Soal Pemilihan Pimpinan Baru, Golkar DIY Tegaskan Calon Bermasalah Dilarang Maju Ketum

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana | Suara.com

Rabu, 14 Agustus 2024 | 15:05 WIB
Soal Pemilihan Pimpinan Baru, Golkar DIY Tegaskan Calon Bermasalah Dilarang Maju Ketum
PLT Ketua Umum Partai Golkar, Agus Gumiwang Kartasasmita (tengah) memberikan pernyataan pers usai menggelar Rapat Pengurus Pleno di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa (13/8/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Wakil Ketua Bidang Organisasi sekaligus Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Partai Golkar DIY, John S Keban menegaskan bahwa pemilihan ketua umum (ketum) baru bukan hanya untuk partai saja. Lebih besar dari itu pemilihan ketum baru juga ditujukan untuk Indonesia.

"Betul [Golkar tidak asal pilih]. Jadi munas ini melahirkan ketua umum itu tidak hanya berpikir untuk Golkar tapi berpikir untuk Indonesia," kata Keban saat dihubungi, Rabu (14/8/2024).

Keban menilai partai politik itu penting untuk memilih ketua umumnya secara seksama. Mengingat parpol berperan dalam perjalanan masa depan bangsa dan negara baik dalam jangka pendek, menengah serta panjang.

Oleh sebab itu, Keban bilang DPD Golkar DIY pasti memiliki dasar dalam menentukan sosok ketum baru nanti. Pihaknya memastikan bakal mengikuti proses mekanisme di partainya.

Dijelaskan Keban, dalam Partai Golkar ada aturan umum dan khusus dalam menentukan calon ketua umum. Secara umum semua kader memang diberi ruang yang sama untuk menjadi ketua umum.

"Tapi kalau persyaratan khusus itu mengatur lebih ketat lagi, karena ini saringan betul, karena memilih ketua umum, pertimbangan berbagai aspek," ucapnya.

"Tidak hanya sekadar figur muncul tapi bagaimana orang ini bersih tidak, Golkar tidak boleh tersandera ke depan kalau memang orang-orang yang sudah tercatat hukum ya sebaiknya jangan maju karena itu akan menjadi masalah bagi partai dan itu partai bisa tersandera secara politik. Itu banyak lagi pertimbangannya," tambahnya.

Keban yakin semua DPD di berbagai daerah pasti punya pertimbangan masing-masing. Sehingga tidak akan langsung memilih tanpa alasan jelas.

"Jadi kita, daerah-daerah pasti punya pertimbangan. Begitu kontelasi berpolitiknya. Pasti itu menjadi bahan-bahan pertimbangan juga, di samping itu melihat kebutuhan dan kepentingan ke depan, itu pasti," tuturnya.

Seperti diketahui, Airlangga Hartarto resmi mundur dari kursi Ketum Golkar. Saat ini Agus Gumiwang Kartasasmita ditunjuk sementara sebagai Plt Ketum Golkar. Dengan demikian, Golkar akan segera menyiapkan munaslub untuk pemilihan Ketum baru, kendati begitu belum ada bocoran waktu kapan musyawarah itu akan digelar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Puncak Keberhasilan, Kenapa Airlangga Mendadak Mundur? Mahfud MD Ungkap Keganjilan

Di Puncak Keberhasilan, Kenapa Airlangga Mendadak Mundur? Mahfud MD Ungkap Keganjilan

News | Rabu, 14 Agustus 2024 | 14:35 WIB

Bahlil Lahadalia

Bahlil Lahadalia

News | Rabu, 14 Agustus 2024 | 12:13 WIB

Agus Gumiwang Tegaskan Tak akan Maju Calonkan Diri jadi Ketum Golkar

Agus Gumiwang Tegaskan Tak akan Maju Calonkan Diri jadi Ketum Golkar

News | Rabu, 14 Agustus 2024 | 09:10 WIB

Terkini

Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!

Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 21:35 WIB

Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU

Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 21:00 WIB

Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!

Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 20:01 WIB

Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!

Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:35 WIB

Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub

Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:21 WIB

Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik

Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:15 WIB

Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!

Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:17 WIB

Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024

Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:13 WIB

Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri

Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:01 WIB

Terungkap! Ini Alasan Ahmad  Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai

Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:31 WIB