Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Warga Terdampak Didata

Vania Rossa

Kamis, 02 April 2026 | 07:18 WIB
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Warga Terdampak Didata
Area SPBE dilalap api di wilayah Cimuning, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (1/4/2026) petang. ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
baca 10 detik
  • Polres Metro Bekasi Kota menyelidiki penyebab kebakaran di SPBE Cimuning, Kota Bekasi, yang terjadi Rabu malam lalu.
  • Insiden kebakaran tersebut mengakibatkan kerusakan pada area SPBE serta sejumlah rumah warga dan kios di sekitarnya.
  • Polisi mendirikan posko pengaduan guna mendata warga terdampak dan menyiapkan bantuan tempat tinggal bagi korban yang membutuhkan.

Suara.com - Kepolisian Resor (Polres) Metro Bekasi Kota masih menyelidiki penyebab kebakaran yang terjadi di area Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, mengatakan hingga saat ini penyebab pasti insiden tersebut belum dapat dipastikan dan masih dalam proses penyelidikan.

“Masih dalam penyelidikan,” ujar Kusumo, Kamis (2/4), seperti dikutip dari ANTARA.

Ia mengungkapkan, kebakaran tersebut tidak hanya melanda area SPBE, tetapi juga berdampak pada sejumlah rumah warga dan kios di sekitar lokasi kejadian.

“Kios-kios juga ada yang terdampak,” katanya.

Saat ini, petugas masih melakukan pendataan terhadap jumlah rumah dan bangunan yang terdampak. Polisi juga telah membuka posko pengaduan guna mempermudah proses identifikasi dan pendataan warga.

Menurut Kusumo, aspek keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan pascakebakaran, mengingat banyaknya permukiman di sekitar lokasi.

“Yang utama adalah keselamatan warga sekitar karena kita lihat banyak warga yang terdampak,” ujarnya.

Selain itu, pihak kepolisian bersama instansi terkait juga tengah menyiapkan langkah penanganan sementara, termasuk opsi penyediaan tempat tinggal bagi warga yang kehilangan hunian.

baca juga

“Bagaimana mereka sementara tinggal di mana, itu juga yang sama-sama kita pikirkan,” tambahnya.

Polisi memastikan posko bantuan akan terus dioperasikan untuk membantu warga terdampak, baik yang rumahnya rusak maupun korban yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Diketahui, kebakaran melanda area SPBE Cimuning pada Rabu (1/4) sekitar pukul 21.30 WIB. Api baru berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran dari berbagai pos dibantu warga berjibaku di lokasi kejadian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gudang Elpiji di Bekasi Meledak dan Terbakar, Warga Panik Berhamburan

Gudang Elpiji di Bekasi Meledak dan Terbakar, Warga Panik Berhamburan

News | Kamis, 02 April 2026 | 06:55 WIB

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

News | Kamis, 02 April 2026 | 00:08 WIB

Waspada Kemarau Panjang 2026, DPR RI Minta Kemenhut Perkuat Koordinasi Cegah Karhutla

Waspada Kemarau Panjang 2026, DPR RI Minta Kemenhut Perkuat Koordinasi Cegah Karhutla

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:25 WIB

Terkini

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:25 WIB

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:05 WIB

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

×