Jadwal dan Harga Tiket Kereta Panoramic, Nikmati Pemandangan Lewat Jendela Super Lebar

Aulia Hafisa

Minggu, 25 Desember 2022 | 22:00 WIB
Jadwal dan Harga Tiket Kereta Panoramic, Nikmati Pemandangan Lewat Jendela Super Lebar
Kereta Panoramic (kai.id)

Suara.com - Kereta Panoramic merupakan kereta yang memiliki jendela besar di kedua sisinya. Kaca besar tersebut memanjang dari depan sampai ke belakang dan bisa terbuka serta tertutup secara otomatis.

Kereta ini merupakan inovasi dari KAI untuk memberikan sesuatu yang baru kepada penumpang. Kereta Panoramic beroperasi dengan kapasitas terbatas, hanya 46 tempat duduk saja dan satu rangkaian dengan perjalanan KA Taksaka Tambahan dari Jakarta ke Yogyakarta. Adapun jadwal dan harga tiket Kereta Panoramic bisa disimak di bawah ini. 

Jadwal operasi Kereta Panoramic

Dikutip dari kai.id, Kereta Panoramic mulai beroperasi tanggal 24 Desember 2022, satu rangkaian dengan perjalanan KA Taksaka Tambahan dari Jakarta ke Yogyakarta. Adapun Jadwal operasi Kereta Panoramic adalah sebagai berikut: 

1. KA 7011C 

Berangkat dari Yogyakarta jam 21.40 
Tiba di stasiun Gambir jam 05.33

2. KA 7012C

Berangkat dari Gambir jam 10.40 
Tiba di Yogyakarta jam 18.39

3. KA 7025B

baca juga

Berangkat dari Yogyakarta jam 12.00 
Tiba di Gambir jam 19.30

4. KA 7026B

Berangkat dari Gambir jam 23.45

Tiba di Yogyakarta jam 07.50

Harga tiket Panoramic

Berkaitan dengan harga tiket, KAI menerangkan tarif kereta Taksaka Tambahan Panoramic dikenakan diskon.  Tiket Kereta Panoramic dijual mulai dari Rp750.000 selama masa promo. 

Fasilitas Kereta Panoramic

Penumpan Kereta Panoramic akan menikmati fasilitas berupa:

1. Kursi yang nyaman dan dapat diputar menghadap jendela.
2. Tirai jendela yang dapat dikendalikan menggunakan remote.
3. Toilet yang luas dan terdapat sensor otomatis.
4. Televisi di dinding ujung kereta.
5. Rak bagasi khusus di ujung kereta.
6. Layanan khusus berupa snack, makanan, minuman, dan selimut secara cuma-cuma.

Jumlah unit Kereta Panoramic

Sebagai tahap pengelana, KAI menyiapkan total 2 unit Kereta Panoramic. Rencananya, KAI akan menambahkan unit Kereta Panoramic lain pada berbagai rangkaian kereta lain. Tak hanya itu, KAI juga akan melakukan perbaikan fasilitas pada kereta penumpang lainnya. Tujuannya tentu saja untuk meningkatkan kenyamanan penumpang dalam perjalanan.

Untuk sementara, Kereta Api Panoramic adalah kereta api angkutan khusus pada natal dan tahun baru 2023. Tidak menutup kemungkinan ke depannya, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan kereta untuk perjalanan antara kota. 

Demikian itu yang dapat dijelaskan dari jadwal dan kereta panoramic inovasi dari Balaiyasa KAI Surabaya, Gubeng. 

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi Beroperasi hingga 8 Januari 2023, Kereta Panoramic Tua Pro-Kontra Warganet

Resmi Beroperasi hingga 8 Januari 2023, Kereta Panoramic Tua Pro-Kontra Warganet

Indotnesia | Minggu, 25 Desember 2022 | 20:33 WIB

PT KAI Uji Coba Kereta Panoramic Pertama di Indonesia, Ini Kelebihannya

PT KAI Uji Coba Kereta Panoramic Pertama di Indonesia, Ini Kelebihannya

Indotnesia | Kamis, 18 Agustus 2022 | 13:56 WIB

Terkini

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

×