Perjalanan Hidup Oppenheimer, Penemu Bom Atom yang Kisahnya Jadi Film

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 21 Juli 2023 | 13:57 WIB
Perjalanan Hidup Oppenheimer, Penemu Bom Atom yang Kisahnya Jadi Film
Julius Robert Oppenheimer, penemu bom atom.(Image Journal)

Suara.com - Film Oppenheimer karya sutradara Christopher Nolan tengah tayang di bioskop Indonesia sejak Rabu (19/7/2023) kemarin. Film berdurasi 3 jam itu menampilkan kisah penemu bom atom Oppenheimer yang diperankan oleh Cillian Murphy.

Oppenheimer kemudian dikenal sebagai 'bapak bom atom'. Lalu seperti apa sosok Oppenheimer? Simak perjalanan hidup Oppenheimer berikut ini.

Awal Perjalanan Hidup Oppenheimer

Julius Robert Oppenheimer lahir pada 22 April 1904 di New York, Amerika Serikat. Dia berasal dari imigran Yahudi Jerman. Oppenheimer menempuh pendidikan tinggi di Universitas Harvard untuk belajar kimia pada tahun 1922.

Setelahnya dia melakukan perjalanan ke Cambridge di Inggris untuk memulai pekerjaan pascasarjana bidang fisika. Oppenheimer bekerja di Laboratorium Cavendish di bawah pemenang Nobel J.J. Thomson (orang yang mendeteksi elektron). Bahkan Oppenheimer memulai penelitian atomnya di sana.

Setahun kemudian Oppenheimer melanjutkan belajar di Universitas Göttingen, Jerman, salah satu pusat pendidikan terkemuka di dunia untuk fisika teoritis. Dia menerbitkan banyak makalah yang berkontribusi pada teori kuantum selama di Jerman. Salah satu karya pentingnya adalah pendekatan Born-Oppenheimer.

Oppenheimer menerima gelar doktor dan menjadi profesor di University of California, Berkeley, dan California Institute of Technology pada tahun 1927. Dia kemudian menghabiskan 13 tahun berikutnya bolak-balik dua sekolah untuk melakukan berbagai penelitian ilmiah termasuk fisika nuklir, teori medan kuantum dan astrofisika.

Pada 1930-an, Oppenheimer mulai tertarik pada politik dengan menyadari bahwa Nazi Jerman Hitler dapat mengembangkan senjata nuklir pertama di dunia. Ketika itu perang pecah di seluruh Eropa pada September 1939. Oppenheimer lantas bersemangat bergabung dengan upaya agar negaranya dapat mengembangkan senjata nuklir.

Oppenheimer dan Proyek Manhattan AS

baca juga

Perjalanan hidup membawa Oppenheimer jadi pemimpin tim ilmuwan yang ditugaskan untuk menciptakan senjata yang akan mengubah jalannya perang selama Perang Dunia II. Proyek itu disebut Manhattan Engineering District atau dikenal sebagai Proyek Manhattan.

Ketika Proyek Manhattan diluncurkan pada kuartal ketiga 1942, penelitian Oppenheimer tentang bom atom sudah sangat mendalam. Bahkan kepiawaian Oppenheimer turut diakui oleh Jenderal Leslie Groves selaku direktur Proyek Manhattan.

Alex Wellerstein, seorang ahli sejarah turut mengungkap bahwa Oppenheimer terlihat dalam setiap tahapan penting pengembangan bom atom. Kurang dari 3 tahun setelah Groves menunjuk Oppenheimer sebagai direktur pengembangan senjata, Amerika menjatuhkan 2 bom atom di Jepang. 

Bom atom itu dijatuhkan di Kota Hiroshima pada 6 Agustus 1945 dan di Kota Nagasaki pada  9 Agustus 1945. Jumlah korban meninggal di akibat bom atom tersebut tercatat antara 129.00 hingga 226.000 orang. Tingginya korban akibat bom tersebut membuat Oppenheimer sangat menyesal. 

Dua bulan usai bom di Jepang, Oppenheimer mundur dari jabatannya sebagai direktur Laboratorium Los Alamos. Oppenheimer kemudian menjabat sebagai penasihat Komisi Energi Atom Amerika Serikat pada tahun 1947-1952.

Posisi itu Oppenheimer manfaatkan untuk mendorong perlunya kontrol internasional untuk mencegah proliferasi senjata nuklir. Dia juga mendesak penghentian perlombaan senjata antara AS dengan Uni Soviet.

Masa Terakhir Kehidupan Oppenheimer

Sayangnya Oppenheimer dituduh terlibat dengan Soviet karena berhubungan dengan beberapa teman dan kenalannya yang merupakan agen pemerintah Soviet. Namun sidang keamanan pada tahun 1954 menyatakan Oppenheimer tidak berkhianat. Walau begitu pengadilan memutuskan Oppenheimer tidak boleh memiliki akses ke rahasia militer serta kontraknya sebagai penasihat Komisi Energi Atom AS dibatalkan. 

Pada tahun 1963, Presiden AS John F. Kennedy menganugerahi Oppenheimer sebuah Penghargaan Enrico Fermi. Meskipun, Presiden Lyndon B. Johnson memberikannya setelah pembunuhan JFK. 

Penghargaan itu bukan hanya isyarat minta maaf tapi juga salah satu yang menandakan rehabilitasi politik bagi ilmuwan terkenal. Di tahun-tahun terakhirnya, Oppenheimer terus melobi untuk kontrol internasional senjata nuklir dan energi atom. 

Oppenheimer meninggal dunia karena kanker tenggorokan di Princeton, New Jersey pada Pada 18 Februari 1967. Wafatnya Oppenheimer itu hanya setahun setelah dia memutuskan untuk pensiun. 

Diketahui Oppenheimer menikah dengan Katherine 'Kitty' Puening, seorang mahasiswa Berkeley radikal dan mantan anggota Partai Komunis pada tahun 1940. Pasangan ini memiliki dua anak yakni Peter yang lahir pada tahun 1941 dan Katherine yang lahir 3 tahun kemudian.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Review Film Oppenheimer, Penyesalan Sang Penemu Bom Atom, Enggak Suka Sains? Skip Aja

Review Film Oppenheimer, Penyesalan Sang Penemu Bom Atom, Enggak Suka Sains? Skip Aja

Entertainment | Jum'at, 21 Juli 2023 | 08:00 WIB

Oppenheimer, Kecerdasan Cristopher Nolan Membungkus Film yang Cukup Berat

Oppenheimer, Kecerdasan Cristopher Nolan Membungkus Film yang Cukup Berat

Entertainment | Jum'at, 21 Juli 2023 | 06:45 WIB

Link Nonton Oppenheimer Sub Indo Sudah Ada di LK21, Rebahin, Bioskopkeren? Cek di Sini

Link Nonton Oppenheimer Sub Indo Sudah Ada di LK21, Rebahin, Bioskopkeren? Cek di Sini

News | Kamis, 20 Juli 2023 | 17:40 WIB

7 Fakta Menarik Film Oppenheimer: Tanpa Efek CGI, Ending Kompleks!

7 Fakta Menarik Film Oppenheimer: Tanpa Efek CGI, Ending Kompleks!

Entertainment | Rabu, 19 Juli 2023 | 21:01 WIB

10 Rekomendasi Film Christopher Nolan, Terbaru Oppenheimer yang Sedang Tayang di Bioskop

10 Rekomendasi Film Christopher Nolan, Terbaru Oppenheimer yang Sedang Tayang di Bioskop

Entertainment | Kamis, 20 Juli 2023 | 08:00 WIB

Terkini

Mulai Hari Ini, Indonesia Kurangi Ekspor Gas ke Singapura

Mulai Hari Ini, Indonesia Kurangi Ekspor Gas ke Singapura

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Arti Telinga Berdenging Sebelah Kanan Menurut Primbon Jawa vs Penjelasan Medis Tinnitus

Arti Telinga Berdenging Sebelah Kanan Menurut Primbon Jawa vs Penjelasan Medis Tinnitus

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Sinopsis Mad Blackfin, Dracin Kriminal Dibintangi Wei Xiang dan Sha Yi

Sinopsis Mad Blackfin, Dracin Kriminal Dibintangi Wei Xiang dan Sha Yi

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Indonesia Mulai Kurangi Ekspor Gas ke Singapura untuk Pasokan Dalam Negeri

Indonesia Mulai Kurangi Ekspor Gas ke Singapura untuk Pasokan Dalam Negeri

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Bagaimana Cara Melacak HP Hilang dalam Keadaan Mati atau Tanpa Internet?

Bagaimana Cara Melacak HP Hilang dalam Keadaan Mati atau Tanpa Internet?

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Nasib Hutan Papua jika Burung Cenderawasih Kehilangan Habitat dan Pohon Pakan

Nasib Hutan Papua jika Burung Cenderawasih Kehilangan Habitat dan Pohon Pakan

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Manusia Ditargetkan Kembali Mendarat di Bulan pada 2028

Manusia Ditargetkan Kembali Mendarat di Bulan pada 2028

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:56 WIB

Dulu Benci, Sekarang Relate: Mengapa Squidward Adalah Cermin Pekerja Modern

Dulu Benci, Sekarang Relate: Mengapa Squidward Adalah Cermin Pekerja Modern

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Pria 56 Tahun di Samarinda Ditemukan Bersimbah Darah, Lengan Nyaris Putus

Pria 56 Tahun di Samarinda Ditemukan Bersimbah Darah, Lengan Nyaris Putus

Kaltim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:43 WIB

iPad Lipat Apple Disebut Mirip Huawei MateBook Fold?

iPad Lipat Apple Disebut Mirip Huawei MateBook Fold?

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:25 WIB

×