Usai Puan Jabat Ketua DPR, PDIP Diprediksi Gabung Pemerintahan Prabowo Sejak Awal atau di Tengah Jalan

Aprilo Ade Wismoyo, Novian Ardiansyah

Rabu, 02 Oktober 2024 | 11:22 WIB
Usai Puan Jabat Ketua DPR, PDIP Diprediksi Gabung Pemerintahan Prabowo Sejak Awal atau di Tengah Jalan
Puan Maharani. (Dok. DPP PDIP)

Suara.com - PDI Perjuangan diprediksi bakal bergabung ke pemerintahan presiden terpilih Prabowo Subianto cepat atau lambat. Indikasi PDIP bergabung terlihat dari pelantikan Puan Maharani sebagai Ketua DPR RI.

Menurut pengamat politik Ujang Komarudin, pelantikan Puan untuk kembali memimpin parlemen tidak terlepas adanya restu dari Prabowo. 

"Ya dengan Puan dilantik sebagai Ketua DPR itu salah satu indikasi besar kelihatannya PDIP lebih milih untuk masuk pemerintahan kelihatannya seperti itu," kata Ujang kepada Suara.com, Rabu (2/10/2024).

Ujang memandang tidak ada halangan bagi PDIP untuk ikut bergabung dan mendukung pemerintahan Prabowo. Sebab, kata dia, relasi antara Prabowo dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terjalin baik. Begitu juga relasi Prabowo dengan putri Puan yang kini kembali memimpin Senayan untuk lima tahun ke depan. 

"Kita tahu bahwa relasi antara Prabowo dengan Puan, relasi Prabowo dengan PDIP, relasi Prabowo dengan Megawati pun bagus. Di Pilpres yang lalu pun tidak ada masalah, yang ada masalah antara PDIP dengan Jokowi tapi dengan Prabowo tidak ada masalah," kata Ujang.

"Dalam konteks itu saya melihat kalau soal PDIP belum memutuskan gabung pemerintah atau tidak, saya memprediksi kelihatannya PDIP akan masuk pemerintahan di awal pemerinthan Prabowo maupun di tengah jalan," sambung Ujang.

Muluskan Pemerintahan Prabowo

Puan kembali dilantik sebagai Ketua DPR untuk lima tahun ke depan. Pelantikan Ketua DPP PDI Perjuangan itu sebagai pimpinan lembaga legislatif seolah menggambarkan bahwa Koalisi Indonesia Maju (KIM) legawa memberikan kursi.

Padahal diketahui, dari delapan partai yang masuk ke parlemen, tujuh di antaranya kini telah bersama KIM atau mendukung pemerintahan presiden terpilih Prabowo Subianto. Hanya PDIP yang belum memutuskan bergabung atau tidak.

baca juga

Ujang menilai padahal partai-partai pendukung Prabowo tersebut bisa saja merebut kursi pimpinan DPR dari PDIP melalui revisi Undang-Undang MPR/DPR/DPD/DPRD atau UU MD3. Tetapi mereka memilih ikut aturan lama dengan tidak melakukan revisi.

"Dan kita tahu bahwa Partai Gerindra sangat bijaksana memberikan kursinya kepada PDIP karena memang sesuai dengan undang-undang tersebut dan tidak direvisi," ujar Ujang.

Ujang memandang langkah tersebut tidak begitu saja dilakukan. Menurutnya tentu sudah ada kesepakatan terlebih dahulu antara KIM atau partai-partai pendukung Prabowo dengan PDIP untuk saling menjaga dan menghormati.

Adapun pelantikan Puan sebagai Ketua DPR, menurutnya juga atas restu dari Prabowo.

"Tidak mungkin KIM, Prabowo merestui Puan atau PDIP menjadi ketua DPR kalau tidak ada kesepakatan yang saling menguntungkan untuk saling menjaga pemerintahan ke depan," kata Ujang.

Melihat dinamika tersebut, Ujang menilai bahwa nantinya koordinasi antara legislatif yang dipimpin Puan dan eksekutif yang dinahkodai Prabowo akan berjalan mulus. 

DPR diprediksi bakal menyepakati kebijakan-kebijakan pemerintahan Prabowo ke depan. Mengingat adanya komitmen untuk saling menjaga antara partai di KIM dengan PDIP.

"Jadi saya melihat kebijakan-kebijakan Prabowo ke depan di parlemen kelihatannya akan lancar, mulus, aman sentosa lah, lancar jaya ya di situ saya melihatnya," kata Ujang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kursi Ketua DPR Dipegang PDIP, Kebijakan Pemerintahan Prabowo Bakal Mulus atau Banyak Gangguan?

Kursi Ketua DPR Dipegang PDIP, Kebijakan Pemerintahan Prabowo Bakal Mulus atau Banyak Gangguan?

News | Rabu, 02 Oktober 2024 | 11:15 WIB

Bisik-bisik Prabowo Ke Mentan Amran, Menteri Yang Paling 'Disayang'

Bisik-bisik Prabowo Ke Mentan Amran, Menteri Yang Paling 'Disayang'

News | Rabu, 02 Oktober 2024 | 08:33 WIB

Fajar Hadi Prabowo Janji Tingkatkan Kesejahteraan Pekerja di Cilegon

Fajar Hadi Prabowo Janji Tingkatkan Kesejahteraan Pekerja di Cilegon

Kotak Suara | Rabu, 02 Oktober 2024 | 07:26 WIB

Video Prabowo Ngaku Punya Kesamaan Visi dengan Jokowi Viral Lagi, Netizen Perang Komentar

Video Prabowo Ngaku Punya Kesamaan Visi dengan Jokowi Viral Lagi, Netizen Perang Komentar

News | Selasa, 01 Oktober 2024 | 23:01 WIB

Jadi Ketua DPR RI Lagi, Puan Janji Bakal Buka Pintu Lebar Tampung Aspirasi Rakyat

Jadi Ketua DPR RI Lagi, Puan Janji Bakal Buka Pintu Lebar Tampung Aspirasi Rakyat

News | Selasa, 01 Oktober 2024 | 22:43 WIB

Perjalanan Politik Puan Maharani: Menangis Dengar Mega Hampir Kena Lempar Asbak

Perjalanan Politik Puan Maharani: Menangis Dengar Mega Hampir Kena Lempar Asbak

News | Rabu, 02 Oktober 2024 | 09:35 WIB

Terkini

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB