Cerita Mae Chamoy, Sosok Afiliator Perempuan Dengan Vonis Hukuman Penjara Terlama Di Dunia, Dibui 141 Ribu Tahun!

Bangun Santoso

Minggu, 15 Mei 2022 | 13:03 WIB
Cerita Mae Chamoy, Sosok Afiliator Perempuan Dengan Vonis Hukuman Penjara Terlama Di Dunia, Dibui 141 Ribu Tahun!
Chamoy Thipyaso tersangka kasus penipuan dengan vonis hukuman terlama di dunia. (Ist)

Pada akhir tahun 1960-an, Chamoy Thipyaso memulai kejahatannya dengan membangun perusahaannya Mae Chamoy Fund dengan sistim Chit Fund, sebuah transaksi di mana peserta akan menyumbang sejumlah uang tertentu berulang selama periode tertentu.

Para peserta kemudian, akan menentukan batch atau biding, yang kemudian menerima jumlah bonus yang telah ditentukan.

Hal itu mirip dengan skema Ponzi, meminjam uang satu orang untuk membayar utang orang lain. Peminjam membuat komitmen, untuk membayar kepada pemberi pinjaman dengan pengembalian tinggi, dan mengiklankan tentang menerima pengembalian yang besar supaya menarik peminjam.

Awalnya, Mae Chamoy sebagai pendiri merangkap afiliator, menawarkan bisnisnya kepada para kalangan atas di Thailand. Maklum, ia adalah sosok pegawai di instansi perminyakan sekaligus istri pejabat militer Angkatan Udara.

Seiring banyaknya warga yang tertarik karena tergiur keuntungan atau bonus yang besar, banyak warga dari kalangan biasa turut dalam bisnis tersebut.

Mae Chamoy Fund didirikan sebagai cadangan minyak dengan keuntungan tinggi. Pada saat itu, chit fund sangat populer di Thailand dan India, sehingga banyak orang mendaftar secara buta untuk mengikuti Chamoy, dan berharap menjadi kaya.

Perusahaan ini bertujuan sebagai tempat penyimpanan uang hasil penipuan Thipayaso, dibuat agar terlihat seperti perusahaan dengan keuntungan tinggi.

Karena hubungan Thipyaso dengan Angkatan Udara dan Otoritas Perminyakan Thailand dinilai 'harmonis', dana tersebut mampu menopang dirinya sendiri untuk waktu yang sangat lama.

Hubungannya dengan militer merupakan faktor besar dalam kekuatan politik dan bisnis, sehingga dukungan militer yang nyata membuat skema tersebut tampak sah.

baca juga

Saking menggemanya bisnis Mae Chamoy bahkan sampai bisa menarik 16.231 anggota. Bahkan dana yang dihimpun juga disebut-sebut termasuk anggota kerajaan Thailand.

Karena koneksinya yang dekat dengan para petinggi, bisnis Mae Chamoy bisa bertahan selama 20 tahun, hingga pada pertengahan 1980-an, Raja Thailand kala itu Bhumibol Adulyadei turun tangan agar bisnis tersebut diselidiki.

Tak lama setelah itu, Chamoy Thipyaso ditangkap dan skema pendanaan Mae Chamoy ditutup.

Dilansir dari Steemit, setelah menjalani serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan, Thipyaso divonis pada 27 Juli 1989 bersama tujuh orang lainnya. Ia dinyatakan bersalah dalam kasus penipuan terhadap lebih dari 16.000 orang korban.

awalnya Thipyaso ditahan oleh Angkatan Udara, namun pengadilannya tidak pernah dilaksanakan hingga akhirnya Raja turun tangan. Sementara puluhan nasabahnya yang tidak berstatus tinggi di kalangan pemerintahan maupun militer harus kehilangan tabungannya tanpa mengetahui harus meminta bantuan ke siapa.

Meski divonis ratusan ribu tahun, nyatanya Chamoy Thipyaso hanya dihukum 20 tahun penjara, sesuai durasi kurungan maksimal di Thailand untuk kasus penipuan.

Bahkan Ia disebut-sebut hanya dipenjara 8 tahun saja setelah itu dibebaskan, tetapi kini keberadaannya seolah ditutupi dan tak banyak orang yang tahu. Termasuk kondisinya terkini, apakah masih hidup atau sudah meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Link Live Streaming Final Piala Thomas 2022 Indonesia vs India Siang Ini Pukul 13.00 WIB

Link Live Streaming Final Piala Thomas 2022 Indonesia vs India Siang Ini Pukul 13.00 WIB

News | Minggu, 15 Mei 2022 | 12:17 WIB

Kisah Perawat Ditipu Kekasih, Tiga Tahun Mengaku-ngaku Anggota TNI AU Berpangkat Serda

Kisah Perawat Ditipu Kekasih, Tiga Tahun Mengaku-ngaku Anggota TNI AU Berpangkat Serda

Sumsel | Minggu, 15 Mei 2022 | 09:26 WIB

Tumbangkan China, Kore Selatan Juara Piala Uber 2022

Tumbangkan China, Kore Selatan Juara Piala Uber 2022

Foto | Minggu, 15 Mei 2022 | 09:00 WIB

Round-up SEA Games 2021: Koleksi 14 Emas, 16 Perak dan 8 Perunggu, Indonesia Perbaiki Posisi di Klasemen

Round-up SEA Games 2021: Koleksi 14 Emas, 16 Perak dan 8 Perunggu, Indonesia Perbaiki Posisi di Klasemen

Sport | Minggu, 15 Mei 2022 | 02:03 WIB

Thailand Izinkan Masyarakat Tanam Ganja di Rumah Mulai Juni, Pemerintah Bagikan Gratis

Thailand Izinkan Masyarakat Tanam Ganja di Rumah Mulai Juni, Pemerintah Bagikan Gratis

Bali | Jum'at, 13 Mei 2022 | 11:33 WIB

Waduh! Atlet Thailand Terlantar di Depan Hotel, Persiapan Vietnam di SEA Games 2021 Kena Kritik Pedas

Waduh! Atlet Thailand Terlantar di Depan Hotel, Persiapan Vietnam di SEA Games 2021 Kena Kritik Pedas

Bekaci | Jum'at, 13 Mei 2022 | 10:54 WIB

Thailand Bagikan 1 Juta Tanaman Ganja Gratis Warga, Menkes: Semua Bisa Memakainya

Thailand Bagikan 1 Juta Tanaman Ganja Gratis Warga, Menkes: Semua Bisa Memakainya

Sumbar | Jum'at, 13 Mei 2022 | 09:12 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×