Ustaz Abdul Somad dan Sederet Pihak Dukung Warga Rempang Tolak Penggusuran

Agatha Vidya Nariswari

Minggu, 17 September 2023 | 11:58 WIB
Ustaz Abdul Somad dan Sederet Pihak Dukung Warga Rempang Tolak Penggusuran
Warga Batam kembali datangi Kantor BP tolak relokasi Rempang [suara.com/ist]

Suara.com - Upaya warga Pulau Rempang, Batam menolak direlokasi dari wilayah mereka menerima dukungan dari sejumlah pihak. Mereka yang jumlahnya ribuan itu terancam digusur gegara Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco City yang diusung pemerintah.

Diketahui pada Kamis (7/9/2023) lalu, warga bentrok dengan aparat demi mempertahankan lahan mereka agar tidak direbut. Lantas, siapa saja pihak-pihak yang memberikan dukungan terhadap masyarakat Rempang? Berikut ketujuh daftarnya.

1. PP Muhammadiyah

PP Muhammadiyah menuding pemerintahan Presiden Jokowi gagal melaksanakan mandat konstitusi dengan menggusur warga yang sudah ada di sana jauh sebelum Indonesia merdeka. Di mana masyarakat Rempang menetap di sana sejak 1834.

Mereka mengkritik pernyataan Menkopolhukam Mahfud MD yang menyebut tanah itu belum digarap. Lalu, penggusuran paksa itu disebut sebagai tindakan negara terhadap investor yang ingin menguasai Rempang untuk mencari keuntungan.

2. Masyarakat Melayu Jambi

Ratusan masyarakat Melayu Jambi menggelar unjuk rasa pada Jumat (15/9/2023) untuk mendukung warga Rempang. Aksi ini dilakukan di Bundaran Tugu Keris Siginjai, Kota Baru, Jambi. Mereka menolak rencana relokasi terhadap warga Rempang.

Saat itu, para tokoh adat, pemuka agama dan aktivis melakukan orasi. PSN Rempang Eco City, dinilai mampu mengancam ruang hidup warga. Mereka yang tergabung dalam Masyarakat Melayu Jambi meminta pemerintah meninjau ulang proyek ini.

3. Panglima Sakti Suku Dayak dan Masyarakat Melayu Kalbar

baca juga

Dukungan untuk warga Rempang turut diberikan oleh Panglima Sakti suku Dayak di Kalimantan Barat (Kalbar), Panglima Pajaji. Melalui akun Facebook-nya, ia mengatakan akan datang ke pulau tersebut untuk membantu masyarakat di sana.

Pihaknya pun ikut mendukung warga yang sedang memperjuangkan tanah leluhur dan mempertahankan hak mereka. Selain itu, sejumlah Pengurus Wilayah Persatuan Forum Komunikasi Pemuda Melayu (DPW PFKPM) Kalbar bahkan turut menggelar aksi protes.

Aksi tersebut digelar di perempatan lalu lintas Jalan Veteran dan Gajah Mada, Pontianak pada Kamis (7/9/2023). Saat itu, massa memasang banner di berbagai lalu lintas. Hal ini dilakukan untuk mendukung masyarakat Rempang.

4. Ustadz Abdul Somad

Ustadz Abdul Somad atau UAS turut memberikan dukungan untuk warga Rempang. Hal ini disampaikannya melalui akun Instagram-nya. Ia meminta kepada masyarakat Melayu yang memiliki jabatan agar bersuara untuk menyikapi kasus tersebut.

5. Solidaritas Rempang Galang Medan

Solidaritas Rempang Galang Medan menggelar aksi demo untuk mendukung masyarakat Pulau Galang. Unjuk rasa ini dilakukan di Taman Makam Pahlawan Bukit Barisan Medan, Jumat (15/9/2023). Mereka mengecam tindakan para aparat.

Mereka menilai tak pantas kekerasan yang dilakukan aparat gabungan terhadap masyarakat Pulau Rempang dan Galang. Tindakan tersebut juga mereka anggap telah melanggar HAM dan mengabaikan hak-hak adat, khususnya hak tanah adat Melayu.

6. Masyarakat Kepulauan Meranti

Dukungan untuk warga Rempang selanjutnya datang dari masyarakat Kepulauan Meranti. Mereka menyebut diri sebagai Aliansi Masyarakat Kepulauan Meranti Peduli Rempang dan Galang. Mereka menyesalkan permasalahan yang terjadi di sana.

Koordinator Lapangan Aliansi Masyarakat Kepulauan Meranti Peduli Rempang dan Galang, Hendrizal mengungkap tujuan aliansi yang dibentuk. Mereka ingin menyatakan kepedulian sebagai bagian dari rekan satu rumpun, negara dan tanah air.

7. PBNU

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya menyebut perlu ada kesadaran jika negara ingin berinvestasi. Meski begitu, hal itu juga harus digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Contohnya, kasus di Rempang, di mana ada investasi yang ditempatkan di sana. Namun, hal tersebut malah menimbulkan masalah bagi masyarakat di lingkungan setempat. Gus Yahya kemudian menyebut masyarakat tak boleh menjadi korban.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rempang Eco City Punya Siapa? Investasi China hingga Keterlibatan Tomy Winata

Rempang Eco City Punya Siapa? Investasi China hingga Keterlibatan Tomy Winata

News | Minggu, 17 September 2023 | 10:54 WIB

Warga Rempang Menangis: Pak Jokowi Mohon Kami Tak Digusur

Warga Rempang Menangis: Pak Jokowi Mohon Kami Tak Digusur

Batam | Sabtu, 16 September 2023 | 19:15 WIB

Warga Sumut Demo Bela Warga Melayu Rempang di Taman Makam Pahlawan Medan, Desak Jokowi Stop Relokasi!

Warga Sumut Demo Bela Warga Melayu Rempang di Taman Makam Pahlawan Medan, Desak Jokowi Stop Relokasi!

Sumut | Jum'at, 15 September 2023 | 23:06 WIB

Komnas HAM Turunkan Tim ke Pulau Rempang, Investigasi Kasus Konflik Lahan PSN

Komnas HAM Turunkan Tim ke Pulau Rempang, Investigasi Kasus Konflik Lahan PSN

News | Jum'at, 15 September 2023 | 17:06 WIB

Ribuan Warga Sumut Bakal Demo Bela Melayu Rempang di Taman Makam Pahlawan Medan

Ribuan Warga Sumut Bakal Demo Bela Melayu Rempang di Taman Makam Pahlawan Medan

Sumut | Jum'at, 15 September 2023 | 14:22 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×