Gunung Marapi Erupsi, Ketinggian Abu Vulkanik Capai 350 Meter

M Nurhadi

Rabu, 02 April 2025 | 07:44 WIB
Gunung Marapi Erupsi, Ketinggian Abu Vulkanik Capai 350 Meter
Arsip-Erupsi Gunung Marapi. [Dok. Istimewa]

Suara.com - Gunung Marapi yang terletak di Bukittinggi, Sumatera Barat, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan erupsi pada Rabu pagi (3/4) pukul 06.25 WIB.

Berdasarkan catatan Pos Gunung Api (PGA) Gunung Marapi, erupsi tersebut berlangsung selama sekitar 57 detik dengan amplitudo 1,6 milimeter. Kolom abu vulkanik teramati mencapai ketinggian sekitar 350 meter di atas puncak gunung, dengan warna kelabu dan intensitas sedang hingga tebal yang condong ke arah timur laut.

Sebelumnya, pada Selasa dini hari (1/4), gunung ini juga mengalami erupsi pukul 22.33 WIB meskipun tinggi kolom abu tidak terlihat. Erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30,6 milimeter dan durasi sekitar 34 detik. Letusan ini disertai dentuman keras yang terdengar oleh sejumlah warga di Kabupaten Tanah Datar dan Nagari Padang Lua, Kabupaten Agam.

Dikutip via Antara, status Gunung Marapi saat ini masih berada pada Level II (Waspada) menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Dengan status ini, PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting bagi masyarakat.

Masyarakat, pendaki, dan pengunjung dilarang memasuki wilayah dalam radius tiga kilometer dari Kawah Verbeek karena potensi bahaya erupsi masih tinggi. Selain itu, warga yang bermukim di sekitar lembah atau aliran sungai yang berhulu di Gunung Marapi diminta untuk selalu waspada terhadap ancaman banjir lahar, terutama saat musim hujan.

Bagi warga yang tinggal di sekitar Gunung Marapi, kewaspadaan harus terus ditingkatkan mengingat aktivitas vulkanik gunung ini masih fluktuatif. Salah satu langkah penting adalah memantau informasi resmi dari PVMBG, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), atau pihak berwenang lainnya melalui saluran komunikasi yang dapat dipercaya, seperti media sosial, radio, atau aplikasi peringatan bencana. Informasi yang akurat dan cepat sangat penting untuk mengambil keputusan yang tepat, terutama jika terjadi peningkatan aktivitas vulkanik yang memerlukan evakuasi.

Abu vulkanik dari erupsi Gunung Marapi dapat menimbulkan gangguan kesehatan, terutama pada saluran pernapasan dan mata. Oleh karena itu, warga disarankan untuk menyiapkan masker dan kacamata pelindung sebagai langkah antisipasi. Jika abu vulkanik mulai menyebar, sebaiknya mengurangi aktivitas di luar rumah dan menutup rapat jendela serta pintu untuk meminimalisir paparan abu. Bagi yang memiliki riwayat penyakit pernapasan seperti asma atau bronkitis, disarankan untuk menyiapkan obat-obatan yang diperlukan dan menghindari paparan abu vulkanik sebisa mungkin.

Potensi banjir lahar juga menjadi ancaman serius, terutama bagi warga yang tinggal di dekat aliran sungai yang berhulu di Gunung Marapi. Banjir lahar dapat terjadi ketika material vulkanik yang terendapkan di lereng gunung terbawa oleh air hujan. Jika terjadi hujan deras, warga harus segera menjauhi sungai dan mencari tempat yang lebih tinggi. Penting juga untuk mengenali tanda-tanda alam seperti suara gemuruh atau peningkatan debit air secara tiba-tiba, yang dapat menjadi indikasi awal datangnya banjir lahar.

Kesiapan menghadapi situasi darurat juga perlu diperhatikan. Warga disarankan untuk menyimpan dokumen penting seperti akta kelahiran, kartu keluarga, dan surat-surat berharga lainnya dalam tempat yang mudah dibawa jika diperlukan evakuasi mendadak. Selain itu, menyiapkan tas darurat yang berisi makanan tahan lama, air minum, obat-obatan, pakaian ganti, senter, dan baterai cadangan dapat sangat membantu dalam situasi darurat.

baca juga

Koordinasi dengan tetangga dan pihak setempat juga sangat penting. Membentuk kelompok siaga bencana di tingkat RT/RW dapat meningkatkan efektivitas dalam menghadapi situasi darurat. Dengan saling berbagi informasi dan bekerja sama, masyarakat dapat lebih siap menghadapi kemungkinan terburuk. Selain itu, mengetahui rute evakuasi dan titik kumpul yang telah ditetapkan oleh pemerintah setempat dapat meminimalisir kepanikan jika terjadi erupsi besar.

Gunung Marapi merupakan salah satu gunung api aktif di Indonesia yang perlu diwaspadai. Meskipun statusnya masih dalam level waspada, tidak menutup kemungkinan terjadi peningkatan aktivitas vulkanik sewaktu-waktu. Oleh karena itu, kewaspadaan dan persiapan yang matang dari masyarakat sangat diperlukan untuk mengurangi risiko bencana. Selalu patuhi imbauan dari pihak berwenang dan jangan menganggap remeh setiap tanda peringatan yang diberikan. Dengan langkah-langkah antisipasi yang tepat, keselamatan dan keamanan warga sekitar dapat lebih terjamin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebelum Erupsi Setinggi 8.000 Meter, Gunung Lewotobi Alami Gempa Vulkanik Selama Sepekan

Sebelum Erupsi Setinggi 8.000 Meter, Gunung Lewotobi Alami Gempa Vulkanik Selama Sepekan

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 15:34 WIB

BNPB Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa Akibat Erupsi Gunung Lewotobi

BNPB Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa Akibat Erupsi Gunung Lewotobi

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 14:26 WIB

Donasi Denny Sumargo Berujung Ancaman? Korban Erupsi Lewotobi Diperingatkan

Donasi Denny Sumargo Berujung Ancaman? Korban Erupsi Lewotobi Diperingatkan

Video | Jum'at, 24 Januari 2025 | 19:30 WIB

Perlindungan untuk Warga: 5.200 Kotak Masker Disalurkan Pasca Erupsi Gunung Lewotobi

Perlindungan untuk Warga: 5.200 Kotak Masker Disalurkan Pasca Erupsi Gunung Lewotobi

Bisnis | Kamis, 23 Januari 2025 | 13:00 WIB

Gunung Ibu Erupsi, Hujan Abu 'Guyur' Kecamatan Ibu Utara Malut

Gunung Ibu Erupsi, Hujan Abu 'Guyur' Kecamatan Ibu Utara Malut

Foto | Rabu, 15 Januari 2025 | 21:01 WIB

Erupsi Gunung Marapi: Kolom Abu Tebal Mengarah Utara dan Timur Laut

Erupsi Gunung Marapi: Kolom Abu Tebal Mengarah Utara dan Timur Laut

Video | Minggu, 05 Januari 2025 | 13:00 WIB

Terkini

Israel Tangkap 6 Siswa Palestina, Rumah Digerebek Tengah Malam

Israel Tangkap 6 Siswa Palestina, Rumah Digerebek Tengah Malam

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:13 WIB

UU Baru China Tuai Kontroversi, Legalkan Represi Lintas Negara

UU Baru China Tuai Kontroversi, Legalkan Represi Lintas Negara

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:00 WIB

Israel Akan Batasi Azan Berkumandang di Masjid

Israel Akan Batasi Azan Berkumandang di Masjid

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 06:46 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam

Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 05:30 WIB

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:28 WIB

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:05 WIB

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

×