Polemik Internal Gerindra: Dasco Sebut Penolakan Budi Arie Dinamika Politik Biasa

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 13 November 2025 | 22:17 WIB
Polemik Internal Gerindra: Dasco Sebut Penolakan Budi Arie Dinamika Politik Biasa
Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menilai penolakan sejumlah DPC terkait gabungnya Ketum Projo Budi Arie Setiadi ke parpol tersebut sebagai dinamika biasa. [Suara.com/Bagaskara]
baca 10 detik
  • Wacana Budi Arie Setiadi gabung Gerindra menuai penolakan dari sejumlah pengurus cabang partai.

  • Ketua Harian Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menilai pro dan kontra adalah dinamika politik biasa.

  • Keputusan akhir mengenai status Budi Arie akan ditentukan langsung oleh Ketua Umum Prabowo Subianto.

Suara.com - Wacana bergabungnya Ketua Umum Relawan Projo Budi Arie Setiadi ke dalam struktur Partai Gerindra memicu dinamika internal yang signifikan.

Sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) partai secara terbuka menyuarakan penolakan, menciptakan polemik yang sampai ke telinga pimpinan pusat partai berlambang Garuda tersebut.

Menanggapi gejolak tersebut, Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, memberikan respons yang terkesan santai dan terukur.

Dasco menilai bahwa riak-riak penolakan dari tingkat DPC sebagai fenomena yang lumrah dalam lanskap politik nasional.

Bahkan, ia menyatakan bahwa perbedaan pendapat, baik pro maupun kontra, adalah hal yang wajar dan tidak perlu dibesar-besarkan.

"Ya namanya dinamika di politik, itu soal tidak menerima, atau ada yang menerima itu kan biasa," ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/11/2025).

Menurut Dasco, eskalasi isu ini tidak diperlukan karena merupakan bagian dari proses politik yang alamiah.

"Nah sehingga menurut saya ya tidak perlu dibesar-besarkan karena hal itu adalah hal yang biasa terjadi di dunia politik. Demikian," tambahnya.

Keputusan di Tangan Prabowo

baca juga

Meski penolakan dari kader daerah telah mencuat, Dasco menegaskan bahwa Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra belum mengambil sikap definitif.

Ketika didesak mengenai apakah aspirasi DPC akan menjadi bahan pertimbangan utama, ia mengindikasikan bahwa keputusan final berada di tangan Ketua Umum, Prabowo Subianto.

"Nanti kita tanya sama Pak Prabowo ya," jawabnya singkat.

Lebih lanjut, Dasco mengungkapkan bahwa isu strategis ini belum menjadi agenda pembahasan formal di tingkat elite partai, terutama dengan Prabowo yang baru saja kembali dari lawatan luar negeri.

"Ini belum sempat dibahas sih. Kita belum ada sempat pembahasan. Karena Pak Prabowonya kan sibuk ke luar negeri kemarin," jelasnya.

Sebelumnya, suara penolakan terhadap rencana Budi Arie gabung ke Gerindra serentak disampaikan sejumlah pengurus partai Gerindra di daerah. Salah satunya dari Solo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Sudah Dengar Gerindra di Sejumlah Daerah Tolak Budi Arie Gabung, Suara Bakal Dipertimbangkan

Prabowo Sudah Dengar Gerindra di Sejumlah Daerah Tolak Budi Arie Gabung, Suara Bakal Dipertimbangkan

News | Kamis, 13 November 2025 | 19:27 WIB

Jejak Digital Budi Arie Kejam: Dulu Projo Pro Jokowi, Kini Ngeles Demi Gabung Prabowo

Jejak Digital Budi Arie Kejam: Dulu Projo Pro Jokowi, Kini Ngeles Demi Gabung Prabowo

News | Rabu, 05 November 2025 | 17:35 WIB

Guntur Romli Skakmat Budi Arie, Jejak Digital Projo Terbongkar: Dulu Jilat, Kini Muntahin Jokowi

Guntur Romli Skakmat Budi Arie, Jejak Digital Projo Terbongkar: Dulu Jilat, Kini Muntahin Jokowi

News | Rabu, 05 November 2025 | 13:02 WIB

Terkini

Ada Bukti CCTV! Korban Pencurian di Jakpus Protes Kasus Malah Dihentikan Polisi

Ada Bukti CCTV! Korban Pencurian di Jakpus Protes Kasus Malah Dihentikan Polisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 09:21 WIB

Gugat Polisi dan Jaksa di Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo Jalani Sidang Praperadilan Hari Ini

Gugat Polisi dan Jaksa di Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo Jalani Sidang Praperadilan Hari Ini

News | Senin, 29 Juni 2026 | 09:02 WIB

Media Iran Terang-terangan Sebut Teheran Tak Punya Pilihan Perlu Bangun Senjata Nuklir

Media Iran Terang-terangan Sebut Teheran Tak Punya Pilihan Perlu Bangun Senjata Nuklir

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:38 WIB

Gambir Siaga! 1.045 Polisi Kawal Demo Mahasiswa Paniai dan Front Anti Militerisme

Gambir Siaga! 1.045 Polisi Kawal Demo Mahasiswa Paniai dan Front Anti Militerisme

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:36 WIB

Iran Serukan Negara Tetangga Blokir Pesawat Tempur Asing Demi Kedamaian di Timur Tengah

Iran Serukan Negara Tetangga Blokir Pesawat Tempur Asing Demi Kedamaian di Timur Tengah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:21 WIB

Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter

Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:09 WIB

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:45 WIB

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:39 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:30 WIB

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:20 WIB

×