Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran

Pebriansyah Ariefana

Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB
Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran
Selat Bab Al Mandab (Google)
baca 10 detik
  • Houthi mengancam tutup Bab Al Mandab sebagai dukungan militer penuh untuk perjuangan Iran.

  • Blokade jalur laut strategis bertujuan menekan Amerika Serikat dan Israel dalam konflik regional.

  • Keputusan militer Yaman diambil secara mandiri guna merespons agresi terhadap kedaulatan wilayah Palestina.

Suara.com - Situasi perang di kawasan Timur Tengah kini berada pada titik didih yang sangat mengkhawatirkan bagi dunia.

Ketegangan ini semakin memuncak setelah Amerika Serikat dan Israel terlibat konfrontasi langsung melawan kekuatan militer Iran.

Kini kelompok Houthi yang merupakan sekutu dekat Iran di Yaman mulai mengambil langkah yang sangat berani.

Mereka secara terang-terangan memberikan ancaman untuk memutus akses utama di gerbang perairan Selat Bab Al Mandab.

Langkah strategis ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas militer terhadap Teheran yang terus ditekan oleh kekuatan barat.

Kelompok ini sebelumnya telah membuktikan keterlibatan mereka dengan meluncurkan berbagai rudal balistik ke arah wilayah pendudukan.

Serangan tersebut merupakan respons atas tindakan agresi yang dilakukan oleh pihak Israel dan Amerika Serikat belakangan ini.

Tidak berhenti di situ milisi di Yaman ini membuka peluang besar untuk melakukan blokade total di wilayah laut.

Fokus utama mereka adalah menyasar kapal-kapal dagang maupun militer yang terafiliasi dengan Washington dan sekutunya.

baca juga

"Kami berkoordinasi bersama dengan saudara-saudara kami di Iran, Lebanon, dan Irak," kata Mohammed Mansour.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh wakil menteri informasi pemerintahan Houthi kepada media Televisi Al Araby baru-baru ini.

Kehadiran Houthi dalam kancah peperangan ini bertujuan untuk menyokong kekuatan Iran yang sedang menghadapi pertempuran berskala besar.

Mereka merasa memiliki ikatan kuat dengan kelompok Hizbullah di Lebanon yang juga terlibat aktif dalam konflik tersebut.

Mansour menegaskan bahwa keterlibatan militer Yaman dilakukan guna memperbesar tekanan psikologis dan fisik bagi lawan mereka.

"(Yaman) memikul tanggung jawab moral, agama, dan kemanusiaan terhadap Iran, Hizbullah, dan Pasukan Mobilisasi Rakyat Irak," kata Mansour.

Aliansi besar ini diklaim sebagai pilar utama dalam memberikan pembelaan terhadap kedaulatan rakyat Palestina di masa sulit.

Houthi menyebutkan bahwa mereka menyimpan banyak opsi taktis untuk menyudutkan posisi militer Amerika Serikat saat ini.

Pemanfaatan wilayah perairan strategis menjadi senjata utama yang akan mereka gunakan dalam waktu dekat jika situasi memburuk.

"Laut Merah, Teluk Aden, dan Bab Al Mandab akan menjadi beberapa pilihan tersebut," katanya.

Perlu dipahami bahwa Laut Merah merupakan urat nadi ekonomi dunia yang menjadi lintasan utama distribusi bahan bakar.

Gangguan pada jalur ini dipastikan akan memicu krisis logistik global yang berdampak pada banyak negara di dunia.

Pihak Houthi merasa sangat percaya diri karena memiliki rekam jejak operasi tempur yang cukup luas dan sukses.

Intervensi yang mereka lakukan sebelumnya saat membela wilayah Gaza diklaim telah memberikan kejutan besar bagi intelijen internasional.

"Kami memiliki pengalaman luas dalam operasi angkatan laut dan darat, dan intervensi kami sebelumnya untuk mendukung Gaza adalah salah satu kejutan penting bagi dunia," kata pejabat Houthi tersebut.

Langkah ini diambil sebagai aksi balasan atas serangan membabi buta yang merenggut puluhan ribu nyawa warga sipil.

Rencana penutupan selat strategis ini akan sangat bergantung pada tingkat eskalasi serangan yang dilakukan oleh pihak lawan.

Jika Washington benar-benar merealisasikan rencana invasi ke Iran maka Houthi tidak akan tinggal diam begitu saja.

Mereka memastikan bahwa setiap pergerakan militer yang diambil telah melalui perhitungan politik yang sangat mendalam dan matang.

"Kepemimpinan Yaman mengambil keputusan secara independen berdasarkan penilaian militer dan politik, dengan mempertimbangkan bahwa setiap langkah akan diperhitungkan dan efektif," kata Mansour.

