Donald Trump Secara Terbuka Isyaratkan Ingin Ambil Minyak Iran dan Rebut Pulau Kharg

Arif Budi

Senin, 30 Maret 2026 | 16:45 WIB
Donald Trump Secara Terbuka Isyaratkan Ingin Ambil Minyak Iran dan Rebut Pulau Kharg
Isyarat Donald Trump yang ingin ambil mintak Iran. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Presiden Trump menyatakan preferensinya mengambil minyak Iran, mengacu pada strategi serupa diterapkan pada Venezuela.
  • Secara spesifik, Trump mengidentifikasi Pulau Kharg sebagai target potensial yang dinilai mudah direbut oleh pasukan AS.
  • Pernyataan ini bertepatan dengan kedatangan ribuan tentara tambahan AS di Timur Tengah seiring perang kedua bulan.

Suara.com - Presiden AS Donald Trump secara terang-terangan menyatakan niatnya untuk mengambil minyak di Iran.

Ia juga secara spesifik mengisyaratkan kemungkinan untuk merebut Pulau Kharg, pusat ekspor minyak paling vital milik Teheran.

Pernyataan ini muncul di saat perang melawan Iran memasuki bulan kedua dan ribuan tentara tambahan AS mulai tiba di Timur Tengah.

Dalam sebuah wawancara dengan Financial Times yang dipublikasikan pada Minggu (29/3/2026), Trump tanpa ragu mengungkapkan pendekatan favoritnya jika berhadapan dengan sumber daya alam negara lawan.

"Sejujurnya, hal favorit adalah mengambil minyak di Iran," kata Trump dalam wawancara tersebut.

Ia bahkan membandingkan potensi pendekatan di Iran dengan strategi yang diterapkan AS di Venezuela, di mana Washington bertujuan untuk mengendalikan sektor minyak negara tersebut 'tanpa batas waktu'.

Lebih jauh, Trump secara spesifik menyebut Pulau Kharg sebagai target potensial yang bisa dengan mudah dikuasai, meskipun ia menyadari langkah tersebut akan membutuhkan kehadiran militer AS dalam jangka waktu yang lama.

"Mungkin kita merebut Pulau Kharg, mungkin juga tidak. Kita memiliki banyak pilihan. Juga berarti kita harus berada di sana untuk sementara Waktu," ucapnya.

Dengan penuh percaya diri, Trump meremehkan kemampuan pertahanan Iran di pulau strategis tersebut.

baca juga

"Saya rasa mereka tidak memiliki pertahanan yang kuat. Kita bisa merebutnya dengan sangat mudah," cetus Presiden AS tersebut.

Komentar agresif Trump ini bukan sekadar retorika. Pernyataan itu selaras dengan pergerakan masif militer AS.

Pentagon dilaporkan telah memerintahkan pengerahan 10.000 tentara tambahan yang terlatih untuk operasi darat.

Dari jumlah tersebut, sekitar 3.500 personel, termasuk 2.200 Marinir, telah tiba di kawasan Timur Tengah.

Di sisi lain, para pengamat telah memperingatkan Washington bahwa serangan langsung ke Pulau Kharg dapat meningkatkan risiko secara signifikan bagi pasukan AS dan berpotensi memperpanjang konflik dengan Iran.

Komentar terbaru Trump ini muncul ketika harga minyak mentah Brent telah melonjak lebih dari 50 persen, menembus angka US$ 116 per barel sejak perang dimulai pada 28 Februari lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Iran Picu Kerugian Global hingga 11,5 Triliun Dolar AS

Perang Iran Picu Kerugian Global hingga 11,5 Triliun Dolar AS

Video | Senin, 30 Maret 2026 | 16:35 WIB

Iran Terapkan Rezim Navigasi Baru di Selat Hormuz, Kapal Wajib Bayar Tarif Transit

Iran Terapkan Rezim Navigasi Baru di Selat Hormuz, Kapal Wajib Bayar Tarif Transit

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:07 WIB

Tak Hanya Energi, Eropa Kini Dilanda Krisis Cokelat KitKat

Tak Hanya Energi, Eropa Kini Dilanda Krisis Cokelat KitKat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:52 WIB

8 Juta Warga AS Turun ke Jalan Aksi 'No Kings': Lawan Fasisme Diktator Donald Trump

8 Juta Warga AS Turun ke Jalan Aksi 'No Kings': Lawan Fasisme Diktator Donald Trump

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:38 WIB

Pertamina Dapat Lampu Hijau, Ini Daftar Kapal Tanker yang Diizinkan Iran Lewati Selat Hormuz

Pertamina Dapat Lampu Hijau, Ini Daftar Kapal Tanker yang Diizinkan Iran Lewati Selat Hormuz

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 15:07 WIB

Terkini

Jokowi Injak Kepala Kerbau, PDIP Tertawa

Jokowi Injak Kepala Kerbau, PDIP Tertawa

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:59 WIB

Bocah 4 Tahun Tewas Terjeblos Lubang Galian di Manggarai, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian

Bocah 4 Tahun Tewas Terjeblos Lubang Galian di Manggarai, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:51 WIB

Warga Kampung Bayam Geruduk Balai Kota, Tagih Janji Pramono soal Hunian dan Hak Dasar

Warga Kampung Bayam Geruduk Balai Kota, Tagih Janji Pramono soal Hunian dan Hak Dasar

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:39 WIB

Ribuan Pengungsi di Indonesia Belasan Tahun Tanpa Kejelasan, Ini Penjelasan UNHCR

Ribuan Pengungsi di Indonesia Belasan Tahun Tanpa Kejelasan, Ini Penjelasan UNHCR

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:33 WIB

Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!

Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:20 WIB

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:09 WIB

Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK

Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:48 WIB

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:10 WIB

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:09 WIB

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:56 WIB

×