Hampir Tragedi! Co-pilot Pingsan, Pesawat Berisi 193 Jiwa Mendarat Darurat

Andi Ahmad S

Jum'at, 02 Agustus 2024 | 02:15 WIB
Hampir Tragedi! Co-pilot Pingsan, Pesawat Berisi 193 Jiwa Mendarat Darurat
Ilustrasi pesawat terbang.(Freepik.com/wirestock)

Suara.com - Pesawat berisi 193 penumpang digemparkan dengan adanya peristiwa mengerikan saat berada di udara. Pasalnya, seorang co-pilot tiba-tiba pingsan dalam penerbangannya.

Kabar tersebut tentu menggemparkan seluruh penumpang saat dalam penerbangan dari London ke Portugal pada 27 Juli lalu.

Co-pilot itu dikabarkan tiba-tiba jatuh sakit saat mendekati Bandara Lisbon dengan Penerbangan easyJet EZY2459 dari Luton.

Saat mendarat, dia dilayani oleh paramedis di bandara. Petugas pertama kemudian dikirim ke Rumah Sakit Santa Maria di Lisbon untuk perawatan medis, menurut laporan di Independent.

Pesawat Airbus A320 sontak mengeluarkan peringatan merah yang jarang terjadi, yaitu penghentian operasi wajib sebagai tindakan pencegahan keselamatan, seiring dengan berkembangnya situasi medis.
Penerbangan dengan 193 penumpang tersebut melakukan pendaratan yang aman dan sesuai prosedur di Portugal.

Juru bicara easyJet mengatakan dalam sebuah pernyataan mengatakan, bahwa easyJet dapat mengonfirmasi penerbangan EZY2459 dari Luton ke Lisbon ditemui oleh paramedis saat mendarat karena salah satu anggota pilot merasa tidak sehat.

"Kapten mendaratkan penerbangan secara rutin sesuai prosedur dan penumpang turun secara normal. Keselamatan penerbangan tidak ada yang terganggu. Keselamatan dan kesejahteraan penumpang dan awak adalah prioritas utama easyJet," kata mereka dilansir dari NDTV, Jumat (1/8/2024).

Khususnya, penumpang yang berangkat pulang ke London dari Luton mengalami penundaan tiga jam.

Sementara itu, beberapa minggu lalu, seorang pilot pesawat kecil mengalami keadaan darurat medis ketika seorang penumpang mengambil alih dan pesawat tersebut jatuh di sebuah pulau di Massachusetts, AS, menurut The Washington Post.

baca juga

Peristiwa itu terjadi di West Tisbury, Massachusetts, dekat Bandara Martha's Vineyard. Menurut Kepolisian Negara Bagian Massachusetts, pilot pria, yang berusia 79 tahun, mengalami keadaan darurat saat pesawat melakukan pendekatan terakhir.
“Kecelakaan itu mengakibatkan pendaratan keras di luar landasan pacu yang menyebabkan sayap kiri pesawat patah menjadi dua,” kata The Post mengutip pernyataan polisi negara bagian.

Pilot kemudian dibawa ke rumah sakit Boston dalam kondisi kritis. Penumpang wanita tersebut tidak terluka dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit setempat, menurut The Post, mengutip pihak berwenang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta Baru Tewasnya Pemimpin Hamas, Pembunuhan Ismail Haniyeh Sudah Direncanakan: Ada Bom Yang Ditanam

Fakta Baru Tewasnya Pemimpin Hamas, Pembunuhan Ismail Haniyeh Sudah Direncanakan: Ada Bom Yang Ditanam

News | Jum'at, 02 Agustus 2024 | 00:48 WIB

Duar! Ledakan Besar di Kedai Teh Nigeria: 19 Jiwa Melayang, Boko Haram Diduga Pelakunya

Duar! Ledakan Besar di Kedai Teh Nigeria: 19 Jiwa Melayang, Boko Haram Diduga Pelakunya

News | Kamis, 01 Agustus 2024 | 21:45 WIB

Banjir Bandang Dahsyat Landa Zixing China Tengah: 30 Tewas, 35 Orang Hilang

Banjir Bandang Dahsyat Landa Zixing China Tengah: 30 Tewas, 35 Orang Hilang

News | Kamis, 01 Agustus 2024 | 21:33 WIB

Terkini

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:28 WIB

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:05 WIB

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

×