Kisah Nyata! Selama 9 Tahun Alami Sakit Luar Biasa, Pria Ini Masih Hidup Meski Ada Pecahan Kaca di Hatinya

Andi Ahmad S

Selasa, 23 Juli 2024 | 14:55 WIB
Kisah Nyata! Selama 9 Tahun Alami Sakit Luar Biasa, Pria Ini Masih Hidup Meski Ada Pecahan Kaca di Hatinya
Ilustrasi Kisah Nyata! Selama 9 Tahun Alami Sakit Luar Biasa, Pria Masih Hidup Meski Ada Pecahan Kaca di Hatinya. (dokumen polisi)

Suara.com - Mungkin publik bertanya-tanya ketika mendengar pemberitaan ini. Pasalnya, meski sudah 9 tahun mengalami sakit luar biasa antaran ada pecahan kaca di hatinya yang menancap, seorang pria di Rusia ini masih hidup.

Kisah nyata ini dibagikan pria asal Rusia yang mengalami rasa sakit dan ketidaknyamanan di bawah tulang rusuknya selama sembilan tahun terakhir.

Dia tak menyangka dan sangat terkejut saat mengetahui ada pecahan kaca berukuran 9 cm yang tertanam di hatinya.

Pria itu sudah berusia 53 tahun yang tidak disebutkan namanya. Kisah nyata ini dibagikan dia dan mengatakan kepada dokter di Rumah Sakit Klinis Regional Kirov, di Rusia, bahwa ia telah lama mengalami rasa sakit dan ketidaknyamanan yang tajam di sisi kanan tubuhnya.

Setelah akhirnya memutuskan untuk mencari pertolongan medis atas masalahnya, ia menjalani CT scan yang menunjukkan adanya benda tajam tertancap di lobus kanan hatinya.

Ketika dokter menanyakan benda apa itu, pasien mengatakan kepada mereka bahwa dia tidak tahu, karena dia tidak memiliki riwayat trauma, dan dia juga tidak dapat mengingat kejadian di mana benda tajam bisa masuk ke tubuhnya.

Setelah mengoperasi pria tersebut secara laparoskopi, ahli bedah mengeluarkan pecahan kaca sepanjang 9 cm dari hatinya.

“Kami takjub ketika melihat sepotong kaca berukuran 88x15x7mm dengan tepi tajam pada monitor endoskopi,” kata salah satu ahli bedah kepada media dilansir Selasa (23/7/2024).

“Saat operasi, ditemukan benda asing itu ditutupi kapsul jaringan ikat. Beginilah cara tubuh merespons masuknya benda asing ke dalam jaringan. Ini mengembangkan peradangan aseptik, dan kapsul terbentuk di sekitar benda asing, memisahkannya dari jaringan sehat," imbuhnya.

baca juga

Tampaknya, pria berusia 53 tahun tersebut sangat beruntung bisa hidup dengan benda asing yang tertanam di hatinya selama lebih dari 9 tahun, karena benda tersebut dapat dengan mudah menyebabkan peradangan bernanah dan abses, sehingga memerlukan pembedahan darurat.

Meski begitu, prosedur laparoskopi untuk menghilangkan pecahan kaca ini sangat rumit karena pasokan darah yang kaya ke hati dan konsistensinya yang lembut, namun para ahli bedah berhasil melakukannya tanpa komplikasi apa pun.

Foto-foto pecahan kaca tersebut telah menjadi viral di media sosial Rusia, membuat orang bertanya-tanya bagaimana pria tersebut menanggung rasa sakit yang ditimbulkannya selama hampir satu dekade sebelum akhirnya menemui dokter mengenai hal tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diabetes Anak Meroket 70 Kali Lipat! IDAI: Perbanyak Real Food

Diabetes Anak Meroket 70 Kali Lipat! IDAI: Perbanyak Real Food

News | Selasa, 23 Juli 2024 | 13:30 WIB

RI Tekor Rp10 Triliun Per Tahun, Eks Menteri ESDM Minta Prabowo Benahi Polusi Udara

RI Tekor Rp10 Triliun Per Tahun, Eks Menteri ESDM Minta Prabowo Benahi Polusi Udara

Bisnis | Selasa, 23 Juli 2024 | 12:18 WIB

13 Cara Mengatasi Stres Kelelahan Bekerja

13 Cara Mengatasi Stres Kelelahan Bekerja

Health | Selasa, 23 Juli 2024 | 12:17 WIB

Terkini

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:31 WIB

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:14 WIB

Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend

Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:06 WIB

Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital

Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:57 WIB

Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang

Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:56 WIB

HBL Mantiri Ajak Purnawirawan TNI AD Terus Kompak Jaga Soliditas dan Perkuat Persatuan

HBL Mantiri Ajak Purnawirawan TNI AD Terus Kompak Jaga Soliditas dan Perkuat Persatuan

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:48 WIB

Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:56 WIB

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:33 WIB

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:28 WIB

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:24 WIB

×