Survei: 83,5% Publik Puas Kinerja Prabowo, Program Energi Bahlil Bikin Hemat Triliunan

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 15 Oktober 2025 | 21:47 WIB
Survei: 83,5% Publik Puas Kinerja Prabowo, Program Energi Bahlil Bikin Hemat Triliunan
Presiden Prabowo Subianto bersama para menteri Kabinet Merah Putih (Dok: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Suara.com - Setahun memimpin pemerintahan, tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto menembus angka 83,5 persen. Angka ini dirilis lembaga survei Index Politica dalam survei nasional bertajuk “Satu Tahun Kinerja Presiden dan Menteri Kabinet Merah Putih” yang diumumkan di Jakarta, Senin (13/10).

Survei dilakukan pada 1–10 Oktober 2025 terhadap 1.600 responden di 27 provinsi dengan metode multistage random sampling, margin of error ±3 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen. Sebanyak 90,8 persen responden menyatakan mengetahui aktivitas dan kebijakan Presiden Prabowo dari pemberitaan media massa dan media sosial, menunjukkan eksposur publik yang luas terhadap agenda pemerintah.

Direktur Riset Index Politica, Fadhly Alimin Hasyim, menyebut tingginya tingkat kepuasan ini tidak lepas dari soliditas kabinet dan sejumlah program ekonomi strategis yang mulai terasa hasilnya, terutama di sektor energi.

“Kementerian ESDM ini kementerian yang sangat vital. Banyak programnya tidak diekspos padahal sangat menentukan devisa dan APBN kita,” ujar Fadhly.

Menurutnya, dua program unggulan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di bawah Menteri Bahlil Lahadalia memberi kontribusi signifikan terhadap kepuasan publik: program B40–B45 biodiesel dan revitalisasi sumur minyak tua.

“Program B40 bisa menghemat sampai Rp147 triliun, dan kalau naik jadi B45 bisa hemat Rp197 triliun. Angka itu sangat besar. Kalau diteruskan ke B50, dampaknya luar biasa untuk APBN,” jelas Fadhly.

Ia menambahkan, inisiatif tersebut bukan hanya efisien secara ekonomi, tapi juga sejalan dengan agenda global energi bersih.

“Biodiesel ini bahan bakar nabati, ramah lingkungan, dan mengurangi impor minyak. Program ini harus didukung, karena yang terganggu justru para mafia migas,” tegasnya.

Selain biodiesel, survei juga mencatat program peningkatan lifting minyak dan optimalisasi sumur rakyat sebagai salah satu kebijakan populer.

baca juga
Presiden Prabowo Subianto didampingi para menteri sampai gubernur (Dok: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto didampingi para menteri sampai gubernur (Dok: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Menteri Paling Dikenal Publik

Dalam kategori top of mind, survei Index Politica juga memotret tingkat pengenalan publik terhadap anggota kabinet. Hasilnya, tujuh menteri paling dikenal publik adalah:

1. Purbaya Yudhi Sadewa, Ph.D. – Menteri Keuangan, dengan program stimulus Rp200 triliun ke bank Himbara dan BSI.
2. Bahlil Lahadalia, M.Si. – Menteri ESDM, dengan program peningkatan lifting minyak dan Biodiesel 45.
3. Jenderal (Purn) Sjafri Sjamsoedin – Menteri Pertahanan, dengan program transfer teknologi kapal selam Scorpene, drone, dan pesawat tempur.
4. Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd. – Menteri Kemendugbangga/BKKBN, dengan program penurunan jumlah stunting balita.
5. Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc., M.A. – Menteri PUPR, dengan program revitalisasi irigasi dan bendungan.
6. Dr. Amran Sulaiman – Menteri Pertanian, dengan program swasembada beras dan jagung.
7. Dr. Nasaruddin Umar, M.A. – Menteri Agama, dengan program penurunan biaya haji.

Fadhly menjelaskan, pengenalan publik terhadap para menteri ini mencerminkan tingkat komunikasi dan eksposur kebijakan yang efektif.

“Sebanyak 87,5 persen masyarakat mengetahui aktivitas para menteri. Ini menandakan kinerja kabinet mendapat perhatian luas dan terus dipantau publik,” katanya.