Kini dunia sedang menanti apakah ancaman ini akan benar-benar menutup akses distribusi logistik antar benua tersebut.

Jika Selat Hormuz dan selat Bab Al Mandab tertutup secara bersamaan maka jalur perdagangan dunia dipastikan akan lumpuh total.

Kenaikan harga minyak dunia menjadi ancaman nyata yang membayangi stabilitas ekonomi di berbagai negara maju dan berkembang.

Milisi Houthi terus memantau setiap pergerakan kapal perang Amerika yang mulai mendekati wilayah kedaulatan laut mereka.

Persiapan alat utama sistem persenjataan di pesisir Yaman dilaporkan telah mencapai level siaga tertinggi untuk menghadapi segala kemungkinan.

Masyarakat internasional berharap ada jalur diplomasi yang mampu meredam ambisi militer dari kedua belah pihak yang bertikai.

Houthi menegaskan bahwa perjuangan mereka tidak akan berhenti sebelum ada keadilan nyata bagi rakyat di jalur konflik.

Kesetiaan terhadap aliansi proksi Iran menjadi modal utama bagi mereka dalam menghadapi dominasi kekuatan militer barat.

Koordinasi lintas negara antara Irak Lebanon dan Yaman menciptakan tantangan baru bagi strategi keamanan Amerika Serikat di wilayah tersebut.

Setiap rudal yang disiapkan di peluncuran merupakan pesan peringatan keras bagi siapa saja yang mengabaikan kedaulatan mereka.

Kini nasib pelayaran internasional berada di ujung tanduk akibat perselisihan ideologi dan kekuasaan di tanah Timur Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Hantam Pembangkit Listrik Kuwait, Pekerja Tewas Akibat Balas Dendam Kepada Amerika Dan Israel

Iran Hantam Pembangkit Listrik Kuwait, Pekerja Tewas Akibat Balas Dendam Kepada Amerika Dan Israel

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:45 WIB

AS-Israel Bongkar Kebohongan Sendiri usai Serang Kampus Iran, Isu Nuklir Cuma Bualan

AS-Israel Bongkar Kebohongan Sendiri usai Serang Kampus Iran, Isu Nuklir Cuma Bualan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:23 WIB

Di Tengah Perang dengan Iran, AS dan Israel Bahas Pangkalan Militer Baru

Di Tengah Perang dengan Iran, AS dan Israel Bahas Pangkalan Militer Baru

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:23 WIB

Terkini

Ketua DPD Sebut Transformasi Ekonomi Prabowo Ibarat Cabut Duri Dalam Daging

Ketua DPD Sebut Transformasi Ekonomi Prabowo Ibarat Cabut Duri Dalam Daging

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 10:07 WIB

Tak Hanya Asal Bangun, Kopdes Merah Putih Harus Bikin Warga Makin Mandiri

Tak Hanya Asal Bangun, Kopdes Merah Putih Harus Bikin Warga Makin Mandiri

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 10:04 WIB

Empat dalam Pencarian, Nelayan di Pangandaran Ditemukan Tak Bernyawa 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Empat dalam Pencarian, Nelayan di Pangandaran Ditemukan Tak Bernyawa 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Jelang Sidang Tahunan, Komeng Minta Juara Satu Kepada Prabowo

Jelang Sidang Tahunan, Komeng Minta Juara Satu Kepada Prabowo

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:57 WIB

Muzani Kutip Raja Ali Haji di Sidang MPR: Demokrasi Tak Makin Kuat karena Kita Keras Mencela

Muzani Kutip Raja Ali Haji di Sidang MPR: Demokrasi Tak Makin Kuat karena Kita Keras Mencela

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:54 WIB

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.866

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.866

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Daftar Weton Tibo Ratu, Si Anak Emas Primbon Jawa yang Selalu Beruntung

Daftar Weton Tibo Ratu, Si Anak Emas Primbon Jawa yang Selalu Beruntung

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:45 WIB

Mobil Terjemur Terik Matahari, Bagian Apa yang Perlu Jadi Sorotan?

Mobil Terjemur Terik Matahari, Bagian Apa yang Perlu Jadi Sorotan?

Otomotif | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:41 WIB

HyperOS 4 Resmi Meluncur! Desain Kaca Mewah dan AI-nya Bisa Tebak Pikiran Pengguna?

HyperOS 4 Resmi Meluncur! Desain Kaca Mewah dan AI-nya Bisa Tebak Pikiran Pengguna?

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:39 WIB

Menag Pimpin Doa di Sidang Tahunan MPR 2026: Lindungi Kami dari Fitnah dan Pengkhianatan

Menag Pimpin Doa di Sidang Tahunan MPR 2026: Lindungi Kami dari Fitnah dan Pengkhianatan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:38 WIB

×