Heboh Kabar WNI Perempuan di Malaysia Dibunuh, Polisi Ungkap Luka Leher hingga Dada

Riki Chandra

Selasa, 30 Januari 2024 | 22:42 WIB
Heboh Kabar WNI Perempuan di Malaysia Dibunuh, Polisi Ungkap Luka Leher hingga Dada
Ilustrasi Mayat. (unsplash/john hendrick)

Suara.com - Seorang perempuan yang diyakini Warga Negara Indonesia (WNI) tewas di Desa Mentari, Petaling Jaya, Selangor. Kepolisian Malaysia sedang menyelidiki kasus dugaan pembunuhan itu.

Kepala Polisi Petaling Jaya, Mohd Fakhrudin Abd Hamid ACP mengatakan, pihaknya menerima telepon dari Mers 999 pada Senin (29/1/2024) sekitar pukul 06.30 waktu setempat dari seorang pria.

Warga lokal itu melaporkan menemukan seorang perempuan yang tidak diketahui etnisnya sedang tak sadarkan diri di dekat tangga apartemen Mentari di kawasan Desa Mentari, Sungai Way, Petaling Jaya. Begitu kata Mohd dalam pernyataan pers pada Selasa (30/1/2024).

Ia mengatakan, Divisi Forensik D10 Kantor Polisi Selangor, tim medis Rumah Sakit Sungai Buloh dan dibantu tim patologi dari Pusat Pengobatan Universitas Malaya ditugaskan untuk datang ke lokasi kejadian.

Dari pemeriksaan tubuh perempuan berusia sekitar 19 tahun itu, ditemukan luka di bagian leher, dada dan kedua tangan. Menurut polisi, kasus tersebut tergolong pembunuhan dan sedang diselidiki berdasarkan pasal 302 KUHP.

Sejumlah media lokal melaporkan penemuan mayat perempuan yang diduga korban pembunuhan dan diyakini merupakan WNI. Tubuhnya ditemukan di tepi tangga lift Blok 5 apartemen Desa Mentari.

Dalam laporan tersebut disebutkan Kepolisian Malaysia masih menunggu hasil tim forensik untuk mengetahui tingkat luka yang dialami korban untuk penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga akan memeriksa CCTV di lokasi guna membantu penyelidikan.

Selain itu, pihak kepolisian juga sedang mencari bukti-bukti guna menelusuri tersangka yang terlibat kasus kejahatan itu dan meminta masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus tersebut membantu proses penyelidikan.

Tim Unit Anjing Pelacak K9 juga diturunkan untuk mencari barang bukti termasuk senjata yang kemungkinan digunakan pelaku.

baca juga

Sementara itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur ikut mengawal kasus dugaan pembunuhan terhadap WNI tersebut.

Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Kuala Lumpur Yoshi Iskandar saat dikonfirmasi di Kuala Lumpur, Selasa, membenarkan bahwa perempuan yang ditemukan tewas tersebut merupakan WNI.

KBRI, menurut Yoshi, sudah dapat menghubungi keluarga korban di Indonesia dan menyampaikan perihal proses autopsi yang diperlukan terhadap tubuh korban untuk keperluan penyelidikan.

Kepolisian Malaysia melakukan autopsi untuk mengetahui pasti penyebab kematian dan guna keperluan penyelidikan lebih lanjut. Karenanya, jenazah korban belum dapat dipulangkan ke Indonesia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Komentar Menarik Erick Thohir Soal Kontrak Shin Tae-yong

3 Komentar Menarik Erick Thohir Soal Kontrak Shin Tae-yong

Bola | Selasa, 30 Januari 2024 | 22:40 WIB

Anies Bakal Perbaiki Tata Niaga Pangan untuk Sejahterakan Petani dan Jaga Stabilitas Harga

Anies Bakal Perbaiki Tata Niaga Pangan untuk Sejahterakan Petani dan Jaga Stabilitas Harga

Kotak Suara | Selasa, 30 Januari 2024 | 22:33 WIB

Sudah Sepakat, Anies-Muhaimin Hanya Mendengarkan Dua Pihak Ini

Sudah Sepakat, Anies-Muhaimin Hanya Mendengarkan Dua Pihak Ini

Kotak Suara | Selasa, 30 Januari 2024 | 22:26 WIB

BYD Tak Mau Latah Tawarkan Mobil Listrik Murah di Indonesia

BYD Tak Mau Latah Tawarkan Mobil Listrik Murah di Indonesia

Otomotif | Selasa, 30 Januari 2024 | 22:25 WIB

Terkini

Gugat Polisi dan Jaksa di Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo Jalani Sidang Praperadilan Hari Ini

Gugat Polisi dan Jaksa di Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo Jalani Sidang Praperadilan Hari Ini

News | Senin, 29 Juni 2026 | 09:02 WIB

Media Iran Terang-terangan Sebut Teheran Tak Punya Pilihan Perlu Bangun Senjata Nuklir

Media Iran Terang-terangan Sebut Teheran Tak Punya Pilihan Perlu Bangun Senjata Nuklir

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:38 WIB

Gambir Siaga! 1.045 Polisi Kawal Demo Mahasiswa Paniai dan Front Anti Militerisme

Gambir Siaga! 1.045 Polisi Kawal Demo Mahasiswa Paniai dan Front Anti Militerisme

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:36 WIB

Iran Serukan Negara Tetangga Blokir Pesawat Tempur Asing Demi Kedamaian di Timur Tengah

Iran Serukan Negara Tetangga Blokir Pesawat Tempur Asing Demi Kedamaian di Timur Tengah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:21 WIB

Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter

Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:09 WIB

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:45 WIB

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:39 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:30 WIB

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:20 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:00 WIB

×