Inilah Isi Ceramah Lawas UAS soal Salib yang Dipermasalahkan Singapura

Farah Nabilla | Suara.com

Rabu, 18 Mei 2022 | 12:31 WIB
Inilah Isi Ceramah Lawas UAS soal Salib yang Dipermasalahkan Singapura
Ustaz Abdul Somad. [Instagram/@ustadzabdulsomad_official]

Suara.com - Pihak Kementerian Dalam Negeri Singapura (MHA) akhirnya menanggapi soal isu Ustaz Abdul Somad yang mengaku dideportasi dari Singapura.

Melalui rilis pres yang diterbitkan oleh MHA pada Selasa (17/5/2022), diinformasikan beberapa poin alasan penolakan izin masuk UAS pada hari Senin sebelumnya.

Salah satu poin yang ditekankan sebagai alasan penolakan masuk UAS yakni menyoal ceramah yang pernah ia sampaikan, khususnya mengenai salib.

Ceramah UAS tersebut menjadi sorotan pihak Singapura lantaran memuat ajaran-ajaran ekstrimis dan segregasionis yang berlawanan dengan nilai multikultural bangsa Singapura.

"Somad diketahui telah menyampaikan berbagai ceramah yang memuat ajaran ekstrimis dan segregasionis yang berlawanan dengan nilai multirasial dan multireligius masyarakat Singapura," tulis rilis pres yang diterbitkan MHA tersebut.

"Ia (UAS) juga membuat komentar yang merendahkan umat agama lain, salah satunya umat Kristiani dengan menyinggung salib di Kekristenan sebagai tempat bersemayamnya jin," lanjutnya.

"Ia (UAS) juga kerap menyebut umat nonmuslim dengan istilah 'kafir' di muka umum," pungkas poin rilis pres tersebut.

Lantas, bagaimana isi ceramah UAS tentang salib tersebut?

Isi ceramah UAS menyoal salib

Video ceramah UAS yang menyinggung salib Kekristenan sempat viral. Pada salah saatu segmen video tersebut, tampak UAS membacakan pertanyaan dari jemaat soal hukum melihat salib.

"Apa sebabnya, Ustaz, kalau saya menengok salib, menggigil hati saya? Setan," ucap UAS dalam video yang viral di tahun 2019. Salah satu orang yang mengunggahnya adalah pengguna akun Twitter @P3nj3l4j4h.

Tak tanggung-tanggung UAS, juga menyebut bahwa di dalam salib tersebut terdapat 'jin kafir.'

“Ibu ini (bilang) ‘saya terbayang salib, nampak salib’, jin kafir sedang masuk karena di salib itu ada jin kafir,” lanjut UAS berceramah.

Sontak, UAS menjelaskan kenapa bisa ada 'jin kafir' yang masuk ke dalam salib sembari memperagakan Yesus yang disalib.

“Dari mana masuknya jin kafir? Karena ada patung. Kepalanya ke kiri atau ke kanan? Nah itu ada jin kafir di dalamnya. Dalam patung (Yesus disalib) itu ada jin kafir di dalamnya,” tuturnya sambil memeragakan gaya Yesus disalib.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sandiaga Uno Angkat Bicara Terkait Dugaan UAS Dideportasi dari Singapura

Sandiaga Uno Angkat Bicara Terkait Dugaan UAS Dideportasi dari Singapura

Riau | Rabu, 18 Mei 2022 | 09:09 WIB

Terungkap! Ini Tiga Alasan UAS Dideportasi Singapura, Salah Satunya Karena Sebarkan Ajaran Ekstremis

Terungkap! Ini Tiga Alasan UAS Dideportasi Singapura, Salah Satunya Karena Sebarkan Ajaran Ekstremis

Banten | Rabu, 18 Mei 2022 | 08:55 WIB

Singapura Sebut Ustaz Abdul Somad Sebarkan Ajaran Ekstremis dan Perpecahan

Singapura Sebut Ustaz Abdul Somad Sebarkan Ajaran Ekstremis dan Perpecahan

Sumut | Rabu, 18 Mei 2022 | 07:35 WIB

3 Ceramah UAS yang Membuatnya Ditolak Masuk Singapura, Berbicara tentang Jin Salib dan Kafir

3 Ceramah UAS yang Membuatnya Ditolak Masuk Singapura, Berbicara tentang Jin Salib dan Kafir

Lampung | Rabu, 18 Mei 2022 | 07:15 WIB

Terungkap! Alasan Singapura Menolak UAS dan Rombongan: UAS Ajarkan Perpecahan

Terungkap! Alasan Singapura Menolak UAS dan Rombongan: UAS Ajarkan Perpecahan

Sumsel | Rabu, 18 Mei 2022 | 06:10 WIB

UAS Dideportasi Singapura, LAM Riau 'Tersayat' Singgung Negara Serumpun Melayu

UAS Dideportasi Singapura, LAM Riau 'Tersayat' Singgung Negara Serumpun Melayu

Riau | Selasa, 17 Mei 2022 | 19:58 WIB

Terkini

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB