Suara.com - Membahas orang terkaya, mungkin sosok yang terpikirkan masih soal pendiri Amazon Jeff Benzos, Bill Gates, dan lain sebagainya.
Namun ternyata ada yang jauh lebih kaya dari mereka. Ia adalah, Mansa Musa orang terkaya sepanjang masa yang hingga kini belum terkalahkan.
Melansir dari India Times, Mansa Musa (Musa I dari Mali) adalah penguasa kerajaan Mali dari tahun 1312 M hingga 1337 M.
Ia membuat para sejarawan lelah memperkirakan tingkat kekayaannya.
Kerajaan Makmur Pendapatan Moncer
Musa lahir pada tahun 1280, sementara kata Mansa berarti 'Sultan' dalam bahasa asli Mandinka yang digunakan di wilayah tersebut.
Dia naik tahta pada tahun 1312 dan dalam 25 tahun pemerintahannya, Kerajaan Mali yang ia pimpin berkembang secara besar-besaran.
Kerajaan Mali saat itu mencakup negara-negara yang kini dikenal dengan Senegal, Mali, Burkina Faso, Niger, Guinea dan Pantai Gading.
Kekaisaran Mali sendiri adalah salah satu kerajaan terbesar di Afrika Barat. Penyebaran bahasa, hukum, dan adat istiadatnya telah memainkan peran penting dalam menentukan budaya Afrika Barat saat ini.
Sebagai raja Kekaisaran Mali di Afrika Barat, Musa pertama kali berkuasa pada tahun 1312.
Saat itu, kerajaan sudah makmur. Namun di bawah pemerintahan Mansa Musa, Mali menjadi lebih kaya.
Sumber kekayaan kerajaan tersebut berasal dari sumber daya alam seperti emas dan garam.
Beberapa sejarawan percaya bahwa dengan kekayaan yang disesuaikan dengan inflasi, kekayaannya mencapai sekitar $400 miliar hari ini atau senilai Rp 5,72 kuadriliun.
Kekayaannya hampir lima kali lipat dari kekayaan Jeff Benzos yang dinobatkan terkaya di di dunia pada 2019 oleh Forbes.
Gemar Berhaji dan Membangun Masjid
Salah satu hal dari Mansa Musa yang banyak disoroti sejarawan adalah perjalanannya berhaji.
Ia berhaji dengan membuka jalannya sendiri menuju Mekah dan menempatkan kerajaannya di peta.
Pada 1324 Musa memulai haji dengan membawa rombongan 60 ribu rombongan yang mencakup hakim, tentara, penghibur, pedagang, penunggang unta, 8.000 abdi dalem, 12.000 pelayan, dan 100 unta dengan membawa emas murni.
Tak hanya berhaji, Mansa Musa yang terkenal dengan kekayaan dan kesalehannya, Ia disebut membangun sebuah masjid setiap hari Jumat selama pemerintahannya.
Ia juga memberikan banyak emas pada rakyat untuk menjaga kestabilan ekonomi di beberapa wilayah selama dua belas tahun.
Peran di Dunia Pendidikan
Mansa Musa juga fokus ke dunia pendidikan, sepulangnya ia dari Mekah, ia memboyong sejumlah cendekiawan Islam ke kerajaannya.
Ia juga membawa penyair, seniman, arsitek dan lain sebagainya.
Cendekiawan-cendekiawan dan para seniman itu ia kumpulkan di Timbuktu. Tempat yang kemudian dikenal sebagai salah satu pusat keilmuan di Timur Tengah.
Banyak orang berdatangan dari belahan dunia untuk mencari ilmu di Timbuktu yang kini dikenal dengan Universitas Sankore.
Ziarah, kemurahan hati, dan reputasinya menyadarkan dunia akan kekayaan besar Afrika khusunya Mali.