Hamas: Perlakuan Tahanan Beda Jauh, Israel Siksa Warga Palestina!

Aprilo Ade Wismoyo

Minggu, 23 Februari 2025 | 15:35 WIB
Hamas: Perlakuan Tahanan Beda Jauh, Israel Siksa Warga Palestina!
Ilustrasi Kelompok Hamas di Jalur Gaza. (ANTARA/Anadolu/py)

Suara.com - Kelompok perjuangan Palestina, Hamas mengatakan pihaknya hanya akan menyelesaikan pertukaran tahanan sesuai dengan perjanjian gencatan senjata Gaza jika rezim pendudukan (Israel) mematuhi ketentuan perjanjian tersebut.

Juru bicara Hamas, Abdul Latif al-Qanou pada Sabtu (22/2) mengatakan "33 hari telah berlalu sejak tahap pertama (gencatan senjata) dimulai tanpa pendudukan menyelesaikan implementasi penuh ketentuan perjanjian tersebut".

Ia kembali menegaskan bahwa Hamas berkomitmen untuk membebaskan semua tahanan Israel dalam satu pertukaran, asalkan perang sepenuhnya dihentikan, pembangunan Gaza kembali dimulai dan penjajah angkat kaki dari wilayah kantong tersebut.

"Situasi di Gaza sangat buruk, dan mengharuskan mediator untuk menekan pendudukan agar mematuhi protokol kemanusiaan serta menyediakan tempat berlindung dan pasokan bantuan bagi rakyat kami," kata Jubir Hamas tersebut.

Pembebasan enam tahanan Israel pada Sabtu membuktikan bahwa Hamas menghormati perjanjian gencatan senjata, sementara rezim pendudukan ragu-ragu untuk menjalani ketentuan tersebut, kata al-Qanou.

Ia memperingatkan rezim Israel agar mengambil pendekatan rasional terhadap masalah pertukaran tahanan demi menyelamatkan nyawa para tahanan mereka.

"Jelas Israel mempunyai dua pilihan; mereka menerima tahanannya dalam peti mati seperti yang mereka lakukan pada Kamis... atau mereka memeluknya dalam kondisi hidup," katanya.

Namun, Al-Qanou menekankan bahwa Hamas memperlakukan tahanan Israel sesuai nilai-nilai agama dan kemanusiaan mereka, sebaliknya, tahanan Palestina menjalani penyiksaan di penjara-penjara Israel.

Hamas menyerahkan jasad empat tahanan Israel pada Kamis, mengatakan bahwa mereka tewas dalam serangan udara Israel di Gaza pada November 2023.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebanon Beri Syarat Mutlak ke Israel, Bebaskan Tahanan dan Tinggalkan Wilayah Pendudukan

Lebanon Beri Syarat Mutlak ke Israel, Bebaskan Tahanan dan Tinggalkan Wilayah Pendudukan

News | Minggu, 23 Februari 2025 | 05:20 WIB

Tawanan Israel Dilepas Hamas, Dua Agen Mossad Termasuk dalam Pertukaran Sandera

Tawanan Israel Dilepas Hamas, Dua Agen Mossad Termasuk dalam Pertukaran Sandera

News | Minggu, 23 Februari 2025 | 05:05 WIB

Israel Tuduh Hamas Bunuh 2 Anak Bibas dengan Tangan Kosong, Keluarga Justru Kecam Netanyahu

Israel Tuduh Hamas Bunuh 2 Anak Bibas dengan Tangan Kosong, Keluarga Justru Kecam Netanyahu

News | Sabtu, 22 Februari 2025 | 04:05 WIB

Misteri Jenazah Shiri Bibas: Hamas Akui Kemungkinan Tertukar!

Misteri Jenazah Shiri Bibas: Hamas Akui Kemungkinan Tertukar!

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 22:06 WIB

Israel Diguncang Teror Bom Bus, Begini Respons Netanyahu

Israel Diguncang Teror Bom Bus, Begini Respons Netanyahu

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 21:09 WIB

Trump Ingin Sulap Gaza Jadi Riviera Timur Tengah?  Utusannya Klarifikasi!

Trump Ingin Sulap Gaza Jadi Riviera Timur Tengah? Utusannya Klarifikasi!

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 20:57 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×