Bela Sekjen PDIP Hasto yang Disebut Mirip DN Aidit, Ketum Repdem: Andi Arief Halu Berkepanjangan, Seperti Punya Gangguan

Dwi Bowo Raharjo | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Jum'at, 14 Oktober 2022 | 10:44 WIB
Bela Sekjen PDIP Hasto yang Disebut Mirip DN Aidit, Ketum Repdem: Andi Arief Halu Berkepanjangan, Seperti Punya Gangguan
Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat Andi Arief sebut sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mirip pentolan PKI DN Aidit dalam memperlakukan lawan politiknya. [ANTARA]

Suara.com - Ketua Umum Sayap PDIP, Relawan Perjuangan Demokrasi (REPDEM), Wanto Sugito ikut memberikan pembelaan terhadap Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto yang disebut mirip pentolan PKI DN Aidit gegara memperlakukan lawan politiknya. Adapun yang bilang Hasto mirip DN Aidit adalah Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat Andi Arief.

Wanto menduga kalau Andi Arief mengeluarkan pernyataannya tersebut dalam keadaan berhalusinasi.

"Saya rasa Andi Arief masih halu berkepanjangan. Seperti memiliki gangguan psikotik. Mungkin karena pernah digrebek dan ditangkap di Hotel karena kasus narkotika jenis sabu dengan seorang perempuan di sebuah hotel kali ya. Jadi sering nuduh orang sembarangan," kata Wanto kepada wartawan, Jumat (14/10/2022).

Wanto lantas memberikan sindiran balik, dengan meminta Andi Arief untuk berobat dan perlu penanganan medis agar Partai Demokrat tidak menampung orang-orang yang bergejala.

Lebih lanjut, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Tangerang Selatan ini kemudian menyinggung soal suara Partai Demokrat anjlok dari 20,9 persen turun menjadi 10 persen lantaran kasus korupsi besar-besaran kader mudanya.

"Dimulai dari Anas Urbaningrum, Rizal Malarangeng, Angelina Sondakh dan begitu banyak kader muda lainnya mati karir politiknya karena korupsi," tuturnya.

Cuitan Andi Arief

Sebelumnya, Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief mengkritik Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam memperlakukan lawan-lawan politik. Tindak-tanduk Hasto dinilai seperti pentolan Partai Komunis Indonesia (PKI), DN Aidit.

Hasto dan Andi Arief (kolase)
Hasto dan Andi Arief (kolase)

Kritikan itu disampaikan Andi lewat akun Twitter pribadi @Andiarief__., Suara.com telah mengkonfirmasi dan mendapat izin mengutip pernyataan tersebut dari Andi Arief.

"Cara-cara Hasto memperlakukan lawan-lawan politik mirip cara-cara DN Aidit di tahun 1964," mata Andi Arief dikutip Kamis (13/10/2022).

Lebih lanjut, Andi menjelaskan penggunaan kata DN Aidit untuk menunjukkan kemiripan dengan apa yang dilakukan Hasto saat ini.

"Ya mirip memang, adu domba, kemudian cari muka, kriminalisasi, intinya seolah-olah paling berkuasa padahal tidak berkuasa," kata Andi Arief.

Andi menyebutkan segala kemiripan itu berdasarkan dengan apa yang ia baca dan ketahui dari sejarah. Menurutnya cara-cara berlebihan DN Aidit itu, saat ini sedang dilakukan oleh Hasto.

"Jadi ngambil hatinya, cari mukanya terlalu berlebihan tahun 1964. Setidaknya itulah yang saya pelajari dari sejarah dan sekarang sedang dipraktikkan oleh Hasto ini. Mirip," ujar Andi Arief.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Andi Arief Sebut Hasto PDIP Mirip Tokoh PKI DN Aidit, Fahri Hamzah: Labeling Tak Bagus, Harus Bertarung Gagasan!

Andi Arief Sebut Hasto PDIP Mirip Tokoh PKI DN Aidit, Fahri Hamzah: Labeling Tak Bagus, Harus Bertarung Gagasan!

News | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 10:35 WIB

PSI Harap PAN Bisa Sejalan Dukung Ganjar Pranowo Maju di Pilpres 2024

PSI Harap PAN Bisa Sejalan Dukung Ganjar Pranowo Maju di Pilpres 2024

News | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 10:28 WIB

Hasto PDIP Disorot Kerap Senggol Lawan, Pengamat: Hindari Nyinyir Jika PDIP Mau Menang

Hasto PDIP Disorot Kerap Senggol Lawan, Pengamat: Hindari Nyinyir Jika PDIP Mau Menang

News | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 09:55 WIB

Survei Charta Politika: Elektabilitas Ganjar Pranowo Tertinggi, Jauh Tinggalkan Prabowo dan Anies

Survei Charta Politika: Elektabilitas Ganjar Pranowo Tertinggi, Jauh Tinggalkan Prabowo dan Anies

Jawa Tengah | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 08:33 WIB

AHY akan selalu Kritik Jokowi, Cuma bisa Puji SBY

AHY akan selalu Kritik Jokowi, Cuma bisa Puji SBY

| Jum'at, 14 Oktober 2022 | 00:49 WIB

Digadang Jadi Cawapresnya Anies Baswedan, Relawan: Andika Perkasa Lebih Pantas Jadi Capres

Digadang Jadi Cawapresnya Anies Baswedan, Relawan: Andika Perkasa Lebih Pantas Jadi Capres

Jakarta | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 07:05 WIB

Nasib Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 Belum Menentu, PDIP: Biar Beliau Fokus Selesaikan Tugas Gubernurnya

Nasib Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 Belum Menentu, PDIP: Biar Beliau Fokus Selesaikan Tugas Gubernurnya

Video | Kamis, 13 Oktober 2022 | 21:30 WIB

Terkini

Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?

Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:18 WIB

Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen

Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:13 WIB

Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen

Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:08 WIB

Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres

Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:02 WIB

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:22 WIB

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:15 WIB

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:08 WIB

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:59 WIB

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:30 WIB

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:26 WIB