Puluhan Warga Rohingya Tewas Akibat Serangan Drone saat Melarikan Diri dari Myanmar

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Sabtu, 10 Agustus 2024 | 17:36 WIB
Puluhan Warga Rohingya Tewas Akibat Serangan Drone saat Melarikan Diri dari Myanmar
Ilustrasi warga Rohingya. [Antara]

Suara.com - Serangan pesawat nirawak terhadap warga Rohingya yang melarikan diri dari Myanmar menewaskan puluhan orang, termasuk keluarga dengan anak-anak, kata beberapa saksi, menggambarkan para penyintas berkeliaran di antara tumpukan mayat untuk mengidentifikasi kerabat yang tewas dan terluka.

Empat saksi, aktivis, dan seorang diplomat menggambarkan serangan pesawat nirawak pada hari Senin yang menyerang keluarga yang menunggu untuk menyeberangi perbatasan ke negara tetangga Bangladesh.

Seorang wanita hamil tua dan putrinya yang berusia 2 tahun termasuk di antara korban dalam serangan itu, serangan paling mematikan yang diketahui terhadap warga sipil di negara bagian Rakhine selama beberapa minggu terakhir pertempuran antara pasukan junta dan pemberontak.

Pengungsi Rohingya di Desa Kwala Langkat, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara. [Antara]
Pengungsi Rohingya di Desa Kwala Langkat, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara. [Antara]

Tiga saksi mengatakan kepada Reuters pada hari Jumat bahwa Tentara Arakan bertanggung jawab, tuduhan yang dibantah kelompok itu. Milisi dan militer Myanmar saling menyalahkan. Reuters tidak dapat memverifikasi berapa banyak orang yang tewas dalam serangan itu atau secara independen menentukan tanggung jawab.

Video yang diunggah ke media sosial menunjukkan tumpukan mayat berserakan di tanah berlumpur, koper dan ransel mereka berserakan di sekitar mereka. Tiga penyintas mengatakan lebih dari 200 orang telah meninggal sementara seorang saksi mata setelah kejadian mengatakan dia telah melihat sedikitnya 70 mayat.

Reuters memverifikasi lokasi video tersebut di luar kota pesisir Myanmar, Maungdaw. Reuters tidak dapat mengonfirmasi secara independen tanggal video tersebut direkam.

Seorang saksi, Mohammed Eleyas yang berusia 35 tahun, mengatakan istrinya yang sedang hamil dan putrinya yang berusia 2 tahun terluka dalam serangan itu dan kemudian meninggal. Ia berdiri bersama mereka di garis pantai ketika pesawat tanpa awak mulai menyerang kerumunan, kata Eleyas kepada Reuters dari sebuah kamp pengungsi di Bangladesh.

"Saya mendengar suara tembakan yang memekakkan telinga beberapa kali," katanya. Eleyas mengatakan ia berbaring di tanah untuk melindungi dirinya sendiri dan ketika ia bangun, ia melihat istri dan putrinya terluka parah dan banyak kerabatnya yang lain tewas.

Saksi kedua, Shamsuddin, 28 tahun, mengatakan ia selamat bersama istri dan putranya yang baru lahir. Juga berbicara dari sebuah kamp pengungsi di Bangladesh, ia mengatakan bahwa setelah serangan itu banyak yang tewas dan "beberapa orang berteriak kesakitan karena luka-luka mereka".

Pengungsi Rohingya di Pantai Kuala Parek, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur. [Antara]
Pengungsi Rohingya di Pantai Kuala Parek, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur. [Antara]

Perahu yang membawa pengungsi Rohingya, anggota minoritas Muslim yang menghadapi penganiayaan ekstrem di Myanmar, juga tenggelam di Sungai Naf yang memisahkan kedua negara pada hari Senin, menewaskan puluhan orang lainnya, menurut dua saksi mata dan media Bangladesh.

Medecins Sans Frontieres mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa organisasi bantuan tersebut telah merawat 39 orang yang telah menyeberang dari Myanmar ke Bangladesh sejak Sabtu karena cedera terkait kekerasan, termasuk cedera akibat tembakan mortir dan luka tembak. Pasien menggambarkan melihat orang-orang dibom saat mencoba mencari perahu untuk menyeberangi sungai, kata pernyataan itu.

Seorang juru bicara Komisi Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi mengatakan bahwa badan tersebut "mengetahui kematian pengungsi akibat terbaliknya dua perahu di Teluk Benggala" dan telah mendengar laporan tentang kematian warga sipil di Maungdaw tetapi tidak dapat mengonfirmasi jumlah atau keadaannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Israel ke Sekolah di Gaza Tewaskan 100 Orang, Militer Berdalih Ingin Serang Pusat Komando Hamas

Serangan Israel ke Sekolah di Gaza Tewaskan 100 Orang, Militer Berdalih Ingin Serang Pusat Komando Hamas

News | Sabtu, 10 Agustus 2024 | 17:19 WIB

Para Bank Pembangunan Daerah (BPD) Waspada Serangan Siber Makin Canggih

Para Bank Pembangunan Daerah (BPD) Waspada Serangan Siber Makin Canggih

Bisnis | Kamis, 08 Agustus 2024 | 19:33 WIB

Israel Lancarkan Dua Serangan Udara Terpisah, 12 Warga Palestina Meninggal Dunia di Tepi Barat

Israel Lancarkan Dua Serangan Udara Terpisah, 12 Warga Palestina Meninggal Dunia di Tepi Barat

News | Selasa, 06 Agustus 2024 | 21:09 WIB

Samsung Galaxy S24 Ultra, Buktikan Kemampuan Kamera dan Tahan Air di Olimpiade Paris

Samsung Galaxy S24 Ultra, Buktikan Kemampuan Kamera dan Tahan Air di Olimpiade Paris

Tekno | Selasa, 06 Agustus 2024 | 12:15 WIB

Serangan Israel Tewaskan 18 Korban di Gaza, Warga Palestina Tikam 2 Orang di Tel Aviv

Serangan Israel Tewaskan 18 Korban di Gaza, Warga Palestina Tikam 2 Orang di Tel Aviv

News | Senin, 05 Agustus 2024 | 04:00 WIB

Tragedi Gaza: Serangan Udara Israel Tewaskan 15 Warga Palestina di Sekolah Pengungsian

Tragedi Gaza: Serangan Udara Israel Tewaskan 15 Warga Palestina di Sekolah Pengungsian

News | Minggu, 04 Agustus 2024 | 18:33 WIB

Terkini

Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU

Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 21:00 WIB

Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!

Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 20:01 WIB

Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!

Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:35 WIB

Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub

Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:21 WIB

Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik

Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:15 WIB

Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!

Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:17 WIB

Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024

Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:13 WIB

Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri

Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:01 WIB

Terungkap! Ini Alasan Ahmad  Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai

Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:31 WIB

Legislator PDIP Minta Desak Tinjau Kembali Rencana Pajak Sembako

Legislator PDIP Minta Desak Tinjau Kembali Rencana Pajak Sembako

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:05 WIB