Apakah Akademisi Eropa Bantu Militer Cina?

Siswanto, Deutsche Welle

Kamis, 19 Mei 2022 | 15:29 WIB
Apakah Akademisi Eropa Bantu Militer Cina?
DW

Suara.com - Sebuah penyelidikan oleh DW dan mitra telah menemukan bahwa peneliti Eropa bekerja sama dengan Universitas Teknologi Pertahanan Nasional Cina, NUDT, yang memiliki tujuan untuk "Memperkuat Angkatan Bersenjata dan Bangsa."

NUDT adalah almamater seorang mahasiswa Cina yang kemudian mengambil gelar PhD di Jerman, yang saat ini melakukan penelitian yang mungkin memiliki potensi aplikasi militer.

Namun, profesor Jerman yang mengawasi gelar PhD mahasiswa tersebut mengakui dalam panggilan telepon belum lama ini bahwa dia tidak pernah terlalu memikirkan afiliasi militer mahasiswanya.

Sebuah nada penyesalan tersirat dari suara profesor tersebut saat dia mengingat siswanya yang ramah dan "luar biasa", yang dia banggakan menjadi tuan rumah di institut ilmu komputernya di kota universitas kecil.

Dia menyesal melihat siswa itu kembali ke Cina setelah beasiswa bahasa Mandarinnya selesai. Setelah kembali ke Cina, mahasiswa tersebut bekerja di NUDT.

Mantan pengajarnya di Jermannya tidak banyak tahu tentang penelitian mahasiswa tersebut. "Ketika Anda berada di NUDT," kata profesor itu kepada DW, "Anda tidak boleh membicarakan pekerjaan Anda."

Di bawah Komisi Militer Pusat Partai Komunis, NUDT memainkan peran penting dalam penelitian militer, mulai dari senjata hipersonik dan nuklir hingga superkomputer kuantum, kata Alex Joske, seorang peneliti independen yang hingga tahun 2020 melacak institut dan laboratorium militer di Cina sebagai analis di Institut Kebijakan Strategis Australia.

Para peneliti di seluruh Eropa telah menjalin hubungan dekat dengan para ilmuwan dari NUDT, yang memiliki misi tertulis dengan huruf tebal di atas lempengan batu raksasa di dekat Fakultas Ilmu Komputer: "Unggul dalam Kebajikan dan Pengetahuan; Perkuat Angkatan Bersenjata dan Bangsa."

Dari AI ke robotika hingga kuantum Di bawah pimpinan outlet Belanda, Follow the Money, dan lembaga investigasi nirlaba Jerman CORRECTIV, DW, dan 10 redaksi Eropa berkolaborasi selama beberapa bulan di China Science Investigation, hingga menemukan hampir 3.000 publikasi ilmiah para peneliti yang berafiliasi dengan sejumlah universitas di Eropa dan rekan-rekan mereka di lembaga terkait di Cina, terutama NUDT.

baca juga

Meskipun ada kemungkinan bahwa beberapa makalah mungkin berhubungan dengan proyek penelitian yang sama, angka keseluruhan jurnal ilmiah memberikan perkiraan tingkat kerja sama.

Publikasi bersama tentang kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan robotika hingga penelitian kuantum: bidang yang mengeksplorasi apa yang sering disebut sebagai teknologi baru.

"Untuk setiap beberapa makalah yang diterbitkan, Anda mungkin juga akan melihat seorang perwira militer Cina yang bekerja dan belajar di universitas Eropa membangun hubungan yang mengarah pada kolaborasi dan makalah penelitian," kata Joske.

Banyaknya siswa Cina yang didanai beasiswa oleh pemerintah, membuat mereka sangat menarik bagi lembaga dan kelompok penelitian Eropa, yang sering kekurangan dana.

Penelitian bersama DW dan mitra telah menemukan, pada dasarnya kerja sama itu dapat mewakili transfer pengetahuan dari ilmuwan Eropa ke militer Cina.

Lebih dari 200 proyek di Jerman Hampir setengah dari studi yang dikumpulkan oleh DW dan mitra medianya diterbitkan oleh para ilmuwan dan peneliti yang berafiliasi dengan NUDT di universitas-universitas di Inggris, diikuti oleh Belanda dan Jerman.

Dalam kasus terakhir, setidaknya 230 makalah diterbitkan dari tahun 2000 hingga awal 2022. DW dan mitra Jermannya, CORRECTIV, Süddeutsche Zeitung, dan Deutschlandfunk, menemukan beberapa publikasi bermasalah.

Studi dilakukan dengan peneliti di Universitas Bonn dan Universitas Stuttgart, melalui organisasi bergengsi Fraunhofer di bidang-bidang seperti penelitian kuantum, kecerdasan buatan, dan visi komputer.

DW telah memutuskan untuk tidak menyebutkan judul makalah dan ilmuwan untuk melindungi individu dari retribusi di dalam dan luar negeri.

Sangat mungkin bahwa ada lebih banyak makalah yang berpotensi bermasalah dalam kumpulan data yang belum diidentifikasi seperti itu.

'Harus berusaha keras untuk tidak melihat aplikasi penggunaan ganda' Beberapa peneliti independen menegaskan bahwa penelitian yang dijelaskan dalam makalah mungkin memang memiliki - untuk berbagai tingkat - potensi aplikasi penggunaan ganda.

Dengan kata lain, penelitian ini dapat digunakan untuk tujuan sipil maupun pertahanan atau keamanan. Dalam beberapa penelitian, seperti pada pelacakan sekelompok orang, penerapannya langsung jelas.

Seseorang akan "harus melakukan upaya nyata untuk tidak melihat aplikasi penggunaan ganda di sini - Anda tidak dapat mengesampingkan bahwa itu dapat digunakan untuk melacak orang Uighur," kata seorang peneliti.

Studi ini diterbitkan bersama dengan seorang peneliti dari NUDT yang telah menerima banyak penghargaan militer sebelum dipublikasikan.

Makalah lain menyelidiki komunikasi kuantum terenkripsi. Beberapa ahli sepakat bahwa, meskipun bidang ini berada pada tahap yang sangat awal, penelitian ini pada akhirnya mungkin memiliki aplikasi penggunaan ganda yang potensial, seperti melindungi komunikasi militer dari penyadapan.

"Pada saat yang sama, bagaimanapun, ini bisa sangat berguna misalnya untuk konfirmasi sumber terbuka dari situs rahasia oleh pemerintah yang represif dan berbagai aksi damai," lanjutnya.

"Kami memiliki masalah penggunaan ganda di mana keseimbangan risiko dan manfaat tidak jelas." Dan itu mengarah ke inti masalahnya: Aplikasi militer tidak selalu mudah dilihat dan bahkan tidak mudah diramalkan.

Drone, misalnya, dapat digunakan untuk menyemprot ladang dengan pupuk atau untuk menembak jatuh lawan di zona perang.

Alex Joske mengatakan batas antara penelitian dasar dan terapan bisa menjadi "abu-abu dan tidak jelas. Satu tahun Anda bekerja pada AI dan algoritma untuk mengkoordinasikan kelompok objek dan tahun berikutnya penelitian yang sama dapat diterapkan pada kawanan drone militer misalnya."

Di Cina, Partai Komunis yang berkuasa penuh telah mencabut semua batasan antara aspek kehidupan sipil dan militer: Apa pun dan siapa pun dapat dikomandoi untuk tujuan militer, termasuk ilmuwan. (bh/ha)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Rekomendasi Film Tragic Romance tentang Belajar Melepaskan dan Mengikhlaskan

9 Rekomendasi Film Tragic Romance tentang Belajar Melepaskan dan Mengikhlaskan

Entertainment | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Apakah Sepatu Lari Carbon Plate Cocok untuk Jalan Kaki? Ini Penjelasan Ahli

Apakah Sepatu Lari Carbon Plate Cocok untuk Jalan Kaki? Ini Penjelasan Ahli

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Aturan Tidak Naik Kelas Berlaku Tahun Depan, Pengamat UGM Ingatkan Risiko Diskriminasi Murid

Aturan Tidak Naik Kelas Berlaku Tahun Depan, Pengamat UGM Ingatkan Risiko Diskriminasi Murid

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08 WIB

Meski Gempuran AI Makin Masif, Jurnalisme Tetap Tak Tergantikan

Meski Gempuran AI Makin Masif, Jurnalisme Tetap Tak Tergantikan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:04 WIB

Kulit Cerah dan Terawat, Kenali Potensi Ekstrak Biji Anggur sebagai Antioksidan

Kulit Cerah dan Terawat, Kenali Potensi Ekstrak Biji Anggur sebagai Antioksidan

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:03 WIB

Local Media Summit 2026 Resmi Dibuka, Suwarjono: Pentingnya Kolaborasi Hadapi Gempuran AI

Local Media Summit 2026 Resmi Dibuka, Suwarjono: Pentingnya Kolaborasi Hadapi Gempuran AI

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:03 WIB

Arti Mimpi Kehilangan Dompet, Benarkah Pertanda soal Rezeki?

Arti Mimpi Kehilangan Dompet, Benarkah Pertanda soal Rezeki?

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:59 WIB

Bagaimana Urutan Pakai Bedak Tabur dan Bedak Padat yang Benar untuk Menghasilkan Makeup Tahan Lama?

Bagaimana Urutan Pakai Bedak Tabur dan Bedak Padat yang Benar untuk Menghasilkan Makeup Tahan Lama?

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Ketika Bos OJK 'Jadi Tukang Sapu' Pidato Prabowo Soal Menantang MSCI

Ketika Bos OJK 'Jadi Tukang Sapu' Pidato Prabowo Soal Menantang MSCI

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:57 WIB

Bantah Take Down Konten Kebakaran Hutan, Meutya Hafid Singgung Algoritma

Bantah Take Down Konten Kebakaran Hutan, Meutya Hafid Singgung Algoritma

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:55 WIB

Terkini

BRI Sosialisasikan QRIS kepada Pedagang Pasar Kranggan Yogyakarta, Dorong Transaksi Nontunai

BRI Sosialisasikan QRIS kepada Pedagang Pasar Kranggan Yogyakarta, Dorong Transaksi Nontunai

Bri | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 04:38 WIB

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:07 WIB

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Surakarta | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Sport | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:37 WIB

×