Lewat JSDP, Pemprov DKI Wujudkan Sanitasi Sehat untuk Masyarakat Jakarta

Fabiola Febrinastri, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 06 November 2024 | 11:35 WIB
Lewat JSDP, Pemprov DKI Wujudkan Sanitasi Sehat untuk Masyarakat Jakarta
Penjabat Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau Instalasi Pengolahan Air Limbah Pluit, Jakarta Utara, 24 November 2024. (Dok: Diskominfotik Provinsi DKI Jakarta)

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berkomitmen untuk menyediakan sanitasi yang lebih baik dan sehat bagi warganya. Salah satu caranya dengan pembangunan Jakarta Sewerage Development Project (JSDP).

Pembangunan JSDP untuk menyediakan sistem pengelolaan air limbah domestik terpusat yang dapat memperbaiki kualitas lingkungan, terutama kualitas air permukaan dan air tanah. Infrastuktur ini juga bermanfaat untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan air bersih.

JSDP telah menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN), sehingga Pemerintah Pusat turut mendukung pembangunannya. Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Teguh Setyabudi belum lama ini mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, bersama Menteri Pekerjaan Umum Doddy Hanggodo dan Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, meninjau pengerjaan JSDP.

Melalui akun Instagramnya, @teguhsetyabudi.official, Tegus menyatakan, JSDP telah mendapap dukungan penuh dari pemerintah dan ditargetkan rampung pada 2026. "Proyek ini penting untuk mencegah dampak langsung kepadatan permukiman, area bisnis, dan industri terhadap air, sanitasi, dan produksi limbah di Jakarta," ujar Teguh, dikutip Selasa (5/11/2024).

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum menjelaskan, proyek tersebut sangat vital untuk mewujudkan sanitasi sehat. "JSDP akan hadir sebagai sistem pengelolaan air limbah domestik terpusat untuk seluruh wilayah DKI Jakarta. Tujuannya adalah meningkatkan akses pelayanan air limbah dan memperbaiki kualitas lingkungan, khususnya kualitas air permukaan dan air tanah," tutur Ika.

Saat ini, pekerjaan konstruksi Zona 1 dibagi dalam enam paket pekerjaan yang meliputi pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan jaringan perpipaan di beberapa area. Paket 1 hingga Paket 4 dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sementara Paket 5 dan Paket 6 dikerjakan Pemprov DKI Jakarta. Pekerjaan konstruksi sudah dimulai sejak 2023 dan diperkirakan selesai pada 2026.

"Hingga Juni 2024, progres konstruksi untuk Paket 5 telah mencapai 11 persen, sementara Paket 6 sudah 16 persen. Pekerjaan ini terus berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan," kata Ika.

Untuk JSDP Zona 6 yang mencakup wilayah lebih luas. Saat ini masih dalam tahap reviu dokumen perencanaan oleh Pemprov DKI Jakarta, setelah dilakukan Kementerian PUPR. Fase pertama dari Zona 6 ini diperkirakan akan segera memasuki tahap konstruksi, setelah semua dokumen perencanaan selesai dievaluasi.

Pengolahan Air Limbah

baca juga

Menurut Ika, salah satu komponen penting dalam proyek JSDP adalah pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) atau Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal. Sampai saat ini, Pemprov DKI Jakarta telah mengoperasikan IPAL komunal di 71 titik yang tersebar di lima kota dan satu kabupaten administrasi di Jakarta. IPAL komunal berdampak positif dalam mengurangi pencemaran air tanah.

"Dengan IPAL Komunal, air limbah domestik yang dihasilkan oleh rumah tangga tidak lagi meresap ke dalam tanah dan mencemari air tanah. Selain itu, air limbah, khususnya grey water, yang sebelumnya dibuang ke saluran drainase, akan diproses dengan benar di IPAL, sehingga mengurangi risiko perkembangbiakan hewan pembawa penyakit," paparnya.

Meskipun IPAL komunal efektif dalam mengatasi pencemaran, Ika mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan air tanah yang sudah tercemar sebagai sumber air bersih. "Masyarakat diharapkan untuk menggunakan air bersih dari PAM, terutama di wilayah yang sudah terlayani jaringan perpipaan air bersih," ucapnya.

Pengamat lingkungan dan tata ruang dari Universitas Trisakti, Yayat Supriyatna, mengapresiasi pengerjaan JSDP ini. Ia menganggap pencemaran air di Jakarta, termasuk di dalam tanah, sudah cukup masif.

"Sekarang bahkan air tanah kita itu mayoritas tercemar bakteri e-coli. Ini berbahaya untuk tumbuh kembang anak dan bisa mengakibatkan stunting bagi bayi. Jadi, JSDP ini sangat penting untuk dituntaskan," tegas Yayat.

Ia pun berharap, JSDP kelak akan terintegrasi dengan jaringan perpipaan air limbah di perumahan dan perkantoran. Dengan demikian, layanan untuk pengelolaan air limbah lebih masif dan efektif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mewujudkan Lingkungan Sekolah Sehat: Akses Air Bersih dan Sanitasi di Indonesia Perlu Jadi Perhatian

Mewujudkan Lingkungan Sekolah Sehat: Akses Air Bersih dan Sanitasi di Indonesia Perlu Jadi Perhatian

Lifestyle | Rabu, 30 Oktober 2024 | 15:34 WIB

Investasi Masa Depan yang Lebih Sehat, Telkom Salurkan Bantuan Sanitasi Air Bersih

Investasi Masa Depan yang Lebih Sehat, Telkom Salurkan Bantuan Sanitasi Air Bersih

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 13:05 WIB

Air Minum Bersih Langsung dari Pipa Jadi Prioritas Pemerintah Wujudkan Indonesia Emas 2045

Air Minum Bersih Langsung dari Pipa Jadi Prioritas Pemerintah Wujudkan Indonesia Emas 2045

Bisnis | Jum'at, 20 September 2024 | 12:06 WIB

293 Ribu Sekolah Gak Punya, padahal Begini Pentingnya Akses Sanitasi dan Kebersihan Bagi Kualitas Pendidikan

293 Ribu Sekolah Gak Punya, padahal Begini Pentingnya Akses Sanitasi dan Kebersihan Bagi Kualitas Pendidikan

Lifestyle | Selasa, 10 September 2024 | 11:50 WIB

Masalah Sanitasi Jangan Dianggap Remeh, Begini Cara Pemprov DKI Mengatasinya

Masalah Sanitasi Jangan Dianggap Remeh, Begini Cara Pemprov DKI Mengatasinya

News | Jum'at, 06 September 2024 | 18:01 WIB

Indonesia Water Forum 2024 Resmi Digelar, Angkat Isu Penyediaan Air Minum dan Sanitasi

Indonesia Water Forum 2024 Resmi Digelar, Angkat Isu Penyediaan Air Minum dan Sanitasi

News | Rabu, 28 Agustus 2024 | 20:40 WIB

Terkini

Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar

Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun

Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:14 WIB

Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?

Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026

Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:59 WIB

Dorong Purnabakti Berwirausaha, BRI Hadirkan Kemudahan Pembiayaan Toko Mandiri Indogrosir

Dorong Purnabakti Berwirausaha, BRI Hadirkan Kemudahan Pembiayaan Toko Mandiri Indogrosir

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:56 WIB

Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!

Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:49 WIB

200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan

200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:41 WIB

Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini

Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:35 WIB

3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah

3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka

Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:31 WIB

×