Evaluasi Haji 2025: DPR Temukan Banyak Masalah, Pembentukan Pansus Jadi Sorotan

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Kamis, 26 Juni 2025 | 18:53 WIB
Evaluasi Haji 2025: DPR Temukan Banyak Masalah, Pembentukan Pansus Jadi Sorotan
Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal memberikan keterangan bakal mengevaluasi penyelenggaraan haji 2025 dengan membentuk pansus. [Suara.com/Novian]

Suara.com - Penyelenggaraan Ibadah Haji 2025 dipastikan bakal dievaluasi dan tidak menutup kemungkinan DPR bakal membentuk panitia khusus (pansus), sebab pada kenyataannya banyak permasalahan yang ditemukan dalam pelaksanaannya di lapangan.

Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan bahwa evaluasi penyelenggaraan haji akan dilakukan setelah semua Jemaah kembali pulang ke tanah air.

"Untuk evaluasi haji 2025 ini, kita konsen sekarang bagaimana ancaman keamanan globalnya. Kita akan fokus dulu pemulangan haji, sekaligus kita akan evaluasi," kata Cucun di Jakarta, Kamis (26/6/2025).

Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji ini menyampaikan bahwa DPR sudah mengantongi sejumlah catatan atas buruknya pelayanan penyelenggaraan haji 2025.

"Catatan-catatan sudah ada semua dari timwas kemarin, dari proses pemberangkatan, kekacauan data yang sampai masuk nota diplomatnya dari Duta Besar Saudi. Kemudian juga terkait pelaksanaan di sana, kayak orang biasa didorong Madinah, Mekah, kan masuk nota diplomasi gitu," kata Cucun.

Selain itu, sejumlah permasalahan lain yang menjadi sorotan DPR yakni terpisahnya jemaah hingga konsumsi.

"Ada orang tua yang terpisah dengan pendampingnya, ada lansia terpisah dengan si pendamping dari si Indonesia, Kemenag, melakukan, PPIH ya, Panitia Penyelenggaraan Haji, melakukan rekonsiderasi data."

"Makanya kita akan gali, termasuk kok bisa jalan dari Muzdalifah ke Mina. Kemudian ada juga laporan berapa kali makan katanya orang nggak terima makan," kata Cucun.

"Kemudian juga kami juga di pimpinan sudah terima bahwa makanannya tidak sesuai dengan kontrak. 150 gram yang ada cuman paling 60-70 gram. Nah ini akan semua kita kaji," sambungnya.

baca juga

Cucun menilai evaluasi bisa dilakukan melalui pembentukan pansus. Kekinian, rencana pembentukan pansus itu akan segera dibahas.

Harus Pansus

"Sekarang kita nanti di rapim akan dibahas. Untuk evaluasi ini ya. Jadi dalam rapim terdekat, kita akan bahas tingkat pimpinan, kalau misalkan ini kita akan serahkan melalui panja-panja. Kalau menurut saya sih ini karena lintas komisi harus pansus. Karena tingkat lintas AKD," kata Cucun.

Sebelumnya, Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Muslim Ayub mengusulkan pembentukan pansus untuk mengevaluasi penyelenggaraan Haji 2025.

Usulan tersebut muncul seusai banyaknya keluhan dari Jemaah Indonesia, khususnya terkait layanan katering, akomodasi, hingga transportasi selama pelaksanaan puncak ibadah haji.

Jemaah haji Kloter 3 Debarkasi Padang tiba di Bandara Internasional Minangkabau, Sumatera Barat. [Dok. Antara]
Jemaah haji Kloter 3 Debarkasi Padang tiba di Bandara Internasional Minangkabau, Sumatera Barat. [Dok. Antara]

"Kalau kita runut dari perjalanan Mekah ke Arafah, Arafah ke Muzdalifah, Muzdalifah ke Mina, banyak kekecewaan dari jemaah yang kami dapatkan," kata Muslim dikutip dari keterangannya di Mekkah, Selasa 10 Juni 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Haji 2025 Banyak Masalah, DPR Mau Bikin Pansus atau Hanya Evaluasi Saja?

Haji 2025 Banyak Masalah, DPR Mau Bikin Pansus atau Hanya Evaluasi Saja?

News | Rabu, 18 Juni 2025 | 10:43 WIB

Wacana Pansus Haji 2025: Evaluasi Serius atau Gimik Politik DPR?

Wacana Pansus Haji 2025: Evaluasi Serius atau Gimik Politik DPR?

Liks | Kamis, 12 Juni 2025 | 08:02 WIB

Menag Bantah Ada Pungli Saat Safari Wukuf: Itu Soal Badal Haji

Menag Bantah Ada Pungli Saat Safari Wukuf: Itu Soal Badal Haji

News | Kamis, 12 Juni 2025 | 06:59 WIB

Terkini

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:25 WIB

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:05 WIB

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

×