Garuda Dulu Pernah Diselamatkan Tapi Berantakan, Fraksi Gerinda Beri Catatan Penting

Ruth Meliana Dwi Indriani

Minggu, 24 April 2022 | 08:52 WIB
Garuda Dulu Pernah Diselamatkan Tapi Berantakan, Fraksi Gerinda Beri Catatan Penting
Pesawat Garuda Indonesia. (Shutterstock)

Suara.com - Skema penyelamatan PT Garuda Indonesia telah disetujui oleh Komisi VI DPR saat rapat panja yang dihadiri oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Dari rapat itu, Fraksi Gerindra turut memberikan sejumlah catatan penting.

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Kapoksi Gerindra di Komisi VI DPR, Andre Rosiade mengungkap pihaknya akan bekerja keras menyelamatkan Garuda Indonesia, sesuai arahan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Panja Garuda di Komisi VI sudah bekerja dan kami Fraksi Gerindra sesuai dengan arahan Pak Prabowo sudah melaksanakan komitmen kami untuk menyelamatkan Garuda," kata Andre di Jakarta, Sabtu (24/4/2022).

"Dalam setiap rapat panja, kami selalu hadir sebagai bentuk komitmen Fraksi Gerindra yang diwujudkan dalam aksi nyata," lanjutnya.

Andre mengatakan, pihaknya telah menyerahkan rekomendasi langkah-langkah penyelamatan Garuda Indonesia kepada Menteri BUMN Erick Thohir. Dalam rekomendasi itu, Gerindra memberikan sejumlah catatan penting terkait penyelamatan Garuda.

Gerindra turut menyinggung upaya penyelamatan Garuda yang sebelumnya pernah dilakukan, tetapi berakhir berantakan. Karena itu, Gerindra memberikan catatan mengenai inkonsistensi pelaksanaan bisnis plan oleh Garuda.

"Kami memberikan catatan bahwa Garuda ini dulu pernah diselamatkan. Sudah bagus tapi kok berantakan lagi. Ini kenapa? Karena tidak konsisten melaksanakan bisnis plan," jelas Andre.

"Untuk itu kami berpesan agar ke depan Garuda konsisten laksanakan bisnis plan yang sudah disepakati. Jangan sampai begitu Garuda sudah selamat kembali ada intervensi, seperti pembelian pesawat yang tidak dibutuhkan, intervensi rute, dan lain sebagainya," sambungnya.

Selain bisnis plan, Andre juga mendorong agar langkah hukum yang tengah ditempuh Menteri BUMN Erick Thohir dalam upaya menyelamatkan Garuda Indonesia terus konsisten.

baca juga

"Soal penegakan hukum, sejak awal kami mendorong Pak Erick dan alhamdulilah Pak Erick sudah ke Kejaksaan Agung untuk melaporkan dan sudah diproses. Saya berpesan tetap konsisten Pak," pesan Andre.

Fraksi Gerindra menyadari bahwa Garuda butuh investor strategis di masa depan. Namun, Andre berpesan agar pemerintah harus menjadi pemegang saham terbesar bila nantinya ada investor strategis menanamkan modalnya di Garuda.

"Silahkan investor strategis masuk tapi jangan sampai kepemilikan saham pemerintah kurang dari minimal 51 persen. Itu catatan kami. Kita menyelamatkan Garuda karena ini national flight carrier kita," ujar Andre.

"Ini kebanggaan rakyat Indonesia. Jangan sampai kita jual sahamnya di mana pemerintah kepemilikannya di bawah 51 persen. Catatan kami minimal 51 persen itu harga mati," tegasnya.

Catatan terakhir, Andre berharap agar Garuda Indonesia bisa menang dalam sidang gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

"Jadi ini harga diri pemerintah, harga diri kita, kita jangan sampai kalah PKPU. Ini harapan dan aspirasi rakyat Indonesia bahwa 17 Mei nanti Garuda harus menang voting PKPU," ujarnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kiky Saputri Singgung Tiga Periode Langgar Konstitusi di Depan Anak Buah Jokowi, Publik: Ngena di Hati

Kiky Saputri Singgung Tiga Periode Langgar Konstitusi di Depan Anak Buah Jokowi, Publik: Ngena di Hati

Bekaci | Sabtu, 23 April 2022 | 11:27 WIB

Garuda Indonesia Bakal Dapat PMN Rp 7,5 T Buat Penyehatan, Setelah PKPU Selesai

Garuda Indonesia Bakal Dapat PMN Rp 7,5 T Buat Penyehatan, Setelah PKPU Selesai

Bisnis | Jum'at, 22 April 2022 | 21:26 WIB

Pedas! Kiky Saputri Skak Menteri BUMN Erick Thohir

Pedas! Kiky Saputri Skak Menteri BUMN Erick Thohir

Entertainment | Jum'at, 22 April 2022 | 19:43 WIB

Dua Fraksi di DPRD DKI Jakarta Tegaskan Tetap Menolak Paripurna Pembahasan Interpelasi Usai Lebaran

Dua Fraksi di DPRD DKI Jakarta Tegaskan Tetap Menolak Paripurna Pembahasan Interpelasi Usai Lebaran

Jakarta | Jum'at, 22 April 2022 | 18:43 WIB

Temui Kesepakatan, DPR - Erick Thohir Bakal Selamatkan Garuda Indonesia

Temui Kesepakatan, DPR - Erick Thohir Bakal Selamatkan Garuda Indonesia

Bisnis | Jum'at, 22 April 2022 | 17:11 WIB

Aksi Nyeleneh Sekumpulan Bocah di Gresik Saat Sambut Jokowi jadi Viral di Media Sosial

Aksi Nyeleneh Sekumpulan Bocah di Gresik Saat Sambut Jokowi jadi Viral di Media Sosial

Jogja | Jum'at, 22 April 2022 | 16:14 WIB

Terkini

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:42 WIB

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:41 WIB

Tukar Jabatan dengan Land Cruiser, Bupati Kuansing Diduga Terima Suap Rp2,75 M

Tukar Jabatan dengan Land Cruiser, Bupati Kuansing Diduga Terima Suap Rp2,75 M

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:34 WIB

Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan: Pemilik Laporkan Dugaan Pencurian Pelat Besi Rp230 Juta

Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan: Pemilik Laporkan Dugaan Pencurian Pelat Besi Rp230 Juta

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:48 WIB

Kisah Siswa Sekolah Rakyat Ditayangkan pada Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 di Bogor

Kisah Siswa Sekolah Rakyat Ditayangkan pada Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 di Bogor

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:48 WIB

BEM UI Sindir BBM 'Elite' yang Turun: Rakyat dan Ojol Butuhnya Pertamax Murah!

BEM UI Sindir BBM 'Elite' yang Turun: Rakyat dan Ojol Butuhnya Pertamax Murah!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:20 WIB

Fakta Baru Kasus Bupati Kuansing, KPK Ungkap Dugaan Uang dari Pelepasan Hutan

Fakta Baru Kasus Bupati Kuansing, KPK Ungkap Dugaan Uang dari Pelepasan Hutan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:54 WIB

×