"Bye PKS" Trending Topic di X, Ini Sejarah dan Asal Usul Nama PKS

Baehaqi Almutoif | Suara.com

Senin, 12 Agustus 2024 | 15:00 WIB
"Bye PKS" Trending Topic di X, Ini Sejarah dan Asal Usul Nama PKS
Logo PKS

Suara.com - Kata "Bye PKS" trending topic di X dalam beberapa hari terakhir, sejak Sabtu (10/8/2024). Tagar tersebut viral setelah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengumumkan sikapnya Pilgub DKI Jakarta.

PKS dituding telah meninggalkan Anies Baswedan sebagai Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta.

Juru Bicara PKS M Kholid enggan berbicara banyak soal isu penjegalan Anies maju di Pilgub Jakarta 2024. "Yang jelas PKS satu-satunya partai yang secara terbuka mengeluarkan SK pertama, yang secara terbuka mendeklarasikan Mas Anies yang pertama. Ya," kata Kholid di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Sabtu (10/8/2024).

"Ketika di saat semua partai belum mengeluarkan SK rekomendasi, belum mendeklarasikan secara terbuka, PKS percaya diri memberikan SK-nya membrika deklrasinya di awal sekali itu yang dilakukan PKS," imbuhnya.

Kholid menegaskan jika partainya tetap berikhtiar semaksimal mungkin untuk pasangan Anies Baswedan-Sohibul Iman (AMAN) bisa berlayar di Pilgub Jakarta. "PKS berikhtiar semaksimal mungkin agar pasangan AMAN berlayar. Itu yang kita lakukan," tegasnya.

Asal Usul PKS

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dulunya bernama Partai Keadilan (PK) yang berdiri pada 20 Juli 1998. Partai ini didirikan oleh para tokoh di Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

Namun, mengutip dari laman Fraksi PKS Kota Semarang, partai ini berasal dari gerakan dakwah Islam mahasiswa/mahasiswi. Penelitian dari UIN Antasari menyebutkan gerakan tersebut dinamakan Tarbiyah.

Pimpinan Partai Keadilan atau PK pertama dijabat oleh Nur Mahmudi Isma’il. Mengutip dari laman PKS Cilacap, PK telah ikut Pemilu 1999 yang berhasil meraih 1,4 juta suara. Sayang perolehan tersebut belum memenuhi parliamentary threshold kala itu sebesar 2 persen.

Presiden PK pertama, Nur Mahmudi Isma’il sempat mendapatkan tawaran menjadi Menteri Kehutanan dan Perkebunan dari Presiden RI ke-4 Abdulrahman Wahid.

Nur Mahmudi mengambilnya dan meletakkan jabatan sebagai Presiden Partai Keadilan.

Era PKS

Berdasarkan Undang-Undang Pemilu Nomor 3 Tahun 1999 tentang syarat berlakunya batas minimum keikut sertaan parpol pada pemilu selanjutnya (electoral threshold) minimal dua persen, maka untuk dapat ikut kembali di Pemilu berikutnya PK berubah menjadi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

PKS secara resmi berdiri pada 2 Juli 2003. Hidayat Nur Wahid menjabat sebagai Presiden PKS selepas Nur Mahmudi Isma'il meletakkan jabatannya.

Partai ini kemudian mengikuti Pemilu 2004 dan memperoleh 8.325.020 suara dengan 45 kursi di DPR. Hidayat Nur Wahid terpilih sebagai ketua MPR periode 2004-2009. Dia pun juga meletakkan jabatan sebagai Presiden PKS yang kemudian digantikan Ifatul Sembiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengaku Kaget, Anies Bantah Pernyataan Jubir PKS Soal Deadline 40 Hari Cari Parpol Koalisi

Mengaku Kaget, Anies Bantah Pernyataan Jubir PKS Soal Deadline 40 Hari Cari Parpol Koalisi

Kotak Suara | Senin, 12 Agustus 2024 | 14:04 WIB

Tanggal 14 Agustus 2024 Diperingati Sebagai Hari Apa, Apakah Libur?

Tanggal 14 Agustus 2024 Diperingati Sebagai Hari Apa, Apakah Libur?

Lifestyle | Senin, 12 Agustus 2024 | 09:34 WIB

Desak PKS Jangan Berpaling dari Anies, Kelompok Massa Ini Gelar Aksi di Depan Kantor DPP

Desak PKS Jangan Berpaling dari Anies, Kelompok Massa Ini Gelar Aksi di Depan Kantor DPP

Kotak Suara | Minggu, 11 Agustus 2024 | 16:34 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB