Rekam Jejak Jadi Jaksa Agung Muda Disorot, Johanis Tanak Dipercaya Mampu Usut Kasus Korupsi Besar

Agatha Vidya Nariswari

Kamis, 29 September 2022 | 13:48 WIB
Rekam Jejak Jadi Jaksa Agung Muda Disorot, Johanis Tanak Dipercaya Mampu Usut Kasus Korupsi Besar
Direktur Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung, Johanis Tanak terpilih jadi Wakil Ketua KPK menggantikan Lili Pintauli Siregar. [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/rwa].

Suara.com - Johanis Tanak kini terpilih sebagai Komisioner KPK yang baru pengganti Lili Pintauli Siregar. Aliansi Rakyat Anti Korupsi Indonesia (ARAKSI) menilai bahwa kinerja lembaga antirasuah dalam pengungkapan kasus korupsi di Indonesia bisa lebih baik dengan terpilihnya Johanis Tanak.

Ketua ARAKSI Alfred Baun mengatakan bahwa masih banyak kasus korupsi yang dilaporkan masyarakat atau aktivis yang belum diselidiki lantaran KPK beberapa tahun hanya berfokus pada OTT.

"Dalam beberapa tahun terakhir teman-teman di KPK hanya lebih banyak fokus pada kasus korupsi yang bersifat operasi tangkap tangan (OTT). Tetapi kasus korupsi yang dilaporkan oleh masyarakat atau aktivis tidak pernah dilakukan penyelidikan dan diungkap," katanya di Kupang pada Kamis (29/9/2022).

Ungkapan itu disampaikannya saat menanggapi terpilihnya Johanis Tanak menggantikan Lili Pintauli yang mengundurkan diri dari jabatan wakil ketua KPK.

Ia optimis dengan rekam jejak Johanis Tanak sebagai mantan Jaksa Agung muda di Indonesia mampu mengungkap kasus-kasus korupsi yang terbilang banyak di Indonesia.

"Contohnya di NTT ini, banyak dugaan kasus korupsi yang sudah kami laporkan ke KPK, kurang lebih ada 15 kasus dugaan korupsi di NTT dengan nilai yang mencapai miliaran (rupiah), namun justru mandek begitu saja," ucap dia.

Dari 15 kasus dugaan korupsi itu, baru satu kasus yang kini ditangani dan diambil alih oleh KPK, yakni kasus Bawang Merah di Kabupaten Malaka dengan kerugian negara sekitar Rp5,2 miliar.

Selain itu ada kasus korupsi besar lagi yang sudah dilaporkan ke KPK, yakni dugaan kasus korupsi pengadaan benih ikan kerapu, dan banyak lagi kasus dugaan korupsi yang perlu penyelidikan lebih jauh oleh KPK.

"Selama ini teman-teman KPK jika ada yang melaporkan dugaan kasus korupsi, justru meminta agar pelapor melampirkan bukti. Lalu tugas KPK itu apa sebenarnya jika tidak bisa lakukan penyelidikan jika ada laporan dari masyarakat," tambah dia.

baca juga

Menurut dia KPK kini menjadi satu-satunya lembaga antikorupsi yang paling dipercaya oleh masyarakat di Indonesia. Hal ini karena dua lembaga hukum lainnya seperti Polri maupun Kejaksaan dinilai belum mampu mengungkap kasus-kasus korupsi secara baik.

Akademisi dari Universitas Nusa Cendana Kupang Jhon Tuba Helan juga mengatakan bahwa selama ini memang kinerja KPK cukup dipertanyakan oleh banyak pihak dalam pengungkapan kasus korupsi.

"Dengan terpilihnya komisioner KPK yang baru ini kinerja KPK akan lebih baik lagi. Karena kita percaya dengan seleksi yang ketat, tentunya hasilnya juga akan baik kedepannya," tambah dia.

Ia menjelaskan dalam UU salah satu tugas KPK itu adalah mencegah. Artinya mencegah semakin banyaknya kasus korupsi terjadi di Indonesia.

Sehingga ujar dia keberadaan KPK itu seharusnya mengurangi kasus korupsi di Indonesia, melalui mekanisme pencegahan tersebut. Jika mekanisme pencegahan itu ujar dia ditingkatkan maka, penindakan kasus korupsi melalui OTT akan semakin berkurang. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengganti Lili Pintauli, Harta Kekayaan Johanis Tanak Capai Rp8,9 M dan Tak Punya Utang

Pengganti Lili Pintauli, Harta Kekayaan Johanis Tanak Capai Rp8,9 M dan Tak Punya Utang

News | Kamis, 29 September 2022 | 12:57 WIB

Punya Sepak Terjang Moncer Sebagai Jaksa, Johanis Tanak Terpilih Jadi Pengganti Lili Pintauli

Punya Sepak Terjang Moncer Sebagai Jaksa, Johanis Tanak Terpilih Jadi Pengganti Lili Pintauli

News | Kamis, 29 September 2022 | 12:38 WIB

Berharap Johanis Tanak Perkuat Pemberantasan Korupsi di Indonesia

Berharap Johanis Tanak Perkuat Pemberantasan Korupsi di Indonesia

Sulsel | Kamis, 29 September 2022 | 12:19 WIB

KPK Sambut Positif Kehadiran Johanis Tanak sebagai Pimpinan

KPK Sambut Positif Kehadiran Johanis Tanak sebagai Pimpinan

Lampung | Kamis, 29 September 2022 | 11:07 WIB

Potret Johanis Tanak saat Ditanya Dewan Sebelum Dipilih Komisi III Sebagai Pimpinan KPK

Potret Johanis Tanak saat Ditanya Dewan Sebelum Dipilih Komisi III Sebagai Pimpinan KPK

Foto | Kamis, 29 September 2022 | 10:55 WIB

Terkini

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

Bali | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:32 WIB

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Sulsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:11 WIB

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×