Ngelunjak! Sederet Permintaan Janggal Lukas Enembe usai Ditangkap KPK, Protes Ubi hingga Pesawat Garuda

Farah Nabilla

Kamis, 12 Januari 2023 | 15:18 WIB
Ngelunjak! Sederet Permintaan Janggal Lukas Enembe usai Ditangkap KPK, Protes Ubi hingga Pesawat Garuda
Tersangka dugaan kasus korupsi pembangunan infrastruktur di Provinsi Papua Lukas Enembe dibawa petugas KPK usai konferensi pers terkait penahanannya KPK di Paviliun Kartika RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (11/1/2023). [Suara.com/Alfian Winanto,]

Suara.com - Lukas Enembe akhirnya berhasil ditangkap terkait kasus dugaan suap pada Selasa (10/1/2023) kemarin usai sempat kucing-kucingan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sosok Gubernur Papua tersebut kini resmi mengenakan rompi oranye KPK dengan tangan diborgol dan didorong menggunakan kursi roda. Lukas akan ditahan di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur mulau Rabu (11/1/2023) hari ini hingga 20 hari ke depan menanti proses hukum berikutnya.

Ada yang menarik dari proses penangkapan Lukas Enembe, yakni dari segenap massa simpatisan yang melindungi sosok Gubernur Papua tersebut dari tim penyidik hingga segenap permintaannya yang aneh.

Ngeluh gegara tak ada ubi dan keladi

Lantaran sakit, Lukas Enembe tak langsung ditahan di Rutan KPK namun terlebih dahulu dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Kala dirawat, Lukas Enembe melalui pihak dokter pribadinya melayangkan keluhan terkait menu makanan yang disediakan oleh pihak rumah sakit.

Lukas mengeluhkan bahwa rumah sakit hanya menyediakan nasi, sedangkan sang gubernur terbiasa makan ubi dan keladi.

"Saya baru tanya tentang makanan saja di sini , dan di rumah sakit ini tidak disiapkan ubi sama keladi. Hanya menyiapkan nasi saja, akhirnya karbohidratnya tidak ada," kata Anton Mote, dokter pribadi Gubernur Papua Lukas Enembe.

Berkat tak disediakan 'menu favorit' tersebut, Lukas tak mendapat asupan karbohidrat lantaran telah lama tak mengonsumsi nasi.

baca juga

"Iya beliau sudah tidak pernah (makan nasi). Akhirnya hanya makan sayur-sayuran dengan kentang, karbohidratnya mana? Inilah yang kita harap lebih baik, segera ini kita berharap beliau bisa difasilitasi," lanjut Anton.

Protes tidak diantar pakai Pesawat Garuda

Tak hanya soal makanan rumah sakit, Lukas Enembe juga mengeluhkan terkait transportasi yang disediakan.

Keluarga Lukas menyayangkan negara tidak menyediakan Pesawat Garuda demi memperhatikan kesehatan Lukas Enembe.

"Bagaimana negara ini, KPK tidak boleh. Ini culik tidak boleh. Ini tidak (penuhi) syarat (bawa) orang sakit ke Jakarta. Dikasih naik pesawat seperti apa, bukan Pesawat Garuda lagi. Ini sudah kejahatan," ujar adik Lukas Enembe, Elius kepada wartawan di RSPAD.

Keluarga minta jenguk Lukas dan menolak jadi saksi

Adapun keluarga Lukas juga bersikeras untuk menjenguk dirinya ketika dirawat di RSPAD. Elius juga turut melayangkan protes gegara pihak keluarga tak diberikan izin membesuk Lukas.

"Kami keluarga harapan akses dibuka. Sehingga dokter pribadi, keluarga pun bisa datang dilihat Bapak. Bagaimana bawa makanan, bagaimana bawa ganti pakaian, gak bisa," keluh Elius.

Terpisah, Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri pada Senin (10/10/2022) mengungkap bahwa Istri Lukas Enembe, Yulce Wenda dan anaknya, Astract Bona Timoramo Enembe ternyata memilih mangkir dari panggilan penyidik tanpa memberikan alasan kepada tim penyidik.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buka Suara Setelah KPK Tangkap Lukas Enembe, AHY: Hak Kesehatannya Harus Dipenuhi, Baru Proses Hukum Dijalankan

Buka Suara Setelah KPK Tangkap Lukas Enembe, AHY: Hak Kesehatannya Harus Dipenuhi, Baru Proses Hukum Dijalankan

News | Kamis, 12 Januari 2023 | 15:03 WIB

AHY Minta Masyarakat Papua Terima Proses Hukum Lukas Enembe: Tidak Tebang Pilih, Adil Buat Semua

AHY Minta Masyarakat Papua Terima Proses Hukum Lukas Enembe: Tidak Tebang Pilih, Adil Buat Semua

Bestie | Kamis, 12 Januari 2023 | 14:39 WIB

Dikabarkan Melalui WhatsApp, Sekda Ridwan Ditunjuk Jadi Plh Gubernur Papua

Dikabarkan Melalui WhatsApp, Sekda Ridwan Ditunjuk Jadi Plh Gubernur Papua

News | Kamis, 12 Januari 2023 | 13:49 WIB

Terus Bergulir, Ini Kelanjutan Soal Kasus Dugaan Korupsi Lukas Enembe

Terus Bergulir, Ini Kelanjutan Soal Kasus Dugaan Korupsi Lukas Enembe

Depok | Kamis, 12 Januari 2023 | 13:41 WIB

Siapa Anton Gobay? WNI Ditangkap di Filipina Gegara Beli Senjata Api Ilegal

Siapa Anton Gobay? WNI Ditangkap di Filipina Gegara Beli Senjata Api Ilegal

News | Kamis, 12 Januari 2023 | 13:41 WIB

Disita KPK, Intip Koleksi Mobil Mewah di Garasi Lukas Enembe

Disita KPK, Intip Koleksi Mobil Mewah di Garasi Lukas Enembe

Otomotif | Kamis, 12 Januari 2023 | 13:39 WIB

Kabar Buronan KPK Harun Masiku Disembunyikan Megawati Cs, Benarkah?

Kabar Buronan KPK Harun Masiku Disembunyikan Megawati Cs, Benarkah?

Sumatera | Kamis, 12 Januari 2023 | 13:36 WIB

Terkini

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 18:47 WIB

Kasus Lagu 'Di Antara Kata' Memanas, Syahravi Balik Laporkan Fariz RM ke Polisi

Kasus Lagu 'Di Antara Kata' Memanas, Syahravi Balik Laporkan Fariz RM ke Polisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 18:26 WIB

Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi

Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:58 WIB

×