Bicara Hubungannya dengan PDIP, Jokowi: Hangat Betul, dengan Mbak Puan juga Hangat

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 22 Maret 2025 | 06:31 WIB
Bicara Hubungannya dengan PDIP, Jokowi: Hangat Betul, dengan Mbak Puan juga Hangat
Presiden ketujuh RI, Joko Widodo atau Jokowi bersama Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Ketua Partai NasDem Surya Paloh memberikan keterangan di acara buka puasa bersama Partai NasDem di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Jumat (21/3/2025). [Tangkapan Layar]

Suara.com - Presiden ketujuh RI, Joko Widodo atau Jokowi menegaskan bahwa hubungannya dengan Partai Demokrasi Indonesia Pejuangan (PDIP) sangat hangat dan baik-baik saja. 

Hal itu ditegaskan Jokowi usai bertemu dengan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP Puan Maharani dalam acara buka puasa bersama Partai NasDem di NasDem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Jumat (21/3/2025). 

"Hubungannya memang hangat betul, memang hangat, dengan Mbak Puan hangat," kata Jokowi. 

Sementara dalam kesempatan tersebut Puan sempat disingung mengenai petemuannya dengan Jokowi sempat membahas soal hubungannya dengan PDIP, ia hanya menegaskan hubungannya baik-baik saja. 

"Hubungan sama, hubungan dengan, hubungan dengan PDI perjuangan baik-baik saja," kata Puan. 

Sebelumnya, Partai NasDem menggelar acara buka puasa bersama di Kantor DPP Partai NasDem atau NasDem Tower, Jakarta Pusat, Jumat (21/3/2025).

Sejumlah tokoh eksternal diundang, ada Jokowi hingga Puan Maharani. 

Berdasarkan pantauan Suara.com dari siaran langsung, Jokowi tampak hadir di NasDem Tower.

Kedatangan disambut sejumlah elite NasDem dari mulai Viktor Laiskodat, Siti Nurbaya hingga Ahmad Sahroni. 

baca juga

Jokowi datang dengan pakaian batik berwarna dominan cokelat. Usai disambut Jokowi kemudian diarahkan untuk bertemu dengan Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh. 

Tak lama berselang, Ketua DPP PDIP yang juga Ketua DPR RI Puan Maharani turut hadir dalam acara buka puasa bersama NasDem ini. 

Puan hadir dengan pakaian muslim berwarna putih. Ia disambut oleh elite NasDem Lestari Moerdijat, Sugeng Suparwoto hingga Saan Mustopa. 

Tak lama, putri dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri itu langsung bergegas diantar masuk ke dalam ruang acara. 

Sementara itu sejumlah tokoh juga sudah datang ke acara tersebut seperti Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu, Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid hingga Wapres ke-6 RI Try Sutrisno. Ada juga Gubernur Jakarta Pramono Anung. 

Revisi UU TNI

Sementara itu dalam pembicaraan dengan Surya Paloh dan Jokowi, Puan Maharani mengungkapkan bahwa keduanya menanyakan dinamika Revisi Undang-undang TNI yang baru saja disahkan dan mendapat banyak penolakan dari berbagai kelompok masyarakat. 

Hal itu terjadi saat ketiga tokoh tersebut duduk bersama dalam acara Buka Puasa bersama Partai NasDem, di NasDem Tower, Jumat (21/3/2025). 

Ketua DPP PDIP Puan Maharani memberikan keterangaan pers bersama Presiden ketujuh Jokowi dan Partai NasDem Surya Paloh usai hadir dalam buka puasa bersama di Kantor Partai NasDem, Jakarta, Jumat (21/3/2025). [Tangkapan layar]
Ketua DPP PDIP Puan Maharani memberikan keterangaan pers bersama Presiden ketujuh Jokowi dan Partai NasDem Surya Paloh usai hadir dalam buka puasa bersama di Kantor Partai NasDem, Jakarta, Jumat (21/3/2025). [Tangkapan layar]

Ia pun mengaku memberikan menjelaskan kepada kedua tokoh tersebut mengenai sejumlah perubahan pasal-pasal yang ada di dalam UU TNI saat ini. 

"Jadi saya sebagai Ketua DPR kemudian menyampaikan bahwa ada tiga pasal yang kemudian direvisi yaitu pasal 7, pasal 47, dan 53, hanya tiga hal tersebut yang direvisi," kata Puan usai berbuka puasa bersama. 

Puan mengatakan kepada kedua tokoh tersebut menjelaskan bahwa RUU TNI yang baru disahkan menjadi UU tidak ada masalah. 

"Dan beliau berdua menyampaikan 'oh hanya tiga itu saja', jadi tidak ada masalah dan itu semua yang direvisi semuanya fair, yang lain-lain tidak bermasalah, tidak," katanya. 

Puan mengemukakan bahwa revisi undang-undang tersebut disesuaikan dengan kebutuhan yang diperlukan.

"Dan saya menyatakan bahwa kita di DPR memang menyampaikan semua hal yang direvisi itu memang sesuai dengan kebutuhannya," sambungnya. 

Lebih lanjut, Puan menyampaikan, Surya dan Jokowi lantas meminta agar UU TNI yang baru tersebut segera untuk disosialisasikan. 

"Dan beliau berdua menyampaikan Pak Jokowi dan Pak Surya Paloh, wah kalau memang hanya seperti itu harusnya bisa segera disosialisasikan agar masyarakat dan publik segera mengetahui dan tidak ada kesalahpahaman, itu saja," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Bertemu dan Semeja dengan Jokowi, Puan Tegaskan Lagi: Hubungannya dengan PDIP Baik-baik Saja

Sempat Bertemu dan Semeja dengan Jokowi, Puan Tegaskan Lagi: Hubungannya dengan PDIP Baik-baik Saja

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 06:02 WIB

Bertemu di Bukber Puan Ngaku Jelaskan Dinamika Revisi UU TNI kepada Surya Paloh dan Jokowi

Bertemu di Bukber Puan Ngaku Jelaskan Dinamika Revisi UU TNI kepada Surya Paloh dan Jokowi

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 02:05 WIB

Usai Semeja dengan Puan, Ditanya Kapan Bertemu Megawati, Jokowi: Ya Belum, Tapi akan... Akan Apa Ya?

Usai Semeja dengan Puan, Ditanya Kapan Bertemu Megawati, Jokowi: Ya Belum, Tapi akan... Akan Apa Ya?

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 21:45 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×