Buruh KSPI Demo Dekat Istana: Tuntut UMP DKI Jadi Rp5,8 Juta, Anggap Angka Pramono Tak Sesuai KHL

Dwi Bowo Raharjo

Senin, 29 Desember 2025 | 12:15 WIB
Buruh KSPI Demo Dekat Istana: Tuntut UMP DKI Jadi Rp5,8 Juta, Anggap Angka Pramono Tak Sesuai KHL
Ratusan buruh dari Konfederasi Pekerja Indonesia (KSPI) mulai melakukan aksi di dekat Istana Merdeka, Jakarta. (Suara.com/Tsabita Aulia)
baca 10 detik
  • KSPI mendemonstrasikan penetapan UMP DKI Jakarta 2026 di Istana Merdeka pada Senin (29/12/2025) pagi.
  • Buruh menuntut UMP sesuai rekomendasi Kebutuhan Hidup Layak (KHL) sekitar Rp5,8 juta.
  • KSPI berharap Presiden menindaklanjuti aspirasi mereka mengenai penetapan upah minimum tersebut.

Suara.com - Para buruh yang tergabung dalam Konfederasi Pekerja Indonesia (KSPI) menggelar aksi demonstrasi di Istana Merdeka untuk menindaklanjuti penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta.

Ratusan massa aksi mulai berdatangan memadati daerah sekitar istana Negara pada 10.00 WIB, Senin (29/12/2025)

Aksi dibuka dengan konferensi pers dari Ketua KSPI DKI Jakarta, Winarso.

Aksi ini dilakukan untuk menunjukkan rasa ketidak puasan para buruh terhadap UMP DKI Jakarta 2026 yang telah ditetapkan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

"Kita akan melakukan aksi sebagai bentuk bahwa ketidakpuasan kami atas nilai yang diputuskan oleh gubernur DKI Jakarta Pramono," ujar Ketua KSPI DKI Jakarta Winarso di lokasi aksi, Jakarta Pusat, Senin.

Winarso juga mengatakan bahwa sebelum adanya keputusan terkait UMP Jakarta, KSPI sudah sempat bertemu dengan Pramono.

Dari perbincangan tersebut gubernur Jakarta memberikan statment untuk tetap mengambil jalan tengah dalam menentukan besaran UMP Jakarta.

Dengan itu KSPI berharap keberpihakan Gubernur lebih condong terhadap buruh.

"Tapi dengan itu kami juga berharap keberpihakan Gubernur DKI Jakarta itu lebih condong kepada buruh," Ucap Winarso

baca juga

Angka yang diberikan buruh kepada pemprov DKI Jakarta sebagai rekomendasi adalah angka berdasarkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) dengan besaran di kisaran Rp 5,8 Juta sekian.

Para buruh berargumen mengaitkan dengan KHL karena angka tersebut adalah angka yang harus disepakati antara 3 unsur antara buruh, pengusaha, dan pemerintah.

Ratusan buruh dari Konfederasi Pekerja Indonesia (KSPI) mulai melakukan aksi di dekat Istana Merdeka, Jakarta. (Suara.com/Tsabita Aulia)
Ratusan buruh dari Konfederasi Pekerja Indonesia (KSPI) mulai melakukan aksi di dekat Istana Merdeka, Jakarta. (Suara.com/Tsabita Aulia)

Winarso juga mengatakan bahwa mekanisme dalam penentuan UMP harus didahului dengan survei pasar dan KHL.

"Mekanisme dalam penentuan UMP harus didahului dengan survei pasar dan KHL, angka itu lah yang kita ajukan," kata dia.

Para buruh yang tergabung dalam KSPI itu berharap aksi ereka didengar dan ditindak lanjuti oleh Presiden RI Prabowo Subianto, bahwa buruh menuntut tidak lebih tidak kurang dari angka KHL.

Disamping itu rekan rekan dari dewan pengupahan juga sedang melakukan sidang pleno di PPKD Jakarta Timur terkait dengan Upah Minimum Sektoral.

Para buruh juga berharap dari diadakannya sidang pleno tersebut argumen yang para buruh keluarkan bisa masuk menjadi angka-angka yang diharapkan dalam penentuan upah sektoral.

"Kita berharap dengan argumen argumen kita ini bisa masuk menjadi angka angka yang kita harapkan di dalam penentuan upah sektoral tersebut," ujar Winarso.

Hingga berita ini ditayangkan, massa buruh masih terus melanjutkan demonstrasinya dengan melakukan orasi.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Live Report:  Aksi Demonstrasi Buruh Akan Penolakan UMP Jakarta 2026

Live Report: Aksi Demonstrasi Buruh Akan Penolakan UMP Jakarta 2026

Video | Senin, 29 Desember 2025 | 12:11 WIB

Demo Buruh Tolak UMP 2026, Pramono Anung: Kami Tetap Berikan Layanan Terbaik

Demo Buruh Tolak UMP 2026, Pramono Anung: Kami Tetap Berikan Layanan Terbaik

News | Senin, 29 Desember 2025 | 10:52 WIB

1.392 Personel Siaga di Silang Monas, Kawal Aksi Buruh Hari Ini!

1.392 Personel Siaga di Silang Monas, Kawal Aksi Buruh Hari Ini!

News | Senin, 29 Desember 2025 | 08:46 WIB

Bakal Demo Dua Hari Berturut-turut di Istana, Buruh Sorot Kebijakan Pramono dan KDM soal UMP 2026

Bakal Demo Dua Hari Berturut-turut di Istana, Buruh Sorot Kebijakan Pramono dan KDM soal UMP 2026

News | Minggu, 28 Desember 2025 | 17:30 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×