5 Poin Mahfud MD Jelaskan Maksud Motif Pembunuhan Brigadir J 'Hanya Boleh Didengar Orang Dewasa'

Ruth Meliana Dwi Indriani

Kamis, 11 Agustus 2022 | 14:13 WIB
5 Poin Mahfud MD Jelaskan Maksud Motif Pembunuhan Brigadir J 'Hanya Boleh Didengar Orang Dewasa'
Menko Polhukam Mahfud MD (Dok. Kemenko Polhukam)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD turut bersuara soal tuntutan publik kepada kepolisian untuk segera merilis motif pembunuhan Brigadir J.

Adapun pertanyaan tersebut mencuat bersamaan dengan ditetapkannya empat tersangka pembunuhan tersebut, satu di antaranya adalah Perwira Tinggi Polri, Irjen Ferdy Sambo.

Bagi Mahfud, motif yang diekspos oleh kepolisian ke masyarakat hanya boleh terbatas didengar oleh orang dewasa.

Alih-alih memberikan kejelasan motif pembunuhan Brigadir J, pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan di tengah-tengah masyarakat. Publik kini bertanya-tanya apa maksud dari pernyataan sang menteri.

Berikut jawaban dari Mahfud MD menjelaskan soal maksud pernyataannya yang menyebut motif pembunuhan Brigadir J hanya boleh didengar orang dewasa.

1. Karena sempat disebut memuat unsur pelecehan

Mahfud menyebut rilis motif pembunuhan Brigadir J hanya untuk orang dewasa bukan tanpa alasan. Sosok tokoh hukum nasional tersebut menyinggung soal adanya tudingan pelecehan dalam kasus tersebut, yang tentu merupakan isu sensitif.

Lantaran dinilai sebagai isu sensitif, maka bagi Mahfud selayaknya didengar oleh orang dewasa yang sudah cukup umur.

"Menurut saya sensitif, menyangkut orang dewasa. Satu pertama katanya pelecehan, pelecehan itu apa sih apakah membuka baju atau apa itu kan untuk orang dewasa," jelas Mahfud saat menjadi pembicara di acara Satu Meja, Rabu (10/8/2022).

baca juga

2. Terkait ramai isu perselingkuhan

Selain unsur pelecehan, motif pembunuhan Brigadir J juga ramai disebut karena adanya potensi unsur perselingkuhan. Tak jauh berbeda dengan isu pelecehan, fenomena perselingkuhan juga bukan materi yang patut dikonsumsi bagi mereka yang belum dewasa.

"Yang kedua katanya perselingkuhan empat segi, nah ini siapa yang bercinta dengan siapa," lanjut penjelasan Mahfud.

3. Adanya dugaan pemerkosaan

Untuk alasan ketiga, Mahfud MD menegaskan bahwa adanya dugaan pemerkosaan dalam motif pembunuhan Brigadir J juga merupakan isu yang sensitif. 

Kendati demikian, Mahfud enggan berkomentar lebih dan memberikan ruang bagi polisi untuk membeberkan detil lebih mendalam terkait dugaan tersebut.

"Lalu yang ketiga yang muncul (dugaan) karena perkosa, usaha perkosa lalu ditembak, itu kan sensitif. Jadi yang buka jangan saya, polisi aja karena itu uraiannya panjang," terang Mahfud.

4. Mahfud kantongi bocoran motif?

Penjelasan tersebut juga membuat publik berasumsi bahwa Mahfud selaku Menkopolhukam sudah memiliki bocoran motif di balik tewasnya Brigadir J yang dibunuh di kediaman atasannya sendiri awal Juli lalu.

Saat ditanya, Mahfud sendiri mengaku mendapatkan banyak bocoran mengenai kasus tersebut. Namun, ia secara tegas enggan untuk membeberkannya dan lebih memilih untuk menyerahkan tugas itu ke kepolisian.

"Banyak saya dapat bocoran, tapi kan saya enggak boleh mengatakan yang begitu-begitu biar dikonstruksi dulu," pungkas Mahfud MD.

5. Bagaimana motif menurut kepolisian?

Meski Mahfud meminta publik mendengar keterangan langsung dari kepolisian, Polri masih mendalami kasus kematian Brigadir J. Kini, kepolisian tengah menggali informasi dari saksi kunci termasuk istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

"Motif saat ini masih pemeriksaan dan pendalam terhadap saksi termasuk terhadap Ibu PC (Putri Candrawathi)," kata Listyo di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (9/8/2022).

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Segera Diperiksa, Komnas HAM Gunakan Second Opinon Ahli untuk Pastikan Kondisi Mental Istri Ferdy Sambo

Segera Diperiksa, Komnas HAM Gunakan Second Opinon Ahli untuk Pastikan Kondisi Mental Istri Ferdy Sambo

News | Kamis, 11 Agustus 2022 | 14:09 WIB

Pembunuhan Brigadir J Terindikasi Langgar HAM, Komnas HAM: Sangat Kuat!

Pembunuhan Brigadir J Terindikasi Langgar HAM, Komnas HAM: Sangat Kuat!

Sumbar | Kamis, 11 Agustus 2022 | 14:04 WIB

Komisi III DPR Apresiasi Kapolri Tetapkan Irjen FS Tersangka Kasus Brigadir J

Komisi III DPR Apresiasi Kapolri Tetapkan Irjen FS Tersangka Kasus Brigadir J

DPR | Kamis, 11 Agustus 2022 | 14:02 WIB

Buka Pintu Maaf untuk Ferdy Sambo, Ayah Brigadir J Berharap Tersangka Terus Terang soal Motif Pembunuhan ke Penyidik

Buka Pintu Maaf untuk Ferdy Sambo, Ayah Brigadir J Berharap Tersangka Terus Terang soal Motif Pembunuhan ke Penyidik

Bekaci | Kamis, 11 Agustus 2022 | 14:05 WIB

Bharada E Dipanggil Ichad Oleh Keluarga, Paman: Ichad Anak Baik, Rajin, dan Dekat Dengan Keluarga

Bharada E Dipanggil Ichad Oleh Keluarga, Paman: Ichad Anak Baik, Rajin, dan Dekat Dengan Keluarga

Sulsel | Kamis, 11 Agustus 2022 | 13:57 WIB

Soroti Respon Wamenkumham Saat Diminta Komentari Kasus Sambo, Fadli Zon: Tak Bertanggung Jawab dan Tutup Mata

Soroti Respon Wamenkumham Saat Diminta Komentari Kasus Sambo, Fadli Zon: Tak Bertanggung Jawab dan Tutup Mata

Jogja | Kamis, 11 Agustus 2022 | 13:52 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB