Dorong Pengembangan Kawasan Terintegrasi, Bapanas: Permudah Distribusi Logistik

Agung Sandy Lesmana

Minggu, 29 Juni 2025 | 12:55 WIB
Dorong Pengembangan Kawasan Terintegrasi, Bapanas: Permudah Distribusi Logistik
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi

Suara.com - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi menyoroti pentingnya pengembangan kawasan terintegrasi untuk mendukung konektivitas logistik dan pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah Indonesia.

Menurut Arief, perencanaan kota yang matang dapat memberikan dampak positif terhadap sistem distribusi pangan dan kelancaran logistik nasional. Ia mencontohkan salah satunya seperti di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK).

“Hari ini saya agak surprise juga bisa sampai ke PIK dan PIK2. Saya lihat kota dan sungainya sangat tertata rapi, seperti di luar negeri,” ujar Arief dikutip pada Minggu (29/6/2025).

Ia menilai pengalaman tersebut memberi sudut pandang baru mengenai tata ruang kota yang tidak hanya mengutamakan estetika, tetapi juga mengintegrasikan berbagai fungsi publik dan ekonomi.

“Bukan hanya bersih dan indah, tapi ada ekosistem yang tumbuh. Ada tempat tinggal, tempat usaha, kawasan kuliner, hingga ruang terbuka hijau yang menyatu dengan baik,” jelasnya.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menjawab pertanyaan awak media di sela meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bogor, Jawa Bawat, Selasa (24/6/2025). ANTARA/Harianto
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menjawab pertanyaan awak media di sela meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bogor, Jawa Bawat, Selasa (24/6/2025). ANTARA/Harianto

Menurut Arief, kawasan yang memiliki akses transportasi memadai akan lebih mudah mendorong mobilitas barang dan jasa. Ia mencontohkan pentingnya kedekatan dengan jalur tol dan bandara dalam mempercepat distribusi logistik.

“Satu kawasan yang prospektif, dengan akses dekat dengan bandara. Mudah-mudahan ini bisa mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya di Banten dan Jakarta,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia mendorong agar daerah-daerah lain di Indonesia dapat mengembangkan kawasan terintegrasi dengan pendekatan yang sesuai dengan karakter lokal masing-masing.

“Kalau daerah lain bisa mengembangkan ruang seperti ini dengan kearifan lokal masing-masing, saya yakin akan banyak pusat-pusat pertumbuhan baru di Indonesia,” tutupnya.

baca juga

Bisa Cegah Aksi Kriminalitas

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal (Brigjen) Trunoyudo Wisnu Andiko sebelumnya menilai kawasan mandiri yang terkoneksi dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan meminimalkan potensi tindak kriminalitas.

Untuk itu, ia mendorong agar pemerintah daerah mendukung pengembangan kawasan dengan konsep tersebut.

Menurutnya, kawasan yang dirancang secara terpadu mampu menjawab kebutuhan masyarakat urban secara menyeluruh.

"Kawasan di PIK 2 seperti kota satelit, yang sudah memberikan layanan bagi kebutuhan masyarakat seperti pemukiman, kantor, pendidikan, kesehatan, dan fasilitas-fasilitas yang saling terkoneksitas,” ujar Trunoyudo, Kamis (26/6/2025). 

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko (kanan). (Foto: Dok Mabes Polri)
Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko (kanan). (Foto: Dok Mabes Polri)

Ia menjelaskan bahwa tata ruang yang terorganisasi, sistem keamanan yang memadai, serta akses publik yang mudah dijangkau merupakan elemen penting dalam pembangunan kawasan yang aman dan nyaman. 

"Model seperti ini bisa menjadi rujukan bagi banyak daerah lain. Tata ruangnya tertata rapi, sistem keamanannya bagus, dan semua akses publik mudah dijangkau,” lanjutnya.

Trunoyudo menambahkan bahwa keberhasilan pengelolaan kawasan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh pengelolaan sosial yang efektif.

"Kunci keberhasilan kawasan seperti ini bukan hanya pembangunan fisik, tapi juga pengelolaan sosialnya. Ketika ruang publik nyaman, ekonomi bergerak, dan masyarakat merasa aman, maka fungsi kota bisa berjalan dengan optimal,” tandasnya.

Menurutnya, kolaborasi antara pihak swasta dan pemerintah menjadi kunci dalam menciptakan kawasan yang tidak hanya layak huni, tetapi juga aman secara jangka panjang. Kawasan yang tertata dan terkoneksi, katanya, lebih mudah diawasi dan dikelola secara sistematis.

Trunoyudo menyampaikan bahwa pendekatan pembangunan seperti ini bisa menjadi contoh untuk wilayah lain dalam menghadapi tantangan urbanisasi dan menciptakan lingkungan yang stabil, tertib, dan inklusif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gibran Dicap Kader Tak Bermutu, Rocky Gerung Sebut Pemakzulan di DPR Bisa Ungkap 'Borok' Jokowi

Gibran Dicap Kader Tak Bermutu, Rocky Gerung Sebut Pemakzulan di DPR Bisa Ungkap 'Borok' Jokowi

News | Minggu, 29 Juni 2025 | 11:23 WIB

Bahas Hilirisasi Kemenyan, Wapres Gibran Diolok-olok Bak Anak Sekolah Imbas 5 Kali Ucap Kalimat Ini

Bahas Hilirisasi Kemenyan, Wapres Gibran Diolok-olok Bak Anak Sekolah Imbas 5 Kali Ucap Kalimat Ini

News | Kamis, 26 Juni 2025 | 15:51 WIB

Ogah Cabut Ucapan soal Iran, Felix Siauw Kini Singgung LGBT: Aku Bahagia Mereka Dukung Palestina

Ogah Cabut Ucapan soal Iran, Felix Siauw Kini Singgung LGBT: Aku Bahagia Mereka Dukung Palestina

News | Rabu, 25 Juni 2025 | 15:52 WIB

Kepergok 'Diservis' Polwan hingga Tasnya Dibawakan, Selvi Ananda Banjir Sindiran: Manja Amat Lu!

Kepergok 'Diservis' Polwan hingga Tasnya Dibawakan, Selvi Ananda Banjir Sindiran: Manja Amat Lu!

News | Rabu, 25 Juni 2025 | 09:40 WIB

Terkini

Namanya Terseret, Menhut Raja Juli Nyatakan Siap Bantu KPK Bongkar Kasus OTT Bupati Kuansing

Namanya Terseret, Menhut Raja Juli Nyatakan Siap Bantu KPK Bongkar Kasus OTT Bupati Kuansing

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:49 WIB

Kena OTT KPK, Ini Rincian Harta Bupati Langkat Syah Afandin

Kena OTT KPK, Ini Rincian Harta Bupati Langkat Syah Afandin

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:43 WIB

30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya

30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:37 WIB

Main Mata Impor Barang KW, Tiga Eks Pejabat Bea Cukai Akhirnya Diseret ke Persidangan Hari Ini

Main Mata Impor Barang KW, Tiga Eks Pejabat Bea Cukai Akhirnya Diseret ke Persidangan Hari Ini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:25 WIB

Pria Bakar Diri Hingga Tewas di Depan Maskar Besar PBB New York

Pria Bakar Diri Hingga Tewas di Depan Maskar Besar PBB New York

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:22 WIB

Jelang MPLS Sekolah Rakyat, Gus Ipul Sampaikan Sejumlah Arahan

Jelang MPLS Sekolah Rakyat, Gus Ipul Sampaikan Sejumlah Arahan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:19 WIB

Bikin Aturan Pilah Sampah, Pramono Malah 'Disidang' Istri di Rumah

Bikin Aturan Pilah Sampah, Pramono Malah 'Disidang' Istri di Rumah

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:14 WIB

Warga Jakarta Kini Bisa Intip Prediksi Polusi 3 Hari ke Depan Lewat Aplikasi JAKI

Warga Jakarta Kini Bisa Intip Prediksi Polusi 3 Hari ke Depan Lewat Aplikasi JAKI

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:04 WIB

Rp 2,23 Triliun Masuk ke Kas Negara dari Rokok yang Dihisap Anak-Anak

Rp 2,23 Triliun Masuk ke Kas Negara dari Rokok yang Dihisap Anak-Anak

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:24 WIB

Usai Dirantai dan Dilaporkan Balik, Korban Penyekapan di Senen Kini Jalani Trauma Healing

Usai Dirantai dan Dilaporkan Balik, Korban Penyekapan di Senen Kini Jalani Trauma Healing

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:09 WIB

×