Pertemuan Prabowo dengan Taipan Dikritik: Kontradiktif dengan Semangat Lawan Oligarki!

Erick Tanjung

Jum'at, 13 Februari 2026 | 17:48 WIB
Pertemuan Prabowo dengan Taipan Dikritik: Kontradiktif dengan Semangat Lawan Oligarki!
Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan bersama jajaran pengurus APINDO dalam forum diskusi tertutup di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Bogor, membahas arah kebijakan industri dan penciptaan lapangan kerja nasional. (Tim Media Prabowo)
baca 10 detik
  • Aktivis kritik pertemuan Presiden Prabowo dengan taipan karena dinilai pro oligarki.
  • Ahmad Khozinudin sesalkan Prabowo undang pengusaha besar di tengah gerakan anti-oligarki.
  • Pertemuan Prabowo dan taipan dianggap kontradiktif dengan upaya mengembalikan kedaulatan rakyat.

Suara.com - Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan lima pengusaha papan atas Indonesia pada 10 Februari lalu memicu reaksi keras dari kalangan aktivis hukum. Ahmad Khozinudin, salah satu tokoh yang vokal menyuarakan perlawanan terhadap oligarki, menyatakan kekecewaannya karena pertemuan tersebut dinilai kontradiktif dengan semangat pengembalian kedaulatan rakyat.

Ahmad Khozinudin mengungkapkan rasa terkejutnya atas agenda tersebut. Pasalnya, pertemuan itu terjadi di tengah menguatnya gerakan sipil yang menuntut pemerintah untuk membatasi dominasi kelompok yang sering disebut sebagai "sembilan naga".

“Awalnya saya cukup terkejut. Di saat kami memberikan komitmen untuk mendukung penuh agenda Presiden dalam melawan oligarki—sebagaimana disampaikan kepada sejumlah tokoh kritis nasional melalui deklarasi—kok tiba-tiba mereka (para pengusaha) justru diundang,” ujar Ahmad Khozinudin dalam kanal YouTube Forum Keadilan TV, Jumat (13/2/2026).

Ahmad secara eksplisit menyebutkan lima nama pengusaha yang hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya Antoni Salim (Salim Group), Sugianto Kusuma alias Aguan (Agung Sedayu Group), dan Franky Wijaya (Sinarmas). Selain itu, hadir pula dua nama besar lainnya, yakni Boy Thohir (Adaro Group) dan Prayogo Pangestu (Barito Pacific).

Menurut Ahmad, nama-nama tersebut merupakan representasi dari kekuatan ekonomi besar yang selama ini menguasai konsesi lahan dan sumber daya alam (SDA) di Indonesia. Ia merujuk pada deklarasi "Mengembalikan Kedaulatan Rakyat" yang digelar di Gedung Joang beberapa waktu lalu bersama tokoh lain seperti Abraham Samad dan Said Didu.

“Memang saat itu, dalam pertemuan dengan Presiden, beliau menyebut sembilan naga oligarki. Namun, oleh Abraham Samad nama-nama itu tidak dibocorkan (spill) ke publik karena dianggap tidak etis,” ujarnya.

Kritik Ahmad Khozinudin ini didasari pada tuntutan utama para aktivis untuk mengembalikan hak rakyat atas sumber daya alam sesuai mandat Pasal 33 Ayat 3 UUD 1945. Ia menilai sektor tambang, hutan, dan sawit saat ini terlalu didominasi oleh segelintir orang.

“Mandat pengelolaan SDA ada pada negara. Hasilnya harus menjadi pemasukan APBN dan disalurkan untuk kepentingan rakyat. Inilah protap makna dari penguasaan oleh negara yang digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” tegasnya.

Meski menyayangkan pertemuan tersebut, Ahmad menganggap momentum ini sebagai "lampu hijau" bagi para aktivis untuk tetap konsisten mengawal kebijakan pemerintah. Ia memastikan bahwa gerakan menolak konsesi lahan yang dianggap merugikan rakyat, seperti dalam kasus PIK 2, akan terus disuarakan oleh lintas tokoh dan berbagai elemen masyarakat.

baca juga

__________________________

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Ngaku Dapat Laporan: Kemiskinan hingga Pengangguran di Daerah Menurun

Prabowo Ngaku Dapat Laporan: Kemiskinan hingga Pengangguran di Daerah Menurun

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 17:44 WIB

Kelakar Prabowo Jawab Tuduhan Otoriter: Jangan-jangan Rakyat Ingin Itu Sedikit untuk Lawan Koruptor

Kelakar Prabowo Jawab Tuduhan Otoriter: Jangan-jangan Rakyat Ingin Itu Sedikit untuk Lawan Koruptor

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 17:16 WIB

Kecaman Prabowo ke Pengusaha: Kalian Sudah Kaya, Tolong Patuhi Aturan!

Kecaman Prabowo ke Pengusaha: Kalian Sudah Kaya, Tolong Patuhi Aturan!

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 17:15 WIB

Terkini

Iran Jadi Negara Pertama Ucapkan HUT RI ke-81: Semoga Allah SWT Limpahkan Kebahagiaan

Iran Jadi Negara Pertama Ucapkan HUT RI ke-81: Semoga Allah SWT Limpahkan Kebahagiaan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Efek Samping Menanam Pohon Jambu di Depan Rumah Menurut Feng Shui

Efek Samping Menanam Pohon Jambu di Depan Rumah Menurut Feng Shui

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:45 WIB

Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027

Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:45 WIB

Kang Edai, Sosok di Balik Warisan Budaya Desa Kemiren

Kang Edai, Sosok di Balik Warisan Budaya Desa Kemiren

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:40 WIB

Sambil Tertawa, Jokowi Acungkan Jempol ke Prabowo Usai Dengar Pidato Kenegaraan

Sambil Tertawa, Jokowi Acungkan Jempol ke Prabowo Usai Dengar Pidato Kenegaraan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:39 WIB

6 Sepeda MTB yang Enteng Buat Nanjak, Rasio Gigi Spesial untuk Gowes Ekstrem

6 Sepeda MTB yang Enteng Buat Nanjak, Rasio Gigi Spesial untuk Gowes Ekstrem

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:34 WIB

Tren Mobil Listrik Perlahan Lampaui Penjualan Mobil Bensin

Tren Mobil Listrik Perlahan Lampaui Penjualan Mobil Bensin

Otomotif | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Komeng: MBG Bagus, Cuma Yang Kerja Engga Bener!

Komeng: MBG Bagus, Cuma Yang Kerja Engga Bener!

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Shin Tae-yong Genjot Fisik Persija Jakarta di Thailand, Stjepan Loncar: Saya Sangat Lelah

Shin Tae-yong Genjot Fisik Persija Jakarta di Thailand, Stjepan Loncar: Saya Sangat Lelah

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:28 WIB

Dikelola dengan Akal Sehat, Setoran Dividen BUMN Justru Melonjak 400%

Dikelola dengan Akal Sehat, Setoran Dividen BUMN Justru Melonjak 400%

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:27 WIB

×