Faktor utama masyarakat dalam menilai figur menteri meliputi keberhasilan program (41,5 persen), keramahan dan kesantunan (17,5 persen), serta pemberitaan positif di media (16,2 persen). Survei Index Politica menilai pemerintahan Prabowo–Gibran berhasil menjaga stabilitas ekonomi dan energi nasional di tahun pertama Kabinet Merah Putih.

“Ini refleksi satu tahun pemerintahan yang dinilai berhasil menjaga stabilitas, terutama di sektor energi dan ketahanan ekonomi nasional. Tapi capaian ini harus dijaga agar tetap berkelanjutan,” tutup Fadhly.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Strategi Sinar Mas Bawa UMKM Naik Kelas

Strategi Sinar Mas Bawa UMKM Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 15 Oktober 2025 | 12:00 WIB

BCA Syariah Dorong Pemberdayaan UMKM Lewat Semangat Keberagaman di Bali Mester

BCA Syariah Dorong Pemberdayaan UMKM Lewat Semangat Keberagaman di Bali Mester

Bisnis | Selasa, 14 Oktober 2025 | 12:29 WIB

PNM Tantang Anak Muda Ciptakan Ide Kreatif untuk Majukan UMKM

PNM Tantang Anak Muda Ciptakan Ide Kreatif untuk Majukan UMKM

Bisnis | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 19:00 WIB

Kebijakan Hapus Utang UMKM di Bank Himbara Perlu Diperpanjang

Kebijakan Hapus Utang UMKM di Bank Himbara Perlu Diperpanjang

Bisnis | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 14:08 WIB

Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Ditonton Hingga 25 Juta Kali, Banyak yang Penasaran!

Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Ditonton Hingga 25 Juta Kali, Banyak yang Penasaran!

News | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 08:20 WIB

Raup Rp 288 Juta, UMKM Disabilitas Sukabumi Tembus Pasar Brunei dengan Keripik Singkong

Raup Rp 288 Juta, UMKM Disabilitas Sukabumi Tembus Pasar Brunei dengan Keripik Singkong

Bisnis | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 13:08 WIB

Terkini

Pertanda Baik atau Buruk? Ini Arti Mimpi Digigit Anjing di Tangan Kiri

Pertanda Baik atau Buruk? Ini Arti Mimpi Digigit Anjing di Tangan Kiri

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Sering Bawa Beban Berat? Ini 5 Kebiasaan yang Bikin Shockbreaker Motor Cepat Rusak

Sering Bawa Beban Berat? Ini 5 Kebiasaan yang Bikin Shockbreaker Motor Cepat Rusak

Otomotif | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:17 WIB

Guru Pensiun pada Usia 60, Mengapa Presiden Bisa Memimpin di Usia 75 Tahun?

Guru Pensiun pada Usia 60, Mengapa Presiden Bisa Memimpin di Usia 75 Tahun?

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa

Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Pemilik Warung di Kampar Bacok Pembeli Gegara Tanya Harga Mi Instan Berubah

Pemilik Warung di Kampar Bacok Pembeli Gegara Tanya Harga Mi Instan Berubah

Riau | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:04 WIB

5 Penyebab Wajah Makin Kusam dan Gatal Setelah Pakai Serum Vitamin C

5 Penyebab Wajah Makin Kusam dan Gatal Setelah Pakai Serum Vitamin C

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:02 WIB

The Ordinary Jackpot: Saat Duit Lotre Membungkam Bos Toksik

The Ordinary Jackpot: Saat Duit Lotre Membungkam Bos Toksik

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Sinopsis Otoko Tomodachi, Film Jepang Terbaru Matsuoka Mayu dan Narita Ryo

Sinopsis Otoko Tomodachi, Film Jepang Terbaru Matsuoka Mayu dan Narita Ryo

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Hadapi Risiko Bencana, Kesiapsiagaan Layanan Kesehatan Harus Diperkuat

Hadapi Risiko Bencana, Kesiapsiagaan Layanan Kesehatan Harus Diperkuat

Health | Minggu, 18 Oktober 2026 | 10:43 WIB

Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% Hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir

Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% Hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 10:40 WIB

×