Gara-gara Sirkuit Formula E Warisan Anies, Ancol Diduga Kehilangan Potensi Pendapatan Rp25 Miliar Per Tahun

Erick Tanjung, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 19 Januari 2023 | 22:44 WIB
Gara-gara Sirkuit Formula E Warisan Anies, Ancol Diduga Kehilangan Potensi Pendapatan Rp25 Miliar Per Tahun
Presiden Joko Widodo bersama Anies Baswedan mengelilingi Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) di Ancol, Jakarta Utara, Senin (25/4/2022). [Antara/Sigid Kurniawan/YU]

Suara.com - Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) yang dibuat di kawasan Taman Impian Jaya Ancol kembali menuai polemik. Pasalnya, belakangan diketahui sirkuit Formula E yang dibuat di era Gubernur Anies Baswedan itu mengakibatkan Ancol kehilangan potensi pendapatan.

Hal itu terungkap dalam rapat kerja Komisi B DPRD DKI bersama PT Pembangunan Jaya Ancol, Kamis (19/1/2023). Awalnya, Direktur Utama Ancol, Winarto mengatakan berencana membuat larangan kendaraan masuk ke kawasan Ancol.

Karena kebijakan itu, maka diperlukan kantong parkir untuk pengunjung yang membawa kendaraan. Salah satu proyeksi lokasinya adalah lahan yang saat ini menjadi sirkuit Formula E.

"Mengingat kepadatan tempat di dalam, mobil ini kita treatment dengan parking saja. Nanti tentu kami ajukan perizinan dan sebagainya, untuk menjadi area parking, mobil masuk akan berkurang. Itu solusi jangka pendek," ujar Winarto.

Ia memperkirakan lahan tersebut bisa menampung sebanyak 4.000 mobil untuk parkir. Dengan tarif resmi dari Dinas Perhubungan, dan rata-rata lama kendaraan parkir sekitar 4 jam, diperkirakan pendapatan Ancol untuk tiap kendaraan adalah Rp17 ribu setiap harinya.

"Saat ini kebutuhan lahan Ancol sangat mendesak, sudah terlalu padat. Kita kehilangan area seluas sirkuit itu sangat signifikan, parkir mobil berkurang hingga 4000 mobil ada itu," ucapnya.

Menanggapi Winarto, Anggota Komisi B DPRD DKI, Anthony Winza menilai sebenarya sirkuit Formula E telah menghilangkan potensi pendapatan Ancol. Berdasarkan hitungannya, dalam satu tahun proyeksi pendapatan Ancol hilang sebesar Rp24 miliar.

"Jadi sebenarnya kehilangan lahan parkir 4.000 mobil kurang lebih potensi. Kalau saya itu Rp24 miliar setahun, 4.000 mobil kali 17.000 kali 365 hari," pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ternyata Ancol Kehilangan Lahan Parkir 4.000 Mobil Gegara Sirkuit Formula E, JIEC Warisan Anies Terancam Dibongkar

Ternyata Ancol Kehilangan Lahan Parkir 4.000 Mobil Gegara Sirkuit Formula E, JIEC Warisan Anies Terancam Dibongkar

Jakarta | Kamis, 19 Januari 2023 | 22:41 WIB

Anggota DPRD DKI Harap Ancol Tiru PIK 2 Gratiskan Akses ke Pantai, Setuju?

Anggota DPRD DKI Harap Ancol Tiru PIK 2 Gratiskan Akses ke Pantai, Setuju?

Jakarta | Kamis, 19 Januari 2023 | 22:00 WIB

Disebut Pernah Jadi Anak Emas Elit Amerika, Anies Bisa Jadi Boneka Paman Sam?

Disebut Pernah Jadi Anak Emas Elit Amerika, Anies Bisa Jadi Boneka Paman Sam?

Metro | Kamis, 19 Januari 2023 | 20:29 WIB

Terkini

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:35 WIB

Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan

Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:25 WIB

Kasus Eltras Jadi Evaluasi, Polda NTT Sisir Seluruh Tempat Hiburan Malam

Kasus Eltras Jadi Evaluasi, Polda NTT Sisir Seluruh Tempat Hiburan Malam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:01 WIB

Menghilang Usai OTT, KPK Buru Bupati dan Sekda Kuansing

Menghilang Usai OTT, KPK Buru Bupati dan Sekda Kuansing

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:43 WIB

Menekraf Teuku Riefky Harsya Dukung Jatim Media Summit 2026: Bangun Ekosistem Bersama

Menekraf Teuku Riefky Harsya Dukung Jatim Media Summit 2026: Bangun Ekosistem Bersama

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB

Mobil Jadi Instrumen Suap, KPK Sita Kendaraan Roda Empat dalam OTT di Kuansing

Mobil Jadi Instrumen Suap, KPK Sita Kendaraan Roda Empat dalam OTT di Kuansing

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:32 WIB

Jokowi Tiba di Jakarta, Bakal Hadiri HUT Bhayangkara Besok

Jokowi Tiba di Jakarta, Bakal Hadiri HUT Bhayangkara Besok

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:25 WIB

Balita Tewas di Lubang Galian Manggarai, DPRD DKI Minta Seluruh Proyek Pemprov Diaudit

Balita Tewas di Lubang Galian Manggarai, DPRD DKI Minta Seluruh Proyek Pemprov Diaudit

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:23 WIB

'Surat Imbauan Ada, Area Sudah Steril', Kata Lurah Soal Galian Maut Manggarai

'Surat Imbauan Ada, Area Sudah Steril', Kata Lurah Soal Galian Maut Manggarai

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:20 WIB

Menlu Sugiono Terima Menlu Maxim, Bahas Pesiapan Kunjungan Presiden Republik Belarus ke Indonesia

Menlu Sugiono Terima Menlu Maxim, Bahas Pesiapan Kunjungan Presiden Republik Belarus ke Indonesia

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:09 WIB

×