Hujan Deras Dini Hari Picu Banjir di Rowosari dan Meteseh: 110 KK Terdampak

Vania Rossa

Senin, 16 Februari 2026 | 13:34 WIB
Hujan Deras Dini Hari Picu Banjir di Rowosari dan Meteseh: 110 KK Terdampak
Banjir di Kecamatan Tembalang, Semarang, Senin (16/2) dini hari. (Dok. ist)
baca 10 detik
  • Banjir melanda Tembalang pada Senin dini hari akibat luapan Kali Babon dipicu hujan deras.
  • Ratusan warga terdampak di Rowosari dan Meteseh, beberapa warga mengungsi sementara di masjid.
  • Pemerintah Kota Semarang bergerak cepat melalui BPBD mendirikan dapur umum dan menyalurkan logistik.

Suara.com - Pemerintah Kota Semarang bergerak cepat menangani banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Tembalang pada Senin (16/2) dini hari. Banjir dipicu hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi sejak sekitar pukul 02.00 WIB yang menyebabkan Kali Babon meluap.

Genangan terjadi di beberapa titik di Kelurahan Rowosari dan Meteseh, antara lain Perumahan Argo Residence dan Grand Permata Tembalang di Rowosari, serta Grand Batik Semarang di Meteseh.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, ratusan warga terdampak dalam peristiwa tersebut. Di Perumahan Grand Permata Tembalang, tercatat 110 kepala keluarga terdampak. Sebanyak 18 jiwa, terdiri atas 12 orang dewasa dan enam balita, sementara waktu mengungsi di Masjid Iktifal Al Barokah.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Semarang, Riyanto, mengatakan tim langsung diterjunkan ke lokasi begitu menerima laporan. “Petugas yang berjaga langsung bergerak ke lapangan sekitar pukul 02.00 WIB. Kami siaga 24 jam dengan sistem tiga shift,” ujarnya.

Menurut Riyanto, tingginya curah hujan di wilayah hulu, khususnya Kabupaten Semarang, menyebabkan debit air Kali Babon meningkat drastis hingga meluap ke permukiman warga di Kota Semarang.

Selain melakukan evakuasi, BPBD mendirikan dapur umum dan menyalurkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak. Proses penanganan dilakukan terpadu bersama pemerintah kelurahan, relawan, serta masyarakat melalui program kelurahan siaga bencana.

Dinas Sosial Kota Semarang turut menyalurkan bantuan logistik berupa selimut, kasur, makanan ringan, pakaian bayi, perlengkapan mandi, air mineral, terpal, serta nasi bungkus sebanyak 1.200 porsi per hari bagi warga terdampak di wilayah Rowosari dan sekitarnya.

BPBD Kota Semarang juga berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Tengah, BNPB, dan BMKG untuk memantau perkembangan cuaca serta mengantisipasi potensi banjir susulan. Hingga saat ini dilaporkan tidak ada korban jiwa dan genangan di sejumlah titik mulai berangsur surut.

Pemerintah Kota Semarang mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melapor apabila terjadi kondisi darurat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detik-Detik Mengerikan! Tembok Pagar Raksasa Ambruk di SMPN 182 Kalibata, Kok Bisa?

Detik-Detik Mengerikan! Tembok Pagar Raksasa Ambruk di SMPN 182 Kalibata, Kok Bisa?

News | Senin, 16 Februari 2026 | 07:05 WIB

Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan

Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan

News | Minggu, 15 Februari 2026 | 18:33 WIB

BMKG Peringatan Dini! Hujan Ekstrem Mengancam Sejumlah Wilayah Indonesia Sepekan ke Depan

BMKG Peringatan Dini! Hujan Ekstrem Mengancam Sejumlah Wilayah Indonesia Sepekan ke Depan

News | Minggu, 15 Februari 2026 | 12:39 WIB

Terkini

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:25 WIB

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:05 WIB

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

×