Heru Dorong Jajaran Pemprov DKI Beri Kemudahan Layanan untuk Disabilitas

Fabiola Febrinastri | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 17 Juli 2024 | 12:21 WIB
Heru Dorong Jajaran Pemprov DKI Beri Kemudahan Layanan untuk Disabilitas
Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono bersama warga disabilitas mencoba layanan transportasi umum pada Maret 2024. (Dokumentasi: Diskominfotik DKI Jakarta).

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengupayakan pemberian kemudahan kepada warga disabilitas  segala aspek. Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengungkapkan komitmennya untuk memudahkan akses dan pelayanan bagi para warga disabilitas.

“Jakarta berkomitmen untuk memberikan kemudahan akses yang dibutuhkan bagi warga disabilitas. Saya minta kepada jajaran Pemprov DKI, para Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), kita bisa memberikan yang terbaik buat warga disabilitas," katanya. 

Salah satu layanan yang diupayakan untuk kemudahan warga disabilitas adalah layanan Administrasi Kependudukan (Adminduk). Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi DKI Jakarta Budi Awaluddin menjelaskan, pihaknya telah menyediakan layanan jemput bola bagi kalangan disabilitas. Lewat cara ini, petugas akan mendatangi langsung yang bersangkutan dan membantu pengurusan administrasi kependudukan.

"Petugas Dukcapil datang ke warga disabiltas. Kami menyebutnya layanan jemput bola, atas permintaan yang bersangkutan atau laporan dari warga sekitar untuk melakukan layanan Adminduk. Namun, perlu digarisbawahi bahwa program jemput bola ini hanya dikhususkan bagi warga penyandang disabilitas," jelasnya.

Budi menandaskan, pihaknya tetap menerima disabilitas yang datang ke kantor Dinas Dukcapil. Untuk memudahkan, pihaknya juga menyediakan fasilitas khusus disabilitas. "Loket khusus disabilitas, termasuk sarana dan prasarana, telah disiapkan, seperti toilet, tangga disabilitas, parkiran, juga tempat duduk, untuk memudahkan para penyandang disabilitas menerima pelayanan Adminduk," ujarnya.

Selain itu, Dinas Dukcapil juga menyediakan berbagai layanan pengurusan administrasi kependudukan secara online maupun offline. Jika persayaratan lengkap, Budi menargetkan, pengurusannya rampung dalam 15 menit. "Layanan jemput bola merupakan program Disdukcapil DKI Jakarta dalam rangka mewujudkan Jakarta sebagai kota ramah penyandang disabilitas, sehingga seluruh layanan di Disdukcapil DKI merupakan kewajiban dasar yang harus dipenuhi dari petugasnya," tuturnya.

Budi mengungkapkan, pihaknya sudah membantu 73.707 orang penyandang disabilitas dalam mengurus administrasi kependudukan pada 2023. Berbagai jenis disabilitas telah dibantu, mulai dari disabilitas fisik, netra, rungu, wicara, hingga mental/jiwa. "Kami selalu memberikan layanan prima kepada seluruh masyarakat dalam memproses permohonan layanan adminduk tanpa diskriminasi," ucap Budi.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Elva Farhi Qolbina menilai, penyediaan layanan jemput bola untuk penyandang disabilitas merupakan program penting yang harus didukung. Karena catatan kependudukan ini yang menjadi basis dalam berbagai program Pemprov DKI Jakarta untuk memenuhi hak-hak penyandang disabilitas.

“Catatan kependudukan merupakan kunci dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas. Apalagi, program bantuan sosial dan pendidikan bagi penyandang disabilitas juga memerlukan catatan kependudukan sebagai syarat utamanya. Harapannya, Dukcapil dapat terus melaksanakan program ini untuk menciptakan Jakarta yang inklusif bagi siapa pun,” papar Elva.

Sosiolog Musni Umar pun menyambut baik program layanan jemput bola yang diadakan Dinas Dukcapil Provinsi DKI Jakarta untuk kaum disabilitas. Menurutnya, warga disabilitas, baik secara mental maupun fisik, perlu diberikan perlakuan khusus.

"Memang harus ada special treatment untuk kaum disabilitas. Kita apresiasi, karena ada jemput bola yang dilakukan. Kita dorong juga supaya masalah administrasi penduduk ini bisa rampung," urainya.

Lebih lanjut, Musni menilai, layanan disabilitas ini bisa efektif, sehingga perlu gotong royong warga sekitar. Karena biasanya, kelompok disabilitas akan kesulitan melapor kepada petugas yang mengurus administrasi kependudukan.

"Maka itu, RT dan RW itu harus proaktif. Tidak boleh diam saja kalau tahu ada warganya yang disabilitas. Misalnya, RT dan RW bisa membantu lapor ke kelurahan. Karena mengurus administrasi ini penting untuk tatap muka, tidak bisa hanya mengandalkan online saja," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penerapan SPBE Bermuara Pada Pelayanan Publik yang Efisien dan Efektif

Penerapan SPBE Bermuara Pada Pelayanan Publik yang Efisien dan Efektif

News | Selasa, 16 Juli 2024 | 22:11 WIB

Duta Pendidikan dan Kebudayaan Puteri Indonesia 2024 Ajak Publik Rangkul Kelompok Disabilitas

Duta Pendidikan dan Kebudayaan Puteri Indonesia 2024 Ajak Publik Rangkul Kelompok Disabilitas

News | Jum'at, 12 Juli 2024 | 13:04 WIB

Cita-cita Jakarta Jadi Kota Global Butuh Rp 600 Triliun, Heru Budi: Pembangunan Butuh Biaya Banyak

Cita-cita Jakarta Jadi Kota Global Butuh Rp 600 Triliun, Heru Budi: Pembangunan Butuh Biaya Banyak

News | Jum'at, 12 Juli 2024 | 12:06 WIB

Namanya Dijagokan PSI Maju Pilkada DKI, Heru Budi: Terima Kasih Saya Masuk List

Namanya Dijagokan PSI Maju Pilkada DKI, Heru Budi: Terima Kasih Saya Masuk List

Kotak Suara | Kamis, 11 Juli 2024 | 10:56 WIB

Menteri PANRB Bahas Akselerasi Pelayanan Publik Berbasis Digital Bareng Menteri Singapura

Menteri PANRB Bahas Akselerasi Pelayanan Publik Berbasis Digital Bareng Menteri Singapura

News | Rabu, 10 Juli 2024 | 19:57 WIB

Digaji 20 Tahun Tanpa Bekerja, Wanita Ini Malah Gugat Perusahaan

Digaji 20 Tahun Tanpa Bekerja, Wanita Ini Malah Gugat Perusahaan

News | Rabu, 10 Juli 2024 | 13:37 WIB

Terkini

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:45 WIB

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:15 WIB

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:14 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:36 WIB

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:29 WIB

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:06 WIB

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:00 WIB

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:58 WIB