Demo Bela Palestina, Mahasiswa OSU Dipukul hingga Disetrum Polisi: 12 Orang Ditangkap

Galih Prasetyo

Jum'at, 26 April 2024 | 18:24 WIB
Demo Bela Palestina, Mahasiswa OSU Dipukul hingga Disetrum Polisi: 12 Orang Ditangkap
Demo Bela Palestina: Mahasiswa Dipukul hingga Disetrum Polisi, 12 Orang Ditangkap [Tangkap layar Twitter]

Suara.com - Aksi demo mendukung Palestina yang dilakukan oleh mahaiswa dari University of Ohio State (OSU), Amerika Serikat berujung pada aksi kekerasan yang dilakukan polisi.

Sejumlah mahasiwa OSU menggelar aksi unjuk rasa mendukung Palestina dan mengecam agresi militer Israel pada Kamis (25/4) waktu setempat. Demo ini mendesak negara bagian Ohio untuk memutuskan hubungan kerjasama dengan perusahaan yang terafiliasi dengan Israel.

Aksi demo ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa namun juga dosen serta anggota komunitas Arab di Ohio, Amerika Serikat.

Baca juga:

Namun aksi unjuk rasa ini kemudian berujung ricuh dan diwarnai penangkapan terhadap 12 mahasiwa oleh polisi.

Melansir dari laporan The Columbus Dispatch, Jumat (26/4), pihak kepolisian harus membubarkan aksi demo itu karena sudah berlangsung selama 6 jam.

Aksi kekerasan dan penangkapan yang dilakukan polisi ini awalnya terjadi saat para pendemo mencoba untuk mendirikan tenda di luar kampus, tepatnya di kawasan College Road South dan 12th Avenue.

Namun pihak kepolisian yang sudah berjaga di kawasan itu meminta para pendemo untuk membubarkan diri. Para polisi dilaporkan berjumlah sangat banyak dan mengepung ratusan pendemo yang mencoba masuk ke tempat umum.

Baca juga:

baca juga

Menurut laporan dari media Amerika Serikat itu, polisi menangkap lebih dari selusin orang. Salah satu saksi mata, Skyler Goody (21) mengatakan bahwa ia dan temannya hampir ditangkap polisi karena membantu membentuk lingkaran untuk menahan aparat polisi.

"Saya tidak mengerti mengapa harus membutuhkan perlengkapan anti huru hara untuk membubarkan aksi demo mahasiswa ini. Mereka (polisi) mendorong orang-orang yang sedang salat," ucap Goody.

Menurut juru bicara OSU, Ben Johnson, aturan negara bagian Ohio melarang fasilitas pendidikan seperti kampus untuk terafiliasi dengan Israel.

"Undang-undang negara bagian Ohio, 9:76 menyebutkan bawha universitas dilarang melakukan kepentingan apapun di Israel atau mengadopsi serta mematahui kebijakan yang memerlukan divestasi dari Israel atau dengan pihak yang terkait dengannya," jelas Ben Johnson.

Di platform media sosial banyak video viral yang memperlihatkan detik-detik pihak kepolisian membubarkan aksi demo. Sejumlah polisi terlihat menyetrum para pendemo dan kemudian menangkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Raffi Ahmad Disebut Tone Deaf Gegara Promosikan Produk yang Diboikot Masyarakat Indonesia

Raffi Ahmad Disebut Tone Deaf Gegara Promosikan Produk yang Diboikot Masyarakat Indonesia

Entertainment | Jum'at, 26 April 2024 | 17:00 WIB

Menteri Keuangan RI: Tensi Geopolitik Berpotensi Timbulkan Disrupsi Perekonomian Indonesia

Menteri Keuangan RI: Tensi Geopolitik Berpotensi Timbulkan Disrupsi Perekonomian Indonesia

Bisnis | Jum'at, 26 April 2024 | 15:23 WIB

Sri Mulyani Sebut RI Berisiko Kena Imbas Konflik Iran-Israel, Harga BBM Naik di Mei?

Sri Mulyani Sebut RI Berisiko Kena Imbas Konflik Iran-Israel, Harga BBM Naik di Mei?

Bisnis | Jum'at, 26 April 2024 | 11:37 WIB

Invasi Israel ke Rafah Buat Harga Minyak Dunia Melejit Hampir 1%

Invasi Israel ke Rafah Buat Harga Minyak Dunia Melejit Hampir 1%

Bisnis | Jum'at, 26 April 2024 | 08:48 WIB

Intip Gaji Zita Anjani Per Bulan dari Rakyat, Tapi Malah Arogan Pamer Starbucks di Depan Kabah

Intip Gaji Zita Anjani Per Bulan dari Rakyat, Tapi Malah Arogan Pamer Starbucks di Depan Kabah

Lifestyle | Kamis, 25 April 2024 | 20:00 WIB

Di Tengah Godaan China dan Ancaman AS: Industri Mobil Listrik di Meksiko Terhimpit

Di Tengah Godaan China dan Ancaman AS: Industri Mobil Listrik di Meksiko Terhimpit

Otomotif | Kamis, 25 April 2024 | 18:09 WIB

Zita Anjani Dikritik karena Berkelit Soal Pamer Starbucks di Mekkah hingga Cari Pembenaran Diri: Dewan Kosong!

Zita Anjani Dikritik karena Berkelit Soal Pamer Starbucks di Mekkah hingga Cari Pembenaran Diri: Dewan Kosong!

News | Kamis, 25 April 2024 | 16:49 WIB

Terkini

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:29 WIB

Lagu Om Zein Dinilai Lecehkan Perempuan, Dianggap Humor Pun Tidak Lucu!

Lagu Om Zein Dinilai Lecehkan Perempuan, Dianggap Humor Pun Tidak Lucu!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:17 WIB

ICW: Prabowo Menormalisasi Rangkap Jabatan lewat Pengangkatan Nanik S. Deyang Cs

ICW: Prabowo Menormalisasi Rangkap Jabatan lewat Pengangkatan Nanik S. Deyang Cs

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:26 WIB

2.000 Taruna Diterjunkan ke Sekolah Rakyat, Pemerintah Bantah Ada Militerisasi

2.000 Taruna Diterjunkan ke Sekolah Rakyat, Pemerintah Bantah Ada Militerisasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:13 WIB

×