7 Fakta Mengejutkan Ladang Ganja di Bromo: Skandal di Balik Kawasan Konservasi

Tasmalinda

Kamis, 20 Maret 2025 | 22:13 WIB
7 Fakta Mengejutkan Ladang Ganja di Bromo: Skandal di Balik Kawasan Konservasi
7 fakta ladang ganja di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Suara.com - Gunung Bromo dan Semeru selama ini dikenal sebagai destinasi wisata alam yang memukau, tetapi kini terseret dalam pusaran kontroversi mengejutkan.

Bukan soal keindahan matahari terbit atau lautan pasirnya, melainkan temuan ladang ganja di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Keberadaan ladang ini sontak mengundang tanda tanya besar—bagaimana mungkin di tengah kawasan konservasi yang seharusnya diawasi ketat oleh pemerintah, ratusan tanaman ganja bisa tumbuh subur?

Tak hanya itu, keputusan mendadak menutup kawasan wisata dan aturan ketat soal drone justru semakin memicu spekulasi liar di tengah publik. Berikut 7 fakta temuan ladang ganja di Gunung Bromo dan Semeru (TNBTS):

1. Berada di Kawasan Konservasi yang Ketat

Ladang ganja ditemukan di dalam kawasan konservasi TNBTS, yang seharusnya berada di bawah pengawasan ketat pemerintah.

Keberadaan ladang ini memunculkan pertanyaan besar terkait pengawasan di taman nasional tersebut.

2. Jumlah Lokasi Penanaman Mencapai 59 Titik

Temuan ladang ganja ini tidak hanya terdiri dari satu lokasi, tetapi disebutkan tersebar di 59 titik berbeda di dalam kawasan TNBTS.

baca juga

Ini menunjukkan adanya operasi yang telah berlangsung cukup lama tanpa terdeteksi atau diketahui publik.

3. Viral di Media Sosial dan Picu Spekulasi Publik

Informasi mengenai ladang ganja pertama kali mencuat di media sosial dan langsung menjadi perbincangan hangat.

Banyak netizen yang menduga ada skandal besar di balik temuan ini, terutama setelah kebijakan terkait wisata di kawasan Bromo berubah secara tiba-tiba.

4. Penutupan Wisata Bromo Secara Mendadak

Pihak TNBTS mengumumkan penutupan sementara seluruh aktivitas wisata selama lima hari, dari 28 Maret hingga 1 April 2025.

Keputusan ini semakin memperkuat spekulasi bahwa penutupan tersebut berkaitan dengan pengungkapan ladang ganja.

Ladang ganja yang ditemukan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). [ANTARA/HO-Kemenhut]
Ladang ganja yang ditemukan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). [ANTARA/HO-Kemenhut]

5. Aturan Ketat Drone Memicu Kecurigaan

Aturan ketat soal penerbangan drone di Bromo, yang mengharuskan izin khusus dengan biaya mencapai Rp2 juta, menjadi bahan spekulasi netizen.

Banyak yang menduga aturan ini bertujuan untuk menghalangi pengungkapan ladang ganja dari udara.

6. DPR RI Memanggil Kementerian Kehutanan

Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan menyatakan pihaknya akan memanggil Kementerian Kehutanan untuk meminta penjelasan terkait keberadaan ladang ganja di kawasan taman nasional.

DPR juga mendorong aparat untuk mengusut tuntas kasus ini.

7. Dugaan Ladang Ganja di Taman Nasional Lain

DPR khawatir bahwa kasus ini bukanlah yang pertama dan satu-satunya.

Mereka menegaskan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut agar tidak ada ladang ganja tersembunyi di taman nasional lain yang berada di bawah kendali pemerintah.

Kasus ini masih dalam penyelidikan, dan publik menanti tindakan tegas aparat dalam mengungkap aktor di balik keberadaan ladang ganja di kawasan konservasi ini.

Itulah 7 fakta dari munculnya ladang ganja di Gunung Bromo dan Semeru beserta kontroversi dan dugaan netizen. 

Sehingga apakah benar Gunung Bromo dan Semeru selama ini dikenal sebagai destinasi wisata alam yang memukau, tetapi kini terseret dalam pusaran kontroversi mengejutkan.

Apalagi keputusan mendadak menutup kawasan wisata dan aturan ketat soal drone akan semakin memicu spekulasi liar di tengah publik.

Benarkah ini sekadar kelalaian pengawasan, atau ada sesuatu yang lebih besar yang sengaja ditutupi?

Lalu bagaimana mungkin di tengah kawasan konservasi yang seharusnya diawasi ketat oleh pemerintah, malah terdapat ratusan tanaman ganja bisa tumbuh subur? 

Bagaimana menurut pendapat kalian mengenai temuan ladang ganja ini?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger Ladang Ganja di Bromo! Ketua DPR Puan Maharani Turun Tangan

Geger Ladang Ganja di Bromo! Ketua DPR Puan Maharani Turun Tangan

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 21:25 WIB

Soal Temuan Ladang Ganja di Bromo, DPR Bakal Panggil Kemenhut: Jangan-jangan Bukan Hanya di Sana

Soal Temuan Ladang Ganja di Bromo, DPR Bakal Panggil Kemenhut: Jangan-jangan Bukan Hanya di Sana

News | Rabu, 19 Maret 2025 | 16:23 WIB

Viral 59 Titik Ladang Ganja di Gunung Bromo, Netizen Kaitkan dengan Larangan Penerbangan Drone

Viral 59 Titik Ladang Ganja di Gunung Bromo, Netizen Kaitkan dengan Larangan Penerbangan Drone

Lifestyle | Rabu, 19 Maret 2025 | 11:07 WIB

Lagi Jadi Omongan, Segini Tarif Terbangkan Drone di Kawasan Gunung Bromo

Lagi Jadi Omongan, Segini Tarif Terbangkan Drone di Kawasan Gunung Bromo

Lifestyle | Selasa, 18 Maret 2025 | 14:42 WIB

Rumah Jermaine Pennant Jadi Ladang Ganja, Punya Fasilitas Mewah Kolam Renang Hingga Lapangan Tenis

Rumah Jermaine Pennant Jadi Ladang Ganja, Punya Fasilitas Mewah Kolam Renang Hingga Lapangan Tenis

Bola | Selasa, 11 Oktober 2022 | 11:09 WIB

Rumah Jadi Ladang Ganja, Eks Pemain Arsenal dan Liverpool Jermaine Pennant Berurusan dengan Polisi

Rumah Jadi Ladang Ganja, Eks Pemain Arsenal dan Liverpool Jermaine Pennant Berurusan dengan Polisi

Bola | Selasa, 11 Oktober 2022 | 04:35 WIB

Satelit Jadi Senjata BNN Temukan Ladang Ganja di Aceh

Satelit Jadi Senjata BNN Temukan Ladang Ganja di Aceh

Tekno | Kamis, 29 September 2022 | 05:30 WIB

Terkini

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:32 WIB

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:19 WIB

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:31 WIB

×