecewa IDI Bersurat Minta Tunda Rapat

Gagal Tanya soal Pemecatan Terawan Hari Ini, Komisi IX Kecewa IDI Bersurat Minta Tunda Rapat

News | Selasa, 29 Maret 2022 | 15:29 WIB

Teman Sejawat Ungkap Curhat Terawan: Mereka Menuduhkan Tanpa Sekalipun Bicara Denganku

Teman Sejawat Ungkap Curhat Terawan: Mereka Menuduhkan Tanpa Sekalipun Bicara Denganku

Bisnis | Selasa, 29 Maret 2022 | 15:19 WIB

Tak Yakin Dokter Terawan Dipecat IDI Gegara Vaksin Nusantara, Dahlan Iskan: Rasanya Masih Terkait Cuci Otak

Tak Yakin Dokter Terawan Dipecat IDI Gegara Vaksin Nusantara, Dahlan Iskan: Rasanya Masih Terkait Cuci Otak

News | Selasa, 29 Maret 2022 | 15:50 WIB

Terkini

Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak

Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:48 WIB

Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek

Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:20 WIB

DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah

DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:00 WIB

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:27 WIB

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:19 WIB

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:13 WIB

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:07 WIB

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:53 WIB

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:43 WIB

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:20 WIB

×