Generasi Muda Jadi Motor Penggerak Industri Batik Berkelanjutan di Era Modern

Galih Prasetyo

Sabtu, 02 Agustus 2025 | 23:01 WIB
Generasi Muda Jadi Motor Penggerak Industri Batik Berkelanjutan di Era Modern
Generasi Muda Jadi Motor Penggerak Industri Batik Berkelanjutan di Era Modern [Istimewa]

Suara.com - Batik, warisan budaya Indonesia yang telah diakui dunia, kini bergerak menuju arah yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Dalam era modern yang menuntut kesadaran lingkungan dan inovasi, generasi muda Indonesia tampil sebagai kekuatan utama dalam mendorong transformasi industri batik melalui pendekatan kreatif dan digital.

Hal ini disampaikan oleh Staf Ahli Menteri Bidang Iklim Usaha dan Investasi Kementerian Perindustrian, Doddy Rahadi, dalam acara Talkshow Community Engagement bertema “Batik dan Keberlanjutan: Lestarikan Tradisi, Lestarikan Bumi”.

Acara ini merupakan bagian dari Industrial Festival feat. Gelar Batik Nusantara 2025 yang digelar di Pasaraya Blok M, Jakarta, sejak 30 Juli hingga 3 Agustus 2025.

Menurut Doddy, bonus demografi yang sedang dinikmati Indonesia membuka peluang besar bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan, terutama dalam sektor industri kreatif seperti batik.

“Anak muda kita punya kekuatan di kreativitas, pemanfaatan teknologi digital, dan semangat inovasi. Mereka tidak hanya menjadi konsumen, tapi juga pelaku utama dalam pelestarian batik,” ujarnya.

Batik Kini Lebih dari Sekadar Tradisi

Citra batik kini telah berevolusi. Jika dulu hanya dikenal sebagai busana formal, kini batik telah menjelma menjadi bagian dari gaya hidup anak muda, tampil dalam bentuk streetwear, outer kasual, hingga sneakers.

Banyak label fesyen lokal bermunculan dengan mengusung batik sebagai identitas visual mereka, dan memasarkan produk lewat media sosial dan platform digital.

baca juga

“Batik bukan lagi pakaian upacara. Bagi generasi muda, batik adalah simbol ekspresi diri dan kebanggaan budaya,” kata Doddy menegaskan.

Kementerian Perindustrian pun terus mendorong narasi keberlanjutan dalam industri batik, melalui promosi pewarna alami, proses produksi ramah lingkungan, hingga kampanye edukatif tentang pentingnya rantai pasok yang transparan dan etis di kalangan IKM.

Angka dan Harapan di Balik Industri Fesyen

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, hingga 2022 terdapat lebih dari 958 ribu IKM sektor fesyen di Indonesia, yang menyerap lebih dari 1,6 juta tenaga kerja, mayoritas dari generasi produktif.

Sektor ekonomi kreatif sendiri telah memberikan kontribusi sekitar 7,8 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Dalam kesempatan yang sama, Melie Indarto, pendiri brand lokal KaIND, menambahkan bahwa keberlanjutan dan pelestarian budaya menjadi fondasi penting dalam membangun industri fesyen masa depan.

“Kami percaya, pendekatan yang etis dan berdampak sosial akan membawa industri batik Indonesia lebih berdaya saing, namun tetap berpihak pada lingkungan dan komunitas lokal,” ujarnya.

Festival Batik untuk Masa Depan

Industrial Festival 2025 yang berkolaborasi dengan Gelar Batik Nusantara mengusung tagline #BATIKRIZZ sebagai bentuk semangat baru generasi muda terhadap batik.

Festival ini juga menghadirkan Kompetisi Konten Kreatif dan Sayembara Maskot Industri, sebagai wadah partisipasi publik, khususnya mahasiswa, untuk mengekspresikan gagasan tentang industri 4.0 yang inklusif dan berkelanjutan.

“Melestarikan batik bukan sekadar mempertahankan motif, tetapi juga merawat identitas bangsa dan bertanggung jawab terhadap bumi. Ini adalah ajakan kolaborasi lintas generasi dan lintas sektor,” pungkas Doddy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nasabah Binaan PNM Mekaar Sukses Dilirik Brand Batik Besar, Ini Rahasianya

Nasabah Binaan PNM Mekaar Sukses Dilirik Brand Batik Besar, Ini Rahasianya

Bisnis | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 22:48 WIB

Viral Pesawat Batik Air Mendarat Miring di Bandara Soetta, Pakar Penerbangan: Ini Aman

Viral Pesawat Batik Air Mendarat Miring di Bandara Soetta, Pakar Penerbangan: Ini Aman

News | Minggu, 29 Juni 2025 | 15:28 WIB

Muria Batik Kudus Berdayakan Disabilitas dan Kaum Rentan Go Global Bersama Pertapreneur Aggregator

Muria Batik Kudus Berdayakan Disabilitas dan Kaum Rentan Go Global Bersama Pertapreneur Aggregator

Bisnis | Rabu, 11 Juni 2025 | 13:50 WIB

Indonesia Gemparkan Belgia! Festival Kaki Lima Bawa Warna Nusantara ke Eropa

Indonesia Gemparkan Belgia! Festival Kaki Lima Bawa Warna Nusantara ke Eropa

Lifestyle | Kamis, 29 Mei 2025 | 07:03 WIB

Advan Workplus Heritage: Laptop Batik Pertama di Indonesia, Harga Rp 6 Jutaan

Advan Workplus Heritage: Laptop Batik Pertama di Indonesia, Harga Rp 6 Jutaan

Tekno | Senin, 12 Mei 2025 | 16:34 WIB

Terkini

91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit

91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit

Health | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam

Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:00 WIB

BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera

BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas

Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward

Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward

Entertainment | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:54 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi

5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:46 WIB

Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum

Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:43 WIB

5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya

5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:40 WIB

Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga

Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:37 WIB

HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel

HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×