Soal Penentuan Cawapres, Anies Baswedan: Bertahap

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Kamis, 02 Maret 2023 | 16:54 WIB
Soal Penentuan Cawapres, Anies Baswedan: Bertahap
Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Kamis (2/3/2023). [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Suara.com - Anies Baswedan menjawab ihwal pemilihan bakal calon wakil presiden (bacawapres) untuk mendampinginya sebagai calon presiden pada Pilpres 2024.

Mantan Gubernur Jakarta ini mengatakan, penentuan cawapres akan dilakukan bertahap.

"Bertahap," kata Anies di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Kamis (2/3/2023).

Tetapi, ia tidak menjawab detail bertahap seperti apa yang dimaksud, apakah menunggu deklarasi Koalisi Perubahan atau mengkerucutkan nama-nama kandidat. Anies justru bertanya balik ketika ditanya apakah bertahap yang dimaksud itu merupakan pengerucutan nama-nama cawapres.

"Siapa saja?" kata Anies.

Sementara itu, ia tidak mengomentari ihwal ada tiga nama kandidat yang masuk pembahasan cawapres, mulai daei Agus Harimurti Yudhoyono, Khofifah Indar Prawansa, dan Ahmad Heryawan.

Nama-nama Cawapres untuk Anies

Ada tiga nama calon wakil presiden yang ikut masuk pembahasan di tim kecil. Berdasarkan informasi dari Ketua DPP PKS Muzzammil Yusuf, nama-nama itu mencakup Agus Harimurti Yudhoyono, Khofifah Indar Parawansa, dan Ahmad Heryawan. Tetapi di luar nama itu, Muzzammil berujar masih ada nama lainnya.

"AHY, Khofifah, Aher dan beberapa nama lainnya," kata Muzzammil kepada wartawan, Kamis (2/3/2023).

baca juga

Muzzammil berharap tidak ada perdebatan yang terlalu serius dalam membahas cawapres. Seperti diketahui ketiga partai di penjajakan Koalisi Perubahan, yakni NasDem, PKS, dan Demokrat menyerahkan penentuannya kepada Anies Baswedan.

"Mudah-mudahan tidak ada perdebatan yang serius atau alot karena suasana dialogis tiga partai koalisi alhamdulillah baik," kata Muzzammil.

Kendati penentuan menjadi kewenangan Anies, namun partai-partai tersebut memiliki kriteria tertentu untuk cawapres.

"Satu, elektabilitas cawapres; dua, chemistry dengan capres; tiga, persetujuan tiga parpol pendukung," ujar Muzzammil.

Tak Titipkan Nama ke Anies

Partai-partai di penjajakan Koalisi Perubahan menyepakati menyerahkan keputusan cawapres kepada Anies Baswedan. Mereka tidak ingin menitipkan, apalagi memaksakan Anies memilih calon yang mereka ajukan.

Termasuk Partai Demokrat. Belakangan sebelum menyerahkan penentuan cawapres kepada Anies, Demokrat sempat mengusulkan nama Agus Harimurti Yudhoyono. Tetapi kekinian, Demokrat benar-benar memberikan wewenang kepada Anies selaku capres.

"Partai koalisi pendukung Anies telah sepakat untuk serahkan kepasa capres Anies dalam tentukan siapa cawapresnya. Parpol pendukung tidak akan menitipkan nama apalagi memaksakan capres Anies untuk pilih cawapres tertentu," kata Waketum Demokrat Benny K. Harman kepada wartawan, Rabu (1/3/2023).

Benny berujar ketiga partai di penjajakan Koalisi Perubahan hanya sebatas menentukan syarat cawapres, yakni bisa kerja sama dengan capres, memiliki elektabilitas tinggi, dan memiliki komitmen kerakyatan tinggi.

"Selain ada kemauan sungguh-sungguh untuk melakukan perubahan dan perbaikan demi mewujudkan kesejahteraan rakyat. Parpol-parpol tentu oleh dan silakan ajukan nama-nama cawapres kepada capres Anies," kata Benny.

Sebelumnya, Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya mengatakan, tim kecil penjajakan Koalisi Perubahan mengaku sudah mulai menghitung kapan akan mendeklarasikan koalisinya. Terlebih usai Anies sudah mendapatkan tiket sebagai bakal calon presiden (capres).

"Ya ini sedang dihitung insyallah sesegera mungkin kami informasikan ke publik," kata Willy kepada wartawan, Selasa (28/2/2023).

Sementara itu, di sisi lain juga tim kecil, kata dia, sudah mulai menggodok nama-nama figur untuk dijadikan sebagai bakal calon wakil presiden dari Anies Baswedan.

"Ya cawapres sudah kami bahas ada beberapa nama. Tapi mungkin belum bisa kita ekspose dari dalam mau pun dari luar," ungkapnya.

Menurutnya, tim kecil Koalisi Perubahan akan mencari nama figur yang terbaik untuk dijadikan sebagai cawapres Anies Baswedan.

Kemudian, berbagai variabel juga akan diperhitungkan dalam menimbang sosok cawapres tersebut.

"Cara berpikir kita kan yang penting best of the best jadi standing point itu lah yang jadi patokan kita untuk menberikan persembahan kepada rakyat Indonesia," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Kader Korup Cuma Masa Lalu' Demokrat Santai Tanggapi Gertak Anas Urbaningrum soal Hambalang

'Kader Korup Cuma Masa Lalu' Demokrat Santai Tanggapi Gertak Anas Urbaningrum soal Hambalang

Kotak Suara | Kamis, 02 Maret 2023 | 16:28 WIB

Nasib IKN Nusantara Kalau Anies Baswedan Jadi Presiden 2024, Bisa Dibatalkan Lewat Perppu?

Nasib IKN Nusantara Kalau Anies Baswedan Jadi Presiden 2024, Bisa Dibatalkan Lewat Perppu?

News | Kamis, 02 Maret 2023 | 16:17 WIB

Kompak Nyanyi Lagu Andmesh Cinta Luar Biasa, AHY-Anies Saling Tatap hingga Rangkulan

Kompak Nyanyi Lagu Andmesh Cinta Luar Biasa, AHY-Anies Saling Tatap hingga Rangkulan

Kotak Suara | Kamis, 02 Maret 2023 | 15:22 WIB

Terkini

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:36 WIB

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp8,3 Juta, Diambil dari APBN

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp8,3 Juta, Diambil dari APBN

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Pencurian Kabel Traffic Light di Jalan Cipaganti, Pria di Bandung Diringkus Polisi

Pencurian Kabel Traffic Light di Jalan Cipaganti, Pria di Bandung Diringkus Polisi

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:30 WIB

×