Arti Klitih: Geng Brutal Lagi-Lagi Bikin Geram Warga Jogja, Tewaskan Pelajar di Gedongkuning

Farah Nabilla

Selasa, 05 April 2022 | 11:53 WIB
Arti Klitih: Geng Brutal Lagi-Lagi Bikin Geram Warga Jogja, Tewaskan Pelajar di Gedongkuning
Ilustrasi klitih (Suara.com/Iqbal Asaputro)

Suara.com - Media sosial kembali dihebohkan oleh klitih yang menewaskan seorang pelajar SMA berusia 17 tahun pada Minggu (3/4/2022) pukul 02.10 WIB. Lantas apa arti klitih?

Kasus penyerangan di Gedongkuning, Yogyakarta ini nyatanya bukan yang pertama. Klitih dianggap meresahkan dan menaruh trauma mendalam, khususnya bagi mereka yang harus menjalankan aktivitas di malam hari, seperti berangkat dan pulang kerja atau yang lainnya. Lalu, apa sebenarnya maksud dari istilah ini?

Berikut penjelasan klitih yang marak di Jogja agar bisa selalu waspada.

Dalam bahasa Jawa, klitih merupakan aktivitas mencari angin di luar rumah. Kemudian, maknanya berkembang sebagai aksi kekerasan atau kejahatan jalanan dengan memakai senjata. Tindakan kriminal ini banyak dilakukan oleh anak-anak di bawah umur.

Klitih sendiri sebetulnya bernilai positif, namun beberapa anak muda menjadikannya sebagai kegiatan untuk mencari musuh. Mereka juga diketahui punya aturan sendiri saat melakukan aksi keji tersebut.

Penyerangan yang dilakukan klitih tidak bertujuan mengambil harta korban, melainkan hanya sebagai ujian masuk klub tersebut. Jika berhasil melumpuhkan orang lain, mereka baru bisa bergabung menjadi anggota.

Beberapa pendapat juga mengungkapkan bahwa klitih seperti alur yang tidak ada habisnya. Saat ditangkap polisi, justru dianggap sebagai pencapaian yang dapat membuat mereka merasa bangga.

Klitih disebut tidak akan menyerang wanita, orang tua, atau yang berboncengan. Maka dari itu, muda-mudi berjenis kelamin pria paling sering dikhawatirkan dan dilarang pergi di malam hari karena rentan diserang oleh klitih.

Daerah rawan klitih yang sempat viral di media sosial dipastikan hoaks oleh Kominfo. Mereka diketahui tersebar pada beberapa titik di Yogyakarta, sehingga kamu harus selalu waspada. Begitu pun dengan jam aksi yang juga tidak diketahui pasti.

baca juga

Meski begitu, klitih ini dianggap sulit dikendalikan dan diberantas. Pasalnya, mereka terus beregenerasi. Mulanya hanya saling sentimen antar kelompok, kini aksi mereka menjadi ajang gaya-gayaan atau hanya iseng.

Polisi juga diduga memiliki keterbatasan karena ada pendekatan hukum. Maka dari itu, klitih bisa saja dibasmi dengan bantuan masyarakat dan pihak sekolah. 

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tsuroiya Ikut Prihatin Marak Klitih di Jogja, Kirim Al-Fatihah ke Korban Tewas

Tsuroiya Ikut Prihatin Marak Klitih di Jogja, Kirim Al-Fatihah ke Korban Tewas

Jogja | Selasa, 05 April 2022 | 11:48 WIB

Klitih dan Jogja Trending di Twitter Buntut Tragedi di Gedongkuning: Another Day Another Klitih

Klitih dan Jogja Trending di Twitter Buntut Tragedi di Gedongkuning: Another Day Another Klitih

Jogja | Selasa, 05 April 2022 | 09:33 WIB

6 Fakta Pelajar Tewas Jadi Korban Klitih di Yogya, Ternyata Anak Anggota DPRD

6 Fakta Pelajar Tewas Jadi Korban Klitih di Yogya, Ternyata Anak Anggota DPRD

News | Selasa, 05 April 2022 | 09:18 WIB

Klitih di Gedongkuning Tewaskan Pelajar, Sultan Dorong Proses Hukum sekalipun Pelaku di Bawah Umur

Klitih di Gedongkuning Tewaskan Pelajar, Sultan Dorong Proses Hukum sekalipun Pelaku di Bawah Umur

Jogja | Selasa, 05 April 2022 | 09:07 WIB

Kronologi Klitih di Gedongkuning Tewaskan Siswa SMA, Menu Buka Puasa Masjid Jogokariyan

Kronologi Klitih di Gedongkuning Tewaskan Siswa SMA, Menu Buka Puasa Masjid Jogokariyan

Jogja | Selasa, 05 April 2022 | 08:39 WIB

Terkini

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:59 WIB

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:30 WIB

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:24 WIB

×