Dana BOS SMAN 2 Prabumulih Hampir Rp1 Miliar Dikuras Hacker, Pelaku Pesta Sabu Saat Ditangkap!

Muhammad Yasir

Kamis, 02 April 2026 | 19:17 WIB
Dana BOS SMAN 2 Prabumulih Hampir Rp1 Miliar Dikuras Hacker, Pelaku Pesta Sabu Saat Ditangkap!
Ilustrasi hacker (Pixabay)
baca 10 detik
  • Ditreskrimsus Polda Sumsel menangkap sindikat peretas asal Palembang dan OKI yang membobol sistem SIBOS SMA Negeri 2 Prabumulih.
  • Pelaku menggunakan metode brute force untuk mencuri dana bantuan operasional sekolah senilai Rp942,8 juta selama periode Desember 2025 hingga Januari 2026.
  • Polisi menyita barang bukti hasil kejahatan dan menetapkan para tersangka untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai undang-undang ITE yang berlaku.

Suara.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Selatan membongkar sindikat kejahatan siber yang menyasar sektor pendidikan.

Kelompok peretas ini menguras dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) milik SMA Negeri 2 Prabumulih dengan total kerugian negara mencapai hampir Rp1 miliar.

Aksi pembobolan sistem website SIBOS milik sekolah tersebut dilakukan para pelaku dalam dua tahap serangan digital.

Komplotan yang beroperasi di wilayah Palembang dan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ini akhirnya diringkus tim Subdit Siber setelah laporan resmi masuk pada Desember 2025.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sumsel Kombes Doni Satrya Sembiring menyebut para pelaku menggunakan metode brute force untuk menembus pertahanan digital sekolah.

“Para tersangka melakukan percobaan menebak username dan password secara berulang dan masif hingga berhasil menjebol sistem SIBOS. Begitu mendapat akses, pelaku langsung memindahkan dana pendidikan tersebut ke sejumlah rekening penampung yang sudah disiapkan,” ujar Doni kepada wartawan, Kamis (2/4/2026).

Berdasarkan hasil penyidikan, aksi pertama dilakukan pada 17 Desember 2025 dengan menggasak uang sebesar Rp344,8 juta. Tak puas, pelaku kembali menyerang pada 20 Januari 2026 dan menguras Rp598 juta.

Secara keseluruhan, Doni mengungkap dana pendidikan yang raib mencapai Rp942.802.770.

Saat penggeledahan dilakukan, polisi menemukan fakta mengejutkan. Tiga dari empat tersangka yang diamankan diketahui baru saja mengonsumsi narkotika jenis sabu.

baca juga

Polisi menduga kuat uang hasil kejahatan tersebut digunakan untuk mendanai gaya hidup mewah dan penyalahgunaan narkoba.

Sejumlah barang bukti kelas atas turut disita, di antaranya satu unit mobil Toyota Innova, ponsel iPhone 17 Pro Max, buku tabungan rekening penampung, hingga paket sabu lengkap dengan alat hisapnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 30 Ayat (1) Undang-Undang ITE dan/atau Pasal 332 Ayat 1 KUHP.

Doni menegaskan bahwa pihak kepolisian masih memburu anggota jaringan lainnya yang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Kasus ini adalah atensi prioritas karena mereka merampas dana yang seharusnya digunakan untuk masa depan pendidikan anak-anak kita," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penipuan Digital Ramadan 2026 Meningkat, Waspadai Phishing, APK Palsu, dan Deepfake

Penipuan Digital Ramadan 2026 Meningkat, Waspadai Phishing, APK Palsu, dan Deepfake

Tekno | Selasa, 17 Maret 2026 | 08:14 WIB

Waspadalah! Niat Cari THR Digital Malah Bisa Jadi Pintu Jebakan Phising

Waspadalah! Niat Cari THR Digital Malah Bisa Jadi Pintu Jebakan Phising

Your Say | Rabu, 25 Februari 2026 | 08:25 WIB

Keamanan Siber Indonesia Masuki Babak Baru, Konvergensi IT dan OT Jadi Sorotan

Keamanan Siber Indonesia Masuki Babak Baru, Konvergensi IT dan OT Jadi Sorotan

Tekno | Kamis, 05 Februari 2026 | 16:16 WIB

Terkini

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:25 WIB

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:05 WIB

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

×