Peringatan Iran ke Israel: Hentikan Serangan atau Hadapi Konsekuensi!

Bella

Senin, 04 November 2024 | 12:36 WIB
Peringatan Iran ke Israel: Hentikan Serangan atau Hadapi Konsekuensi!
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian. /ANTARA/Anadolu/py

Suara.com - Presiden Iran memperingatkan bahwa gencatan senjata potensial antara sekutunya dan Israel dapat memengaruhi respons Iran terhadap serangan terbaru Israel pada situs militer Iran.

Pernyataan ini disampaikan di tengah ketegangan yang meningkat akibat serangan udara Israel pada 26 Oktober lalu, yang mengklaim sebagai respons atas serangan rudal Iran pada 1 Oktober.

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengindikasikan bahwa perilaku Israel yang lebih menahan diri dapat meredam reaksi Teheran.

"Jika mereka (Israel) mempertimbangkan kembali tindakan mereka, menerima gencatan senjata, dan menghentikan pembantaian terhadap orang-orang yang tertindas dan tak berdosa di wilayah ini, hal tersebut bisa memengaruhi intensitas dan jenis respons kami," ujarnya dalam pernyataan yang dikutip oleh kantor berita IRNA.

Teheran menegaskan tidak akan tinggal diam jika ada ancaman terhadap kedaulatan dan keamanannya.

"Iran tidak akan membiarkan agresi terhadap kedaulatannya tidak terbalas," tambahnya.

Sejak serangan bulan lalu, ketegangan antara kedua negara meningkat. Israel memperingatkan agar Iran tidak melakukan serangan balasan, sementara Iran bersumpah akan membalas tindakan yang dianggapnya sebagai pelanggaran.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menyatakan pada Sabtu lalu bahwa Iran tidak akan membiarkan tindak agresi tersebut tanpa tanggapan.

“Para musuh, baik AS maupun rezim Zionis, harus tahu bahwa mereka pasti akan menerima balasan yang sangat keras atas apa yang mereka lakukan terhadap Iran, bangsa Iran, dan garis depan perlawanan,” tegas Khamenei dalam pidatonya di hadapan para pelajar di Teheran.

baca juga

Ayatollah Khamenei juga menyinggung aliansi kelompok bersenjata yang didukung Iran, termasuk milisi Houthi di Yaman, Hezbollah di Lebanon, dan kelompok Hamas Palestina, sebagai bagian dari perlawanan yang akan memberikan respons terhadap setiap serangan Israel.

Dalam serangan udara pada akhir Oktober, Israel menyatakan telah berhasil melemahkan kemampuan pertahanan Iran serta produksi misilnya.

Serangan tersebut, menurut Israel, sebagai balasan atas serangan rudal Iran pada awal Oktober yang diduga terkait dengan pembunuhan beberapa pemimpin militan yang didukung Iran dan seorang komandan Pasukan Pengawal Revolusi Islam (IRGC).

Menurut laporan angkatan bersenjata Iran, serangan udara tersebut menewaskan empat personel militer dan mengakibatkan kerusakan terbatas pada beberapa sistem radar.

Media Iran juga melaporkan adanya korban sipil dalam serangan tersebut.

Konflik yang semakin panas ini mengundang perhatian internasional, dengan banyak pihak yang mendesak agar kedua negara menghindari eskalasi lebih lanjut dan mempertimbangkan opsi gencatan senjata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trik Cerdik Hamas Tipu Pasukan Israel, 4 Tentara Tewas

Trik Cerdik Hamas Tipu Pasukan Israel, 4 Tentara Tewas

News | Senin, 04 November 2024 | 10:43 WIB

Fatah-Hamas Optimis Bentuk Pemerintahan Bersama di Gaza Pasca Perang

Fatah-Hamas Optimis Bentuk Pemerintahan Bersama di Gaza Pasca Perang

News | Senin, 04 November 2024 | 10:05 WIB

Tragedi Gaza: 23 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Terbaru Israel, WHO Kecam Serangan Saat Vaksinasi Polio

Tragedi Gaza: 23 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Terbaru Israel, WHO Kecam Serangan Saat Vaksinasi Polio

News | Senin, 04 November 2024 | 08:35 WIB

Jelang Pilpres AS, Akankah Krisis Gaza Ubah Peta Suara Pemilih Muslim?

Jelang Pilpres AS, Akankah Krisis Gaza Ubah Peta Suara Pemilih Muslim?

News | Senin, 04 November 2024 | 08:15 WIB

Pilpres AS Tinggal Menghitung Jam, Pengamat Sebut Donald Trump Punya Peluang Untuk Menang

Pilpres AS Tinggal Menghitung Jam, Pengamat Sebut Donald Trump Punya Peluang Untuk Menang

News | Senin, 04 November 2024 | 04:35 WIB

Biadab! Israel Rampas Hak Anak-anak Palestina: Mereka Tak Bisa Belajar Untuk Mencari Ilmu

Biadab! Israel Rampas Hak Anak-anak Palestina: Mereka Tak Bisa Belajar Untuk Mencari Ilmu

News | Senin, 04 November 2024 | 02:05 WIB

Israel Bunuh 183 Jurnalis di Jalur Gaza

Israel Bunuh 183 Jurnalis di Jalur Gaza

News | Minggu, 03 November 2024 | 16:59 WIB

Operasi Rahasia Gagal? UNIFIL Bantah Bantu Israel Culik Kapten Laut di Beirut

Operasi Rahasia Gagal? UNIFIL Bantah Bantu Israel Culik Kapten Laut di Beirut

News | Minggu, 03 November 2024 | 16:26 WIB

Gencatan Senjata Hanya 'Tabir Asap', Hamas: Perang Tak Akan Berakhir

Gencatan Senjata Hanya 'Tabir Asap', Hamas: Perang Tak Akan Berakhir

News | Minggu, 03 November 2024 | 15:53 WIB

Iran Ancam AS dan Israel: Balasan Menghancurkan Menanti!

Iran Ancam AS dan Israel: Balasan Menghancurkan Menanti!

News | Sabtu, 02 November 2024 | 23:14 WIB

Terkini

'Saya Malu', Pengakuan Gus Irfan soal Kondisi NU Jelang Muktamar 2026

'Saya Malu', Pengakuan Gus Irfan soal Kondisi NU Jelang Muktamar 2026

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:15 WIB

Rapor Merah 80 Tahun Polri: Berkhidmat pada Kekuasaan, Bukan Rakyat

Rapor Merah 80 Tahun Polri: Berkhidmat pada Kekuasaan, Bukan Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:11 WIB

Bukan Negara Vigilante: Mengapa Penyekapan Karyawan di Senen Berlangsung 21 Hari Tanpa Terdeteksi?

Bukan Negara Vigilante: Mengapa Penyekapan Karyawan di Senen Berlangsung 21 Hari Tanpa Terdeteksi?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:59 WIB

Lagu Bupati Purwakarta Dinilai Bias Gender, Partai Diminta Beri Teguran

Lagu Bupati Purwakarta Dinilai Bias Gender, Partai Diminta Beri Teguran

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:50 WIB

Jakbar Darurat Judol, 89 Ribu Warga Setor Rp600 Miliar ke Bandar

Jakbar Darurat Judol, 89 Ribu Warga Setor Rp600 Miliar ke Bandar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:41 WIB

Momen Hangat di Istana, Presiden Belarus Hadiahi Prabowo Pena Emas

Momen Hangat di Istana, Presiden Belarus Hadiahi Prabowo Pena Emas

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:31 WIB

Skandal Korupsi MBG: Kejagung Ungkap Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Proyek Motor BGN

Skandal Korupsi MBG: Kejagung Ungkap Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Proyek Motor BGN

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:27 WIB

Pendapatan Ojol Turun Usai Skema 8 Persen, DPR Minta Tarif Diatur

Pendapatan Ojol Turun Usai Skema 8 Persen, DPR Minta Tarif Diatur

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:22 WIB

Flyover Latumenten Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026, Bakal Urai Kemacetan Grogol Hingga Slipi

Flyover Latumenten Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026, Bakal Urai Kemacetan Grogol Hingga Slipi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:12 WIB

Main Proyek Ompreng MBG, Brigjen  Lalu Muhammad Iwan Mahardan Ditahan Kejagung Terkait Korupsi BGN!

Main Proyek Ompreng MBG, Brigjen Lalu Muhammad Iwan Mahardan Ditahan Kejagung Terkait Korupsi BGN!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:10 WIB

